Bertahun-Tahun Rusak, Ruas Bua-Rantepao Akhirnya Dibangun Melalui Program MYP Pemprov Sulsel
Senin, 06 Jul 2026 08:10
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi melakukan groundbreaking pembangunan Paket 6 Multiyears Project (MYP) Infrastruktur Jalan.
LUWU - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi melakukan groundbreaking pembangunan Paket 6 Multiyears Project (MYP) Infrastruktur Jalan yang dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Desa Tiromanda, Kabupaten Luwu, Sabtu (4/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, prosesi groundbreaking turut dihadiri Bupati Luwu Patahuddin, Wali Kota Palopo Naili Trisal, dan beberapa anggota DPRD Sulsel, serta tokoh masyarakat setempat.
Andi Sudirman menyampaikan pembangunan ruas Bua-Rantepao merupakan bagian dari Paket 6 MYP Regional Luwu dengan total anggaran sekitar Rp239 miliar yang mencakup penanganan 20 ruas jalan di 9 daerah, yakni Kabupaten Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Pinrang, Jeneponto, Bantaeng, Maros, Kota Palopo, dan Kota Makassar.
“Bismillah, kami memulai pembangunan Paket 6 Multiyears Project Infrastruktur Jalan. Groundbreaking ini kami pusatkan di ruas Bua-Rantepao sebagai salah satu ruas strategis di wilayah Luwu dan sekitarnya,” kata Andi Sudirman.
Ia menjelaskan, preservasi ruas jalan Bua-Rantepao menjadi salah satu prioritas pemerintah provinsi karena selama bertahun-tahun kondisinya mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan menyeluruh.
Meski dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah, pemerintah berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat.
Menurutnya, ruas Bua-Rantepao memiliki peran strategis karena menjadi akses utama menuju Bandara Bua sekaligus menghubungkan kawasan Luwu dengan wilayah Toraja.
“Jalan ini merupakan akses strategis menuju bandara sehingga akan semakin memudahkan mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa. Kami berharap infrastruktur yang lebih baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Andi Sudirman menambahkan, keberadaan jalan yang representatif di kawasan tersebut mampu melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Regional Luwu dan sekitarnya.
“Kami ingin menghadirkan akses yang semakin baik di kawasan yang strategis ini agar dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” jelasnya.
Andi Sudirman pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan pembangunan hingga selesai. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi terganggunya akses selama proses pekerjaan berlangsung.
“Mohon dukungan masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar. Mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan dan terima kasih atas kerja sama seluruh warga. Insya Allah manfaatnya nanti akan dirasakan bersama untuk mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut, prosesi groundbreaking turut dihadiri Bupati Luwu Patahuddin, Wali Kota Palopo Naili Trisal, dan beberapa anggota DPRD Sulsel, serta tokoh masyarakat setempat.
Andi Sudirman menyampaikan pembangunan ruas Bua-Rantepao merupakan bagian dari Paket 6 MYP Regional Luwu dengan total anggaran sekitar Rp239 miliar yang mencakup penanganan 20 ruas jalan di 9 daerah, yakni Kabupaten Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Pinrang, Jeneponto, Bantaeng, Maros, Kota Palopo, dan Kota Makassar.
“Bismillah, kami memulai pembangunan Paket 6 Multiyears Project Infrastruktur Jalan. Groundbreaking ini kami pusatkan di ruas Bua-Rantepao sebagai salah satu ruas strategis di wilayah Luwu dan sekitarnya,” kata Andi Sudirman.
Ia menjelaskan, preservasi ruas jalan Bua-Rantepao menjadi salah satu prioritas pemerintah provinsi karena selama bertahun-tahun kondisinya mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan menyeluruh.
Meski dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah, pemerintah berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat.
Menurutnya, ruas Bua-Rantepao memiliki peran strategis karena menjadi akses utama menuju Bandara Bua sekaligus menghubungkan kawasan Luwu dengan wilayah Toraja.
“Jalan ini merupakan akses strategis menuju bandara sehingga akan semakin memudahkan mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa. Kami berharap infrastruktur yang lebih baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Andi Sudirman menambahkan, keberadaan jalan yang representatif di kawasan tersebut mampu melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Regional Luwu dan sekitarnya.
“Kami ingin menghadirkan akses yang semakin baik di kawasan yang strategis ini agar dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” jelasnya.
Andi Sudirman pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan pembangunan hingga selesai. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi terganggunya akses selama proses pekerjaan berlangsung.
“Mohon dukungan masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar. Mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan dan terima kasih atas kerja sama seluruh warga. Insya Allah manfaatnya nanti akan dirasakan bersama untuk mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
Vale Indonesia Pamerkan Produk UMKM Binaan di HUT Sulsel ke-357
Produk olahan pangan hingga kerajinan lokal dari Luwu Timur meramaikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (18/10/2026).
Minggu, 18 Okt 2026 21:34
News
Gubernur Lepas Puluhan Ribu Peserta Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Swasembada Pangan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melepas puluhan ribu peserta Jalan Sehat Anti Mager serta perwakilan dari 24 kabupaten/kota yang mengikuti Kirab Swasembada Pangan sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan.
Minggu, 18 Okt 2026 16:16
News
Sinergi Pertamina, Kementerian ESDM & Pemprov Sulsel Jaga Pasokan BBM
Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pertamina Patra Niaga memperkuat koordinasi untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Selatan.
Rabu, 14 Okt 2026 18:24
News
Pemprov Sulsel Percantik Ruas Jalan Burung-Burung–Bili-Bili, Marka Putih dan Bahu Hijau
Penataan ruas jalan Burung-Burung–Bili-Bili di Kabupaten Gowa menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan untuk menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga lebih rapi dipandang.
Rabu, 14 Okt 2026 15:38
Ekbis
BI Sulsel Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lewat BEKS 2026
Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan berbagai mitra strategis memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan.
Jum'at, 09 Okt 2026 18:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Tumbuh
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Tumbuh