Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
Kamis, 04 Jun 2026 16:39
Guru Besar UNM Prof Hasmyati menjadi narasumber pada kegiatan Simposium Antarbangsa di Malaysia. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM), diundang menjadi pembicara pada kegiatan Simposium Antarabangsa Kepustakaan, Terjemahan dan Kecerdasan Buatan (LiTr.AI) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 3–4 Juni 2026. Pada agenda ini tiga Professor dari UNM turut ambil bagian.
Salah satunya Prof Hasmyati yang juga mantan dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM menjadi narasumber di kegiatan ini. Dua guru besar UNM juga turut diundang pada acara internasional tersebut. Yakni, Prof Risma Niswaty, dan Prof Andi Ima Kesuma.
Prof Hasmyati sendiri diagendakan akan menjadi pembicara pada Sidang 4 yang berlangsung pada hari kedua simposium. Dalam forum tersebut, guru besar yang juga mantan dekan FIKK dua periode ini membawakan makalah berjudul “Olahraga Rakyat Dalam Pelestarian Cikal Bakal Budaya di Era AI” yang mengkaji pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendokumentasikan, menganalisis, dan melestarikan olahraga rakyat sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat.
"Saya akan menjadi pembicara di konferensi antarbangsa. Ada tiga agenda acara di Malaysia yang diikuti," kata Prof Hasmyati saat dikonfirmasi.
Prof Hasmyati yang juga pegurus besar Persatuan Olahraga Sepak Takraw (PSTI) mengatakan, olahraga rakyat tidak hanya memiliki nilai rekreasi, tetapi juga menyimpan identitas budaya, nilai kebersamaan, filosofi hidup, dan pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Partisipasi Prof Hasmyati sebagai narasumber dalam forum internasional ini sekaligus menunjukkan kontribusi nyata akademisi Indonesia dalam mendorong pemanfaatan teknologi modern untuk menjaga keberlanjutan budaya lokal. Kehadiran para Guru Besar UNM di Malaysia juga menjadi cerminan komitmen universitas dalam memperluas jejaring global, memperkuat diplomasi akademik, dan menghadirkan gagasan-gagasan inovatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
Mereka juga menjalin komunikasi akademik dengan pimpinan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) yang diwakili oleh Pemangku Naib Canselor (Plh. Rektor) UTM, Prof Ts Dr Ali bin Selamat, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama akademik dan penelitian antara perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Dalam kegiatan ilmiah bertaraf internasional tersebut, Prof Hasmyati sebagai delegasi UNM menjadi jembatan memperkuat kolaborasi akademik lintas negara sekaligus memperluas ruang pertukaran gagasan di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang semakin pesat.
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi akademik, tetapi juga membuka peluang penguatan kerja sama antarperguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Kerja sama yang akan dibangun merupakan wujud komitmen bersama antara kampus-kampus di Indonesia dan Malaysia yang selama ini telah terjalin melalui berbagai koordinasi dan program kolaboratif yang telah dilaksanakan secara berkesinambungan selama kurang lebih empat tahun terakhir.
Berbagai program tersebut menjadi fondasi penting untuk mengembangkan kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, dan pengembangan sumber daya manusia.
Salah satunya Prof Hasmyati yang juga mantan dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM menjadi narasumber di kegiatan ini. Dua guru besar UNM juga turut diundang pada acara internasional tersebut. Yakni, Prof Risma Niswaty, dan Prof Andi Ima Kesuma.
Prof Hasmyati sendiri diagendakan akan menjadi pembicara pada Sidang 4 yang berlangsung pada hari kedua simposium. Dalam forum tersebut, guru besar yang juga mantan dekan FIKK dua periode ini membawakan makalah berjudul “Olahraga Rakyat Dalam Pelestarian Cikal Bakal Budaya di Era AI” yang mengkaji pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendokumentasikan, menganalisis, dan melestarikan olahraga rakyat sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat.
"Saya akan menjadi pembicara di konferensi antarbangsa. Ada tiga agenda acara di Malaysia yang diikuti," kata Prof Hasmyati saat dikonfirmasi.
Prof Hasmyati yang juga pegurus besar Persatuan Olahraga Sepak Takraw (PSTI) mengatakan, olahraga rakyat tidak hanya memiliki nilai rekreasi, tetapi juga menyimpan identitas budaya, nilai kebersamaan, filosofi hidup, dan pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Partisipasi Prof Hasmyati sebagai narasumber dalam forum internasional ini sekaligus menunjukkan kontribusi nyata akademisi Indonesia dalam mendorong pemanfaatan teknologi modern untuk menjaga keberlanjutan budaya lokal. Kehadiran para Guru Besar UNM di Malaysia juga menjadi cerminan komitmen universitas dalam memperluas jejaring global, memperkuat diplomasi akademik, dan menghadirkan gagasan-gagasan inovatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
Mereka juga menjalin komunikasi akademik dengan pimpinan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) yang diwakili oleh Pemangku Naib Canselor (Plh. Rektor) UTM, Prof Ts Dr Ali bin Selamat, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama akademik dan penelitian antara perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Dalam kegiatan ilmiah bertaraf internasional tersebut, Prof Hasmyati sebagai delegasi UNM menjadi jembatan memperkuat kolaborasi akademik lintas negara sekaligus memperluas ruang pertukaran gagasan di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang semakin pesat.
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi akademik, tetapi juga membuka peluang penguatan kerja sama antarperguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Kerja sama yang akan dibangun merupakan wujud komitmen bersama antara kampus-kampus di Indonesia dan Malaysia yang selama ini telah terjalin melalui berbagai koordinasi dan program kolaboratif yang telah dilaksanakan secara berkesinambungan selama kurang lebih empat tahun terakhir.
Berbagai program tersebut menjadi fondasi penting untuk mengembangkan kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, dan pengembangan sumber daya manusia.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
PPGA LP2M UNM Gelar Dialog Interaktif RRI, Dorong Remaja Putri Tekuni Bidang STEM
Pusat Penelitian Gender dan Anak (PPGA), LP2M Universitas Negeri Makassar (UNM), menggelar dialog interaktif radio "STEM HER Network: Media Engagement and STEM Partnership Forum" di RRI Makassar.
Minggu, 20 Sep 2026 12:05
News
Calon Dekan FIP UNM Prof Syawal Dorong Akselerasi Berbasis Kolaborasi
Pemaparan visi misi calon dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2026–2030 tuntas digelar pada Senin siang, pukul 08.00–12.00 Wita.
Selasa, 15 Sep 2026 09:30
Sulsel
Panitia Resmi Buka Pendaftaran Pilrek UNM 2027-2031, Berikut Tahapannya
Tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027-2031 sudah dimulai. Panitia Pemilihan telah dibentuk dan sudah mulai bekerja.
Kamis, 03 Sep 2026 16:22
News
LSP UNM Perkuat Kompetensi Mahasiswa, Bekali Lulusan Hadapi Dunia Kerja
Universitas Negeri Makassar (UNM) terus memperkuat kualitas dan daya saing lulusan melalui program sertifikasi profesi. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Persiapan Uji Kompetensi Mahasiswa melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UNM.
Kamis, 03 Sep 2026 08:20
Sulsel
Tim PKM Fakultas Ilmu Pendidikan UNM Berdayakan Pemuda Minasa Baji
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menjalankan program pemberdayaan pemuda di Desa Minasa Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar.
Minggu, 30 Agu 2026 21:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Kalla 10K Naik Kelas, Rute Tersertifikasi PASI dan Diikuti 4.500 Pelari
5
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Kalla 10K Naik Kelas, Rute Tersertifikasi PASI dan Diikuti 4.500 Pelari
5
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar