Polda Sulsel Bongkar Penyelundupan BBM Ilegal, Gubernur Siapkan Penghargaan
Selasa, 02 Jun 2026 17:04
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri konferensi pers pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG di Dermaga Pelindo Makassar. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi Polda Sulsel, TNI, dan Komando Armada RI Wilayah Timur (Koarmada) atas keberhasilan mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) ilegal dalam skala besar.
Apresiasi tersebut disampaikan Andi Sudirman saat menghadiri konferensi pers pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG di Dermaga Pelindo Makassar, Jalan Ir. Soekarno, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut merupakan capaian penting di tengah perhatian dunia terhadap persoalan energi dan distribusi bahan bakar.
"Ini merupakan pengungkapan kasus yang luar biasa. Berdasarkan hasil penyitaan, terdapat sebuah kapal tanker yang bisa kita lihat di belakang ini. Kapal tanker ini ukurannya luar biasa besar," ujarnya.
Selain kapal tanker, aparat juga menyita BBM sekitar 229 kiloliter.
"Ada pula dokumen manifes yang tertera sekitar 700.000 liter, padahal dokumen yang seharusnya dikeluarkan hanya untuk 30 kiloliter. Dari kasus ini, terdapat indikasi kerugian negara sebesar Rp69 miliar rupiah. Bisa kita bayangkan, jika dari 700.000 liter itu kita menerima pemasukan negara melalui pendapatan pajaknya saja, itu sudah ada sekitar Rp3,5 miliar rupiah yang bisa masuk ke kas negara. Bayangkan, ini baru satu kasus yang diketahui. Bagaimana jika praktik seperti ini sudah dilakukan berulang kali?," katanya.
Andi Sudirman menilai pengungkapan kasus tersebut menjadi langkah penting dalam mencegah kerugian negara dan menjaga tata kelola distribusi energi.
"Oleh karena itu, ini merupakan bentuk apresiasi yang besar kepada Bapak Kapolda beserta seluruh jajaran, dan tentu saja kepada TNI serta Komando Armada RI Wilayah Timur (Koarmada) yang telah berpartisipasi dan ikut turut serta dalam kegiatan ini," tukas Andi Sudirman Sulaiman.
Ia juga menilai jajaran Polda Sulsel telah memberikan kontribusi dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah melalui pengungkapan berbagai kasus.
"Termasuk yang terakhir kemarin, yaitu pengungkapan yang memberikan tambahan pendapatan daerah bagi Sulawesi Selatan sebesar Rp58 miliar rupiah untuk tahun 2026. Terima kasih banyak, Pak Kapolda. Di tengah situasi pendapatan negara dan daerah yang agak rumit di Indonesia ini, kita memang harus mencari sumber-sumber pendapatan lain," ucapnya dalam sesi konferensi pers resmi.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berencana memberikan penghargaan khusus kepada Kapolda Sulsel beserta jajaran yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut.
"Semoga terus sukses dan terus semangat. Kami selaku Gubernur beserta seluruh jajaran, dan juga DPRD selaku lembaga legislatif, akan selalu mendukung Bapak (Kapolda Sulsel). Saya mendoakan semoga karier Bapak semakin cemerlang, dan Bapak semakin kuat dalam mengungkap kasus-kasus lainnya," harapnya.
Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Selatan, Deny Sukendar, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya aparat dalam memberantas penyalahgunaan BBM bersubsidi.
"Perusahaan berkomitmen untuk menyalurkan BBM dan LPG subsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sesuai arahan BPH Migas, Pertamina menjalankan program digitalisasi 'Subsidi Tepat' di seluruh SPBU wilayah Sulawesi Selatan," ujarnya.
Menurut Deny, Pertamina terus melakukan pengawasan dan koordinasi bersama Polda Sulsel, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi terkait untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai aturan.
"Penyaluran BBM subsidi juga diperketat menggunakan aturan surat rekomendasi, yang sebelumnya telah disosialisasikan untuk menyamakan persepsi dan memastikan monitoring berjalan baik bersama Forkopimda. Ke depannya, Pertamina menyatakan siap terus bersinergi dengan seluruh perangkat provinsi, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta menjalankan regulasi dari BPH Migas terkait penyaluran BBM subsidi," tutup Deny.
Apresiasi tersebut disampaikan Andi Sudirman saat menghadiri konferensi pers pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG di Dermaga Pelindo Makassar, Jalan Ir. Soekarno, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut merupakan capaian penting di tengah perhatian dunia terhadap persoalan energi dan distribusi bahan bakar.
"Ini merupakan pengungkapan kasus yang luar biasa. Berdasarkan hasil penyitaan, terdapat sebuah kapal tanker yang bisa kita lihat di belakang ini. Kapal tanker ini ukurannya luar biasa besar," ujarnya.
Selain kapal tanker, aparat juga menyita BBM sekitar 229 kiloliter.
"Ada pula dokumen manifes yang tertera sekitar 700.000 liter, padahal dokumen yang seharusnya dikeluarkan hanya untuk 30 kiloliter. Dari kasus ini, terdapat indikasi kerugian negara sebesar Rp69 miliar rupiah. Bisa kita bayangkan, jika dari 700.000 liter itu kita menerima pemasukan negara melalui pendapatan pajaknya saja, itu sudah ada sekitar Rp3,5 miliar rupiah yang bisa masuk ke kas negara. Bayangkan, ini baru satu kasus yang diketahui. Bagaimana jika praktik seperti ini sudah dilakukan berulang kali?," katanya.
Andi Sudirman menilai pengungkapan kasus tersebut menjadi langkah penting dalam mencegah kerugian negara dan menjaga tata kelola distribusi energi.
"Oleh karena itu, ini merupakan bentuk apresiasi yang besar kepada Bapak Kapolda beserta seluruh jajaran, dan tentu saja kepada TNI serta Komando Armada RI Wilayah Timur (Koarmada) yang telah berpartisipasi dan ikut turut serta dalam kegiatan ini," tukas Andi Sudirman Sulaiman.
Ia juga menilai jajaran Polda Sulsel telah memberikan kontribusi dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah melalui pengungkapan berbagai kasus.
"Termasuk yang terakhir kemarin, yaitu pengungkapan yang memberikan tambahan pendapatan daerah bagi Sulawesi Selatan sebesar Rp58 miliar rupiah untuk tahun 2026. Terima kasih banyak, Pak Kapolda. Di tengah situasi pendapatan negara dan daerah yang agak rumit di Indonesia ini, kita memang harus mencari sumber-sumber pendapatan lain," ucapnya dalam sesi konferensi pers resmi.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berencana memberikan penghargaan khusus kepada Kapolda Sulsel beserta jajaran yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut.
"Semoga terus sukses dan terus semangat. Kami selaku Gubernur beserta seluruh jajaran, dan juga DPRD selaku lembaga legislatif, akan selalu mendukung Bapak (Kapolda Sulsel). Saya mendoakan semoga karier Bapak semakin cemerlang, dan Bapak semakin kuat dalam mengungkap kasus-kasus lainnya," harapnya.
Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Selatan, Deny Sukendar, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya aparat dalam memberantas penyalahgunaan BBM bersubsidi.
"Perusahaan berkomitmen untuk menyalurkan BBM dan LPG subsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sesuai arahan BPH Migas, Pertamina menjalankan program digitalisasi 'Subsidi Tepat' di seluruh SPBU wilayah Sulawesi Selatan," ujarnya.
Menurut Deny, Pertamina terus melakukan pengawasan dan koordinasi bersama Polda Sulsel, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi terkait untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai aturan.
"Penyaluran BBM subsidi juga diperketat menggunakan aturan surat rekomendasi, yang sebelumnya telah disosialisasikan untuk menyamakan persepsi dan memastikan monitoring berjalan baik bersama Forkopimda. Ke depannya, Pertamina menyatakan siap terus bersinergi dengan seluruh perangkat provinsi, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta menjalankan regulasi dari BPH Migas terkait penyaluran BBM subsidi," tutup Deny.
(MAN)
Berita Terkait
News
Gubernur Sulsel Beberkan Keunggulan MYP: Jamin Kualitas dan Hemat Anggaran
Pembangunan infrastruktur di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menggeliat. Total anggaran yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Sulsel mencapai Rp3,7 Triliun melalui skema tahun jamak 2025-2027.
Jum'at, 04 Sep 2026 08:11
News
Program MYP Sulsel, Lebih 300 Kilometer Jalan Sudah Tertangani
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel), terus menggenjot pelaksanaan Program Multi Years Project (MYP) untuk infrastruktur jalan tahun 2025-2027.
Kamis, 03 Sep 2026 09:44
Ekbis
Menjaga Nadi Ekonomi Sulawesi Selatan di Tengah Gejolak Global
BI Sulsel bersama pemerintah daerah menjaga inflasi, memastikan pasokan pangan, memetakan risiko, sekaligus memperkuat berbagai sumber pertumbuhan ekonomi.
Selasa, 01 Sep 2026 19:47
Sulsel
Gubernur Serahkan Bantuan Rp7 Miliar, Bantuan Pertanian dan Hibah Rumah Ibadah untuk Tana Toraja
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan keuangan provinsi senilai Rp7 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja.
Selasa, 01 Sep 2026 17:08
News
Potensi Wajo Perlu Disinergikan dengan Prioritas Pembangunan Sulsel
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman mendorong penguatan sinkronisasi kebijakan perencanaan pembangunan antara Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Wajo untuk menghadapi tahun anggaran 2027.
Selasa, 01 Sep 2026 12:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
PIP Makassar Run Target 1.500 Peserta, Grand Prize Umrah
4
Haul ke-20 Puang Ramma, Kisah Sang Mursyid Dikemas dalam Manakib dan Novel
5
Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
PIP Makassar Run Target 1.500 Peserta, Grand Prize Umrah
4
Haul ke-20 Puang Ramma, Kisah Sang Mursyid Dikemas dalam Manakib dan Novel
5
Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif