Perangi Stunting, Pertamina Perkuat Edukasi Gizi dan Intervensi Langsung

Kamis, 16 Apr 2026 18:39
Perangi Stunting, Pertamina Perkuat Edukasi Gizi dan Intervensi Langsung
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Kendari mengambil peran dengan menggelar sosialisasi gizi yang menyasar ibu dan anak di Posyandu Permata Indah. Foto/IST
Comment
Share
KENDARI - Upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui pendekatan edukasi dan intervensi langsung di tingkat masyarakat. Di Kendari, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Kendari mengambil peran dengan menggelar sosialisasi gizi yang menyasar ibu dan anak di Posyandu Permata Indah, Kelurahan Mata, pada 16 April 2026.

Kegiatan ini menempatkan para ibu sebagai kunci utama dalam pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Melalui peningkatan pemahaman, diharapkan mereka mampu menerapkan pola asuh dan pola makan yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting sejak dini.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas gizi dari Puskesmas Mata, Sugiati, menyampaikan materi seputar pentingnya gizi seimbang, pemilihan bahan pangan, hingga praktik pemberian makan yang tepat bagi anak. Penyampaian dilakukan secara interaktif lewat diskusi dan sesi tanya jawab, sehingga para peserta dapat berbagi pengalaman sekaligus menemukan solusi atas kendala yang dihadapi sehari-hari.

Tak hanya edukasi, Pertamina juga memberikan intervensi langsung berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak-anak yang teridentifikasi mengalami stunting. Langkah ini diharapkan dapat membantu memperbaiki status gizi anak sekaligus mempercepat penanganan di lapangan.

Lurah Mata, Sarna, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman orang tua terhadap pola asuh dan pemenuhan gizi anak.

“Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan. Harapannya, kegiatan edukasi dapat terus berlanjut sehingga para orang tua semakin memahami praktik pemberian gizi yang tepat dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Perwakilan Pertamina, Jr. Spv II HSSE & Fleet Safety IT Kendari, Taufik Tanjil Muharram, menegaskan bahwa perusahaan memandang fase balita sebagai periode penting dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia.

“Upaya peningkatan pemahaman gizi perlu diikuti dengan aksi nyata di lapangan. Melalui edukasi dan pemberian PMT, kami ingin mendorong perubahan yang berdampak langsung bagi kesehatan anak,” jelasnya.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

“Edukasi dan intervensi gizi di tingkat komunitas menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas generasi ke depan. Pertamina terus mendorong program yang memberikan dampak langsung, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan tenaga kesehatan,” ungkap Lilik.

Program ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 2 (Tanpa Kelaparan), melalui peningkatan kesehatan masyarakat serta perbaikan gizi.

Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus mengembangkan program berbasis masyarakat yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan demi menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait program dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru