Perkuat Langkah Peningkatan Produksi Pangan di Sulsel
Selasa, 21 Jul 2026 07:13
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia mempercepat implementasi Program Perluasan Penerapan Budi Daya Padi PM-AAS melalui rapat koordinasi.
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia mempercepat implementasi Program Perluasan Penerapan Budi Daya Padi PM-AAS melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (20/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Jufri Rahman menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pelaksanaan Program PM-AAS sebagai salah satu upaya meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani.
Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBMP) Sulawesi Selatan, Zainal Abidin, melaporkan bahwa target penerapan budi daya padi PM-AAS di Sulawesi Selatan pada 2026 mencapai 91.340 hektare. Target tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan produktivitas pertanian dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan sektor pertanian melalui perluasan pemanfaatan lahan, peningkatan produktivitas, serta pelaksanaan berbagai program strategis.
Ia mengatakan Nilai Tukar Petani (NTP) terus menunjukkan tren peningkatan dan disebut menjadi yang tertinggi dalam 25 tahun terakhir. Selain itu, ia juga memaparkan perkembangan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian selama periode 2000–2025 sebagai salah satu indikator pertumbuhan sektor pertanian nasional.
"Semoga target kita bisa mencapai swasembada dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Dokumen Komitmen Pencapaian Target Program PM-AAS 1 Juta Hektare oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, serta para kepala daerah se-Sulawesi Selatan.
Penandatanganan komitmen tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat implementasi Program PM-AAS guna mendukung target swasembada pangan nasional.
Rapat koordinasi tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Jufri Rahman menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pelaksanaan Program PM-AAS sebagai salah satu upaya meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani.
Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBMP) Sulawesi Selatan, Zainal Abidin, melaporkan bahwa target penerapan budi daya padi PM-AAS di Sulawesi Selatan pada 2026 mencapai 91.340 hektare. Target tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan produktivitas pertanian dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan sektor pertanian melalui perluasan pemanfaatan lahan, peningkatan produktivitas, serta pelaksanaan berbagai program strategis.
Ia mengatakan Nilai Tukar Petani (NTP) terus menunjukkan tren peningkatan dan disebut menjadi yang tertinggi dalam 25 tahun terakhir. Selain itu, ia juga memaparkan perkembangan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian selama periode 2000–2025 sebagai salah satu indikator pertumbuhan sektor pertanian nasional.
"Semoga target kita bisa mencapai swasembada dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Dokumen Komitmen Pencapaian Target Program PM-AAS 1 Juta Hektare oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, serta para kepala daerah se-Sulawesi Selatan.
Penandatanganan komitmen tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat implementasi Program PM-AAS guna mendukung target swasembada pangan nasional.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengambil langkah cepat untuk mengurangi peningkatan mobilitas masyarakat.
Jum'at, 11 Sep 2026 22:11
News
Operator SPBU Disorot, Pertamina Tambah 50 Tenaga untuk 25 SPBU 24 Jam di Makassar
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyoroti kesiapan operator di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, di tengah antrean panjang kendaraan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Jum'at, 11 Sep 2026 08:49
News
Pertamina Gandeng Lintas Sektor Perkuat Penguraian Antrean BBM di Sejumlah SPBU Makassar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggandeng lintas sektor untuk memperkuat penanganan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar.
Kamis, 10 Sep 2026 19:53
News
Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Imbau Tak Panic Buying
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan penyaluran BBM, khususnya BBM bersubsidi, untuk memastikan distribusinya tepat sasaran.
Kamis, 10 Sep 2026 12:28
News
Pertamina - Pemprov Sulsel Siapkan Langkah Mitigasi Antrean BBM dan LPG
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengurai kepadatan antrean bahan bakar minyak dan gas melon di masyarakat.
Kamis, 10 Sep 2026 11:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
2
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
3
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
4
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
5
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
2
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
3
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
4
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
5
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum