Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa 800 Paket Bantuan & Relawan ke NTT

Kamis, 27 Agu 2026 21:16
Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa 800 Paket Bantuan & Relawan ke NTT
CEO KALLA, Solihin Jusuf Kalla, mengunjungi tim relawan yang akan berangkat bersama kapal kemanusiaan KM Rania di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Kamis (27/8/2026). Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - KALLA mengirimkan 800 paket bantuan dan tim relawan lintas profesi ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendukung penanganan dampak bencana gempa. Bantuan diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah yang belum atau masih terbatas menerima dukungan.

Bantuan dan relawan diberangkatkan menggunakan KM Rania dari Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Kamis (27/8/2026). Keberangkatan tersebut dilepas langsung oleh CEO Kalla, Solihin Jusuf Kalla.

Misi kemanusiaan ini merupakan kolaborasi Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla, Kalla Translog, Kalla Toyota, dan Palang Merah Indonesia (PMI). Tim yang diberangkatkan terdiri atas dokter, perawat, guru, personel Kalla Rescue, serta relawan dari sejumlah unit usaha KALLA.

Program Manager Humanity and Environment Care LAZ Hadji Kalla, Sapril Akhmady, mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu prioritas dalam situasi bencana. Karena itu, bantuan disiapkan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

“Prioritas diberikan kepada masyarakat di wilayah yang membutuhkan dan belum atau masih terbatas mendapatkan dukungan bantuan,” ujar Sapril.

Menurut dia, pendekatan tersebut penting agar bantuan tidak hanya tiba di wilayah terdampak, tetapi juga menjangkau masyarakat yang berada dalam kondisi paling membutuhkan.

Sebanyak 800 paket bantuan yang diberangkatkan berisi kebutuhan pangan, antara lain beras, mi instan, ikan kaleng, minyak goreng, dan air minum. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan konsumsi masyarakat selama masa tanggap darurat.

Corporate Communication & Sustainability Department Head KALLA, Nadya Tyagita, mengatakan dukungan kemanusiaan tidak berhenti pada pengiriman paket bantuan. Kesiapan operasional di lapangan juga menjadi bagian penting agar bantuan dapat didistribusikan dan dimanfaatkan secara optimal.

“Untuk mendukung penyaluran bantuan di lapangan, Kalla Rescue yang mengawal misi kemanusiaan ini juga dibekali perlengkapan operasional untuk pengolahan dan penyediaan makanan, mulai dari kompor dan tabung gas hingga peralatan memasak serta perlengkapan makan,” kata Nadya.

Dari sisi transportasi, Kalla Toyota mengirimkan dua kendaraan operasional, yakni Toyota Hilux Double Cabin dan Toyota Hilux Rangga. Dua mekanik Kalla Toyota juga turut bergabung dalam tim relawan untuk mendukung kebutuhan operasional kendaraan selama misi berlangsung.

Sementara itu, Kalla Translog mengerahkan enam unit mobil komersial untuk membantu distribusi bantuan. Sebelumnya, tujuh unit kendaraan box telah diberangkatkan lebih dahulu bersama tim PMI.

Dukungan armada tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan dapat dimobilisasi dan didistribusikan hingga ke lokasi yang membutuhkan. Kalla Translog mengoptimalkan sumber daya dan kapabilitas di bidang transportasi dan logistik untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut.

Dukungan juga datang dari PMI dan RS Faisal melalui pengerahan tenaga medis dan relawan serta penyediaan obat-obatan, antibiotik, dan vitamin atau suplemen.

Dalam Misi Respons Bencana Gempa NTT, Kalla Rescue memberangkatkan Kurniawan Djaya dan Muhammad Jumadi dari LAZ Hadji Kalla; Zainuddin Soadiq dari Bumi Karsa; Ilham dari SMA Islam Athirah Bone; Muhammad Julianto dari Kalla Toyota Palu Martadinata; A. Muhammad Ali Kadri dari Kalla Aspal Mamuju; A. Mufthie Tri Anugrah dari Kalla Translog Manado; serta Muhammad Ali dari Kalla Toyota Baubau.

Tim medis dari RS Faisal yang turut diberangkatkan terdiri atas dr. Muhammad Haekal, Andi Faisal, dan Ilham.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru