PT Semen Tonasa Dukung Hari Mangrove Sedunia 2026, Tanam 7.000 Bibit di Pangkep

Minggu, 26 Jul 2026 19:43
PT Semen Tonasa Dukung Hari Mangrove Sedunia 2026, Tanam 7.000 Bibit di Pangkep
PT Semen Tonasa menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan berpartisipasi dalam kegiatan Penanaman Mangrove Serentak se-Indonesia dalam rangka Hari Mangrove Sedunia 2026. Foto/IST
Comment
Share
PANGKEP - PT Semen Tonasa menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan berpartisipasi dalam kegiatan Penanaman Mangrove Serentak se-Indonesia dalam rangka Hari Mangrove Sedunia 2026. Peringatan tahun ini mengangkat tema "Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang."

Program tersebut merupakan tindak lanjut Surat Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2026 tertanggal 22 Juni 2026 tentang Peringatan Hari Mangrove Sedunia. Kegiatan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia melalui sambungan virtual dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan serta pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

Di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), penanaman dipusatkan di Dusun Biringkassi, Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, pada Minggu (26/7). Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah, dunia usaha, komunitas, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dengan total 7.000 bibit mangrove yang ditanam.

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan perusahaan merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Menurut Anis, mangrove memiliki fungsi strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain mampu menahan abrasi pantai, hutan mangrove juga berperan sebagai penyerap karbon alami yang efektif sehingga memberikan kontribusi penting dalam menghadapi perubahan iklim.

"PT Semen Tonasa mendukung penuh gerakan penanaman mangrove sebagai investasi lingkungan bagi generasi mendatang. Kelestarian mangrove adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan menjaga kelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan ekosistem pesisir yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan.

Sebagai perusahaan yang konsisten menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PT Semen Tonasa akan terus mengambil peran dalam berbagai program pelestarian lingkungan. Partisipasi dalam penanaman mangrove ini menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap agenda pembangunan berkelanjutan sekaligus upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir untuk generasi yang akan datang.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru