GMTD Serahkan PSU Senilai Rp455 Miliar ke Pemkot Makassar
Sabtu, 23 Mei 2026 20:22
GMTD secara resmi menyerahkan PSU kepada Pemkot Makassar sebagai bentuk kontribusi perusahaan terhadap pengembangan infrastruktur dan fasilitas publik di kota tersebut. Foto/IST
MAKASSAR - Pembangunan Kota Makassar yang berkelanjutan kembali mendapat dukungan dari sektor swasta. PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) menyerahkan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) kepada Pemerintah Kota Makassar sebagai bentuk kontribusi perusahaan terhadap pengembangan infrastruktur dan fasilitas publik di kota tersebut.
Penyerahan PSU ini juga menjadi wujud kepatuhan GMTD terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus komitmen perusahaan dalam menghadirkan fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun pemerintah daerah.
Prosesi serah terima berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026, di Perumahan Taman Kahyangan. Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima oleh Direktur Utama PT GMTD Tbk, Ali Said, sebagai pihak yang menyerahkan, serta Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, sebagai pihak penerima.
Acara itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Di antaranya yakni Kepala Kantor BPN Makassar, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Kapolrestabes Makassar, anggota DPRD Kota Makassar, Camat Tamalate, Kapolsek Tamalate, hingga perwakilan pemerintah setempat mulai dari lurah, RW, hingga RT.
PSU yang diserahkan memiliki nilai mencapai Rp455 miliar dengan luas total 123.666 meter persegi atau sekitar 12,3 hektare. Fasilitas tersebut tersebar di tujuh kawasan hunian, meliputi Water Side Villas, Taman Losari Tahap I, Taman Toraja Tahap I, Taman Kahyangan Tahap I, II, dan III, Menteng Garden (Taman Kahyangan V), serta Nirwana Garden GMTD.
Adapun fasilitas yang diserahkan mencakup jalan lingkungan, sistem drainase, ruang terbuka hijau, utilitas kawasan, serta berbagai sarana pendukung lainnya. Setelah proses serah terima dilakukan, pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Kota Makassar guna memastikan pelayanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.
Direktur Utama GMTD, Ali Said, mengatakan penyerahan PSU merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menghadirkan kawasan hunian yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Kami berharap penyerahan PSU ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas penyelesaian kewajiban penyerahan fasilitas umum dan fasilitas sosial oleh GMTD.
“Dengan diserahkannya fasilitas umum dan fasilitas sosial ini, Pemerintah Kota Makassar kini memiliki kewenangan penuh untuk melakukan pemeliharaan, perawatan, dan peningkatan fasilitas demi kenyamanan masyarakat,” katanya.
Pemerintah Kota Makassar menilai langkah yang dilakukan GMTD menjadi bentuk sinergi positif antara sektor swasta dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan kota yang tertata, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sebagai pengembang kawasan terpadu yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Makassar selama puluhan tahun, GMTD menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kawasan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan properti, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Penyerahan PSU ini juga menjadi wujud kepatuhan GMTD terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus komitmen perusahaan dalam menghadirkan fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun pemerintah daerah.
Prosesi serah terima berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026, di Perumahan Taman Kahyangan. Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima oleh Direktur Utama PT GMTD Tbk, Ali Said, sebagai pihak yang menyerahkan, serta Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, sebagai pihak penerima.
Acara itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Di antaranya yakni Kepala Kantor BPN Makassar, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Kapolrestabes Makassar, anggota DPRD Kota Makassar, Camat Tamalate, Kapolsek Tamalate, hingga perwakilan pemerintah setempat mulai dari lurah, RW, hingga RT.
PSU yang diserahkan memiliki nilai mencapai Rp455 miliar dengan luas total 123.666 meter persegi atau sekitar 12,3 hektare. Fasilitas tersebut tersebar di tujuh kawasan hunian, meliputi Water Side Villas, Taman Losari Tahap I, Taman Toraja Tahap I, Taman Kahyangan Tahap I, II, dan III, Menteng Garden (Taman Kahyangan V), serta Nirwana Garden GMTD.
Adapun fasilitas yang diserahkan mencakup jalan lingkungan, sistem drainase, ruang terbuka hijau, utilitas kawasan, serta berbagai sarana pendukung lainnya. Setelah proses serah terima dilakukan, pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Kota Makassar guna memastikan pelayanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.
Direktur Utama GMTD, Ali Said, mengatakan penyerahan PSU merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menghadirkan kawasan hunian yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Kami berharap penyerahan PSU ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas penyelesaian kewajiban penyerahan fasilitas umum dan fasilitas sosial oleh GMTD.
“Dengan diserahkannya fasilitas umum dan fasilitas sosial ini, Pemerintah Kota Makassar kini memiliki kewenangan penuh untuk melakukan pemeliharaan, perawatan, dan peningkatan fasilitas demi kenyamanan masyarakat,” katanya.
Pemerintah Kota Makassar menilai langkah yang dilakukan GMTD menjadi bentuk sinergi positif antara sektor swasta dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan kota yang tertata, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sebagai pengembang kawasan terpadu yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Makassar selama puluhan tahun, GMTD menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kawasan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan properti, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
(TRI)
Berita Terkait
Makassar City
Localfest Hadir di Makassar Oktober 2026, Targetkan 15 Ribu Pengunjung
Kota Makassar akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Localfest pada awal Oktober 2026. Festival kreatif berskala nasional ini ditargetkan menarik sekitar 15.000 pengunjung.
Selasa, 14 Jul 2026 20:09
Makassar City
Makassar Terapkan Web-GIS Railing Besi untuk Pantau Bangunan di Kawasan Pesisir
Distaru Kota Makassar meluncurkan inovasi Railing Besi (Rekayasa Lingkungan di Bentang Pesisir) untuk memperkuat pengawasan pemanfaatan ruang, khususnya di kawasan pesisir.
Selasa, 14 Jul 2026 19:59
Makassar City
DPRD Makassar Dukung Mitigasi Kekeringan, Dorong Maksimalisasi Air Bersih dan BTT
Anggota DPRD Kota Makassar menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemkot Makassar dalam mengantisipasi potensi kekeringan yang kerap terjadi di sejumlah wilayah saat musim kemarau.
Selasa, 14 Jul 2026 19:40
Makassar City
Pemkot Makassar Pilot Project Digitalisasi Bansos, Ribuan ASN jadi Agen Perlinsos
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menjadi salah satu dari 40 daerah di Indonesia yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai lokasi pilot project digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos).
Senin, 13 Jul 2026 17:22
Makassar City
Bapenda Makassar Perkuat Digitalisasi Layanan Pajak, PAD Surplus Rp100 Miliar
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus memperkuat digitalisasi layanan perpajakan untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Senin, 13 Jul 2026 16:41
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
3
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
4
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
5
Bupati Gowa Husniah Talenrang Tinggalkan Sidang Hak Angket di DPRD
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
3
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
4
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
5
Bupati Gowa Husniah Talenrang Tinggalkan Sidang Hak Angket di DPRD