Jasa Raharja Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Fatalitas Kecelakaan di Sulsel
Senin, 13 Apr 2026 15:36
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin hadir langsung pada acara Forum Diskusi Keselamatan Transportasi yang digelar di Kantor Jasa Raharja Sulawesi Selatan, Senin (13/4/2026). Foto/IST
MAKASSAR - Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya korban fatal, menjadi fokus dalam Forum Diskusi Keselamatan Transportasi yang digelar di Kantor Jasa Raharja Sulawesi Selatan, Senin (13/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Perhubungan Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan, Bina Marga, kepolisian, akademisi, hingga komunitas pengemudi ojek online.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa penanganan kecelakaan tidak bisa dilakukan secara parsial.
“Keselamatan transportasi harus ditangani secara kolaboratif lintas sektor. Tidak bisa sendiri-sendiri, karena setiap pihak memiliki peran dan potensi masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, forum ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang berfokus pada langkah konkret, terukur, dan berdampak langsung. Salah satunya adalah penguatan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas secara masif dengan mempertimbangkan faktor risiko.
Selain itu, edukasi juga akan difokuskan pada kelompok usia produktif seperti pelajar, mahasiswa, dan pekerja komuter yang dinilai paling rentan mengalami kecelakaan fatal.
“Kami juga sepakat bahwa penanganan tidak hanya berhenti pada pemberian santunan, tetapi harus berbasis data dan mengedepankan pencegahan. Mencegah kecelakaan jauh lebih penting daripada sekadar menangani dampaknya,” jelas Awaluddin.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan langsung kepada komunitas pengguna jalan, seperti pengemudi ojek online dan komunitas transportasi lainnya, sebagai bagian dari strategi preventif.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes Pol Pria Budi, mengungkapkan bahwa Kota Makassar merupakan daerah dengan tingkat kecelakaan yang tinggi. Terdapat enam titik rawan kecelakaan (black spot) di Kota Daeng.
“Beberapa di antaranya berada di wilayah Panakkukang, Biringkanaya, Tamalanrea, dan Tamalate. Pelanggaran yang paling sering terjadi adalah melawan arus,” jelasnya.
Untuk menekan pelanggaran, pihak kepolisian telah melakukan berbagai upaya, mulai dari edukasi hingga penegakan hukum. Saat ini, sistem tilang elektronik (ETLE) juga telah diterapkan dengan 14 titik kamera statis di wilayah Makassar dan Gowa, serta puluhan perangkat ETLE handheld yang digunakan petugas di lapangan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kecelakaan justru banyak terjadi di jalan dengan kondisi baik dan cuaca cerah.
“Hal ini diduga karena pengemudi cenderung lengah dan meningkatkan kecepatan saat kondisi jalan dan cuaca mendukung,” pungkasnya.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Perhubungan Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan, Bina Marga, kepolisian, akademisi, hingga komunitas pengemudi ojek online.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa penanganan kecelakaan tidak bisa dilakukan secara parsial.
“Keselamatan transportasi harus ditangani secara kolaboratif lintas sektor. Tidak bisa sendiri-sendiri, karena setiap pihak memiliki peran dan potensi masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, forum ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang berfokus pada langkah konkret, terukur, dan berdampak langsung. Salah satunya adalah penguatan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas secara masif dengan mempertimbangkan faktor risiko.
Selain itu, edukasi juga akan difokuskan pada kelompok usia produktif seperti pelajar, mahasiswa, dan pekerja komuter yang dinilai paling rentan mengalami kecelakaan fatal.
“Kami juga sepakat bahwa penanganan tidak hanya berhenti pada pemberian santunan, tetapi harus berbasis data dan mengedepankan pencegahan. Mencegah kecelakaan jauh lebih penting daripada sekadar menangani dampaknya,” jelas Awaluddin.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan langsung kepada komunitas pengguna jalan, seperti pengemudi ojek online dan komunitas transportasi lainnya, sebagai bagian dari strategi preventif.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes Pol Pria Budi, mengungkapkan bahwa Kota Makassar merupakan daerah dengan tingkat kecelakaan yang tinggi. Terdapat enam titik rawan kecelakaan (black spot) di Kota Daeng.
“Beberapa di antaranya berada di wilayah Panakkukang, Biringkanaya, Tamalanrea, dan Tamalate. Pelanggaran yang paling sering terjadi adalah melawan arus,” jelasnya.
Untuk menekan pelanggaran, pihak kepolisian telah melakukan berbagai upaya, mulai dari edukasi hingga penegakan hukum. Saat ini, sistem tilang elektronik (ETLE) juga telah diterapkan dengan 14 titik kamera statis di wilayah Makassar dan Gowa, serta puluhan perangkat ETLE handheld yang digunakan petugas di lapangan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kecelakaan justru banyak terjadi di jalan dengan kondisi baik dan cuaca cerah.
“Hal ini diduga karena pengemudi cenderung lengah dan meningkatkan kecepatan saat kondisi jalan dan cuaca mendukung,” pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
Polresta Gowa berkomitmen menuntaskan kasus tabrak lari yang terjadi di Jalan Poros Malino, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa pada Rabu (14/10/2026) malam. Pelaku sementara diburu.
Kamis, 22 Okt 2026 07:44
News
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
Kecelakaan lalu lintas tabrak lari terjadi di Jalan Poros Malino, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa pada Rabu (14/10/2026) malam.
Rabu, 21 Okt 2026 17:26
Sulsel
Diduga Langgar Jam Operasional Perda, Truk di Gowa Lindas Kaki Pemotor hingga Remuk
Malang betul nasib Murniati. Perempuan berusia 45 tahun itu jadi korban kecelakaan dengan truk di Jalan Tun Abdul Razak, tepatnya di Bundaran Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa pada Kamis, 17 September 2026 pukul 18.08 WITA.
Jum'at, 18 Sep 2026 20:38
Sulsel
Truk Tabrak Motor di Parepare, Satu Orang Dilarikan ke RS
Kecelakaan antara truk dengan sepeda motor di depan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Jalan Jenderal Ahmad Yani sekitar pukul 08.05 WITA, Selasa (07/07/2026).
Selasa, 07 Jul 2026 14:57
Sulsel
Lakalantas Truk Box vs Ambulans, Satu Orang Alami Luka di Bagian Kepala
Satu truk box terlibat kecelakaan lalu lintas dengan ambulans di Jalan Bay Massepe, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
Sabtu, 25 Apr 2026 08:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Land Cruiser FJ Debut di Indonesia Timur, Kalla Toyota Buka Prospek
2
125 Mahasiswa Profesi Ners dan Kedokteran Gigi UMI Ikuti Pencerahan Qalbu
3
Gandeng Rappo, Mal Ratu Indah Sulap Limbah Tutup Botol Plastik Menjadi Furnitur
4
Patarai Amir Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua Golkar Maros
5
Identitas Terduga Pelaku Tabrak Lari di Poros Malino Gowa Terungkap, Polisi Sudah Amankan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Land Cruiser FJ Debut di Indonesia Timur, Kalla Toyota Buka Prospek
2
125 Mahasiswa Profesi Ners dan Kedokteran Gigi UMI Ikuti Pencerahan Qalbu
3
Gandeng Rappo, Mal Ratu Indah Sulap Limbah Tutup Botol Plastik Menjadi Furnitur
4
Patarai Amir Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua Golkar Maros
5
Identitas Terduga Pelaku Tabrak Lari di Poros Malino Gowa Terungkap, Polisi Sudah Amankan