Ramadan 2026, PKS Makassar Fokus Penguatan Kader dan Syiar

Sabtu, 21 Feb 2026 05:13
Ramadan 2026, PKS Makassar Fokus Penguatan Kader dan Syiar
Ketua DPD PKS Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, saat ditemui beberapa waktu lalu. Foto: Dok. SINDO Makassar
Comment
Share
MAKASSAR - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Kota Makassar menyiapkan rangkaian program Ramadan 2026 yang berfokus pada penguatan kader, keluarga, dan syiar di tengah masyarakat.

Ketua DPD PKS Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, mengatakan kegiatan diawali dengan program pra-Ramadan melalui Tarhib Ramadan, pengajian, dan silaturahmi tokoh masyarakat.

"Dimulai dengan Tarhib Akbar, ya Tarhib Ramadhan. Ya berbagai macam bentuk, itu ada yang mungkin mengadakan pengajian. Kemudian silaturahim tokoh. Itu sebelum Ramadhan," ungkapnya, Jumat (20/2/2026).

Selain kegiatan pra-Ramadan, PKS Makassar menekankan penguatan internal kader selama bulan suci. Targetnya, setiap kader menuntaskan pembacaan Al-Qur’an minimal dua kali khatam.

"Di sela-sela itu bukan hanya penguatan secara ibadah, ya itu ada kegiatan berbagi. Pertama berbagi di internal untuk seluruh kader. Kemudian yang kedua berbagi di eksternal di luar kader. Berbagi di luar kader ini bentuknya bagi-bagi takjil nantinya kita anukan per dapil untuk turun beserta para anggota dewannya," kata Ibrahim.

PKS juga menginstruksikan anggota legislatif dan pengurus untuk menggiatkan aksi sosial berbagi takjil serta mempererat silaturahmi dengan tokoh masyarakat sepanjang Ramadan.

"Jadi salah satu juga yang kita tekankan ada program untuk anggota dewan di bulan ini yaitu bagi-bagi takjil dan tentu silaturahim ke tokoh-tokoh untuk para dewan dan bersama pengurus partai untuk turun bagi-bagi takjil di lapangan," tuturnya.

Agenda internal partai dijadwalkan mulai pekan kedua Ramadan. Selain kegiatan rutin, PKS Makassar menyiapkan pembinaan anak kader melalui pesantren kilat serta program penguatan keluarga.

"Ada pesantren-pesantren kilat yang diadakan terus yang paling banyak adalah penguatan keluarga, sahur bersama keluarga, tarawih bersama keluarga," bebernya.

Ia menambahkan, kader PKS Makassar juga dijadwalkan mengisi ceramah tarawih dan kultum subuh di berbagai masjid di Kota Makassar sepanjang Ramadan.

"Kemudian begitu juga dengan tarawih bersama keluarga dan kebanyakan juga kader-kader PKS saat ini lagi sibuk dalam pembinaan ceramah-ceramah di masjid-masjid yang mereka terdaftar untuk berceramah baik itu tarawih maupun kultum subuh di masjid-masjid yang ada di kota Makassar," sambungnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, PKS Makassar menyiapkan program i’tikaf bagi kader pada 10 hari terakhir Ramadan, sekaligus mendorong sosialisasi kewajiban zakat kepada masyarakat.

"Kita suruh memilih bersama masyarakat untuk menghidupkan malam-malam I'tikaf sembari juga bagaimana membantu pemerintah, membantu lembaga-lembaga zakat dalam menginformasikan kewajiban membayar zakat di bulan Ramadan ini," terangnya.

Terkait pelaksanaan i’tikaf, kader diimbau melaksanakannya di masjid terdekat atau masjid yang rutin menyelenggarakan i’tikaf setiap tahun, seperti Masjid Raya atau Masjid Al-Markaz.

"Kalau iktikaf diimbau, misalnya di dekat rumah mereka ada tempat iktikaf ya membersamai masyarakat sekitar. Kalau agak jauh dari rumahnya carilah tempat-tempat misalnya Masjid Raya, Masjid Al-Markaz yang setiap tahunnya dibuka untuk iktikaf," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru