Turnamen Wali Kota Cup 2026 Dibuka, Libatkan Klub dari Dalam dan Luar Makassar
Minggu, 05 Jul 2026 21:27
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka Turnamen Sepak Bola Wali Kota Cup 2026 di Lapangan Bola Telkom Makassar, Minggu (5/7/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi membuka Turnamen Sepak Bola Wali Kota Cup 2026 di Lapangan Bola Telkom Makassar, Minggu (5/7/2026).
Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan pertama (kick off) sekaligus tendangan ke gawang oleh Munafri sebagai simbol dimulainya kompetisi.
Wali Kota Cup 2026 menjadi edisi pertama yang digelar pada masa kepemimpinan Munafri Arifuddin. Turnamen ini diikuti 25 tim, terdiri atas 22 klub dari Kota Makassar dan tiga klub dari luar daerah. Kompetisi dijadwalkan berlangsung selama 30 hari hingga 5 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi mengatakan, penyelenggaraan Wali Kota Cup tidak sekadar menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.
"Ini adalah Walikota Cup yang pertama. Tentu masih ada hal-hal yang akan terus kita perbaiki. Saya ingin tahun depan turnamen ini menjadi agenda yang lebih besar lagi," sebutnya.
Menurut Appi, sepak bola memiliki peran strategis, tidak hanya dalam melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga membangun kebersamaan, kedisiplinan, dan semangat kerja sama.
Karena itu, mantan CEO PSM Makassar tersebut mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi.
"Sepak bola bukan hanya soal mengejar prestasi, tetapi juga bagaimana membangun kebersamaan dan team building. Saya berharap seluruh klub, baik dari Makassar maupun luar daerah, mengikuti kompetisi ini dengan serius," katanya.
Appi juga menaruh perhatian pada pembinaan pemain usia dini. Ia berharap Wali Kota Cup ke depan dapat menghadirkan kompetisi kelompok umur bagi Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai wadah pencarian dan pengembangan talenta muda.
Menurutnya, pembinaan sejak usia muda penting untuk mendukung regenerasi pemain lokal.
"Bahkan kami juga berharap untuk bisa menghadirkan yang namanya pertandingan kelompok umur, khususnya untuk para SSB untuk mencari bakat-bakat muda yang bisa muncul di permukaan," pungkasnya.
Selain pembinaan pemain, Appi menekankan pentingnya profesionalisme perangkat pertandingan, terutama wasit, untuk menjaga integritas kompetisi. Menurutnya, keputusan yang adil akan mendukung kualitas pertandingan sekaligus meminimalkan potensi konflik di lapangan.
Ke depan, Pemerintah Kota Makassar menargetkan Wali Kota Cup berkembang menjadi kompetisi yang lebih besar dengan pelaksanaan di berbagai kecamatan sehingga dapat menjangkau lebih banyak klub peserta.
Appi juga berencana mewajibkan setiap klub menurunkan tiga hingga lima pemain muda sebagai bagian dari upaya regenerasi atlet sepak bola daerah.
Pemerintah Kota Makassar, lanjut Appi, akan terus mendukung pengembangan olahraga, termasuk mendorong Wali Kota Cup menjadi turnamen yang diminati klub-klub dari berbagai daerah.
"Kami ingin Walikota Cup tidak hanya diikuti klub-klub Makassar, tetapi juga menjadi daya tarik bagi klub dari luar daerah. Walaupun Makassar sampai saat ini masih belum punya stadion, tapi insyaallah tidak akan lama lagi terwujud," tutupnya.
Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan pertama (kick off) sekaligus tendangan ke gawang oleh Munafri sebagai simbol dimulainya kompetisi.
Wali Kota Cup 2026 menjadi edisi pertama yang digelar pada masa kepemimpinan Munafri Arifuddin. Turnamen ini diikuti 25 tim, terdiri atas 22 klub dari Kota Makassar dan tiga klub dari luar daerah. Kompetisi dijadwalkan berlangsung selama 30 hari hingga 5 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi mengatakan, penyelenggaraan Wali Kota Cup tidak sekadar menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.
"Ini adalah Walikota Cup yang pertama. Tentu masih ada hal-hal yang akan terus kita perbaiki. Saya ingin tahun depan turnamen ini menjadi agenda yang lebih besar lagi," sebutnya.
Menurut Appi, sepak bola memiliki peran strategis, tidak hanya dalam melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga membangun kebersamaan, kedisiplinan, dan semangat kerja sama.
Karena itu, mantan CEO PSM Makassar tersebut mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi.
"Sepak bola bukan hanya soal mengejar prestasi, tetapi juga bagaimana membangun kebersamaan dan team building. Saya berharap seluruh klub, baik dari Makassar maupun luar daerah, mengikuti kompetisi ini dengan serius," katanya.
Appi juga menaruh perhatian pada pembinaan pemain usia dini. Ia berharap Wali Kota Cup ke depan dapat menghadirkan kompetisi kelompok umur bagi Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai wadah pencarian dan pengembangan talenta muda.
Menurutnya, pembinaan sejak usia muda penting untuk mendukung regenerasi pemain lokal.
"Bahkan kami juga berharap untuk bisa menghadirkan yang namanya pertandingan kelompok umur, khususnya untuk para SSB untuk mencari bakat-bakat muda yang bisa muncul di permukaan," pungkasnya.
Selain pembinaan pemain, Appi menekankan pentingnya profesionalisme perangkat pertandingan, terutama wasit, untuk menjaga integritas kompetisi. Menurutnya, keputusan yang adil akan mendukung kualitas pertandingan sekaligus meminimalkan potensi konflik di lapangan.
Ke depan, Pemerintah Kota Makassar menargetkan Wali Kota Cup berkembang menjadi kompetisi yang lebih besar dengan pelaksanaan di berbagai kecamatan sehingga dapat menjangkau lebih banyak klub peserta.
Appi juga berencana mewajibkan setiap klub menurunkan tiga hingga lima pemain muda sebagai bagian dari upaya regenerasi atlet sepak bola daerah.
Pemerintah Kota Makassar, lanjut Appi, akan terus mendukung pengembangan olahraga, termasuk mendorong Wali Kota Cup menjadi turnamen yang diminati klub-klub dari berbagai daerah.
"Kami ingin Walikota Cup tidak hanya diikuti klub-klub Makassar, tetapi juga menjadi daya tarik bagi klub dari luar daerah. Walaupun Makassar sampai saat ini masih belum punya stadion, tapi insyaallah tidak akan lama lagi terwujud," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemkot Makassar Siapkan 13 SPAM Antisipasi Dampak Kemarau
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan 13 fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tambahan untuk mengantisipasi potensi kemarau panjang.
Kamis, 20 Agu 2026 06:21
Makassar City
Puluhan Tahun Rusak, Jembatan Kaccia Makassar Dibangun Permanen
Pemerintah Kota Makassar mulai membangun secara permanen Jembatan Kaccia di Kampung Ujung Kaccia, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, setelah akses tersebut selama puluhan tahun mengalami kerusakan dan mengganggu mobilitas warga.
Rabu, 19 Agu 2026 17:50
Makassar City
Hadiri Job Fair 2026, Wali Kota Appi Dorong Lapangan Kerja Inklusif
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih luas dan inklusif untuk menekan angka pengangguran terbuka di Kota Makassar yang kini berada di kisaran sembilan persen.
Rabu, 19 Agu 2026 16:51
News
Pemkot Makassar Digitalisasi Retribusi Sampah Lewat Lontara Plus
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan digitalisasi pembayaran retribusi sampah melalui aplikasi Lontara Plus. Sistem ini ditargetkan mulai diterapkan pada akhir 2026.
Rabu, 19 Agu 2026 06:11
News
Mulai 19 Agustus, Job Fair Makassar 2026 Hadirkan 1.547 Lowongan Kerja
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kembali menggelar bursa kerja atau Job Fair setelah terakhir dilaksanakan pada 2023.
Selasa, 18 Agu 2026 19:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Leadership Camp Ar-Rahmah Digelar di Rindam Pakatto
2
Siapa Kita? Kita UNM: Merawat Identitas Kolektif di Tengah Zaman yang Individualistik
3
Makassar Jadi Kota Perdana Teras Perwira 2026, Grab Bekali UMKM Strategi Digital
4
BMJ TK Islam Athirah Bukit Baruga Punya Pengurus Baru Periode 2026–2028
5
Ukir Sejarah! SDN Bontojai “Kawinkan” Dua Gelar Juara Umum di HUT ke-81 RI
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Leadership Camp Ar-Rahmah Digelar di Rindam Pakatto
2
Siapa Kita? Kita UNM: Merawat Identitas Kolektif di Tengah Zaman yang Individualistik
3
Makassar Jadi Kota Perdana Teras Perwira 2026, Grab Bekali UMKM Strategi Digital
4
BMJ TK Islam Athirah Bukit Baruga Punya Pengurus Baru Periode 2026–2028
5
Ukir Sejarah! SDN Bontojai “Kawinkan” Dua Gelar Juara Umum di HUT ke-81 RI