PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
Minggu, 30 Agu 2026 14:14
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kota Makassar, menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Pengurus Tahun 2026 di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang Makassar.
MAKASSAR - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kota Makassar, menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Pengurus Tahun 2026 di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Ahad (30/8/2026).
Mengusung tema “Optimalisasi Peran Organisasi dan Kolaborasi Strategis untuk Mewujudkan Advokat yang Solid, Kompeten dan Berintegritas”, Rakercab menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus forum untuk merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi ke depan.
Ketua Panitia Rakercab, Dr Mualimunsyah, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi. Menurutnya, tantangan profesi advokat ke depan semakin kompleks seiring perubahan regulasi, perkembangan teknologi, dinamika penegakan hukum, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap profesionalisme advokat.
“Perubahan hukum, perkembangan teknologi, dinamika penegakan hukum, dan tuntutan masyarakat mengharuskan kita terus meningkatkan kualitas, baik secara organisasi maupun individu,” ujarnya.
Ia menegaskan, advokat tidak hanya dituntut memahami dan menerapkan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kehormatan, independensi, dan martabat profesi. Karena itu, kata Mualimunsyah, organisasi harus hadir sebagai wadah untuk melahirkan advokat yang memiliki integritas sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kota Makassar.
“Mari jadikan Rakercab ini sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas dan profesionalitas, menjaga marwah advokat, serta memperkokoh PERADI Makassar sebagai organisasi profesi yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam penegakan hukum,” katanya.
Sementara itu, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakercab DPC PERADI Makassar.
Ia berharap forum tersebut mampu menghasilkan program kerja yang unggul serta melahirkan ide dan gagasan yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan Kota Makassar.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, juga berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dengan PERADI Makassar, khususnya dalam mendukung penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI, Dr HM Jamil Misbach mengatakan Rakercab merupakan forum penting untuk mempertemukan gagasan para anggota sekaligus memastikan jalannya organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Ia menyebut PERADI saat ini memiliki sekitar 190 DPC di seluruh Indonesia dengan jumlah anggota mencapai sekitar 90 ribu advokat.Menurut Jamil, Rakercab setidaknya membahas dua hal utama, yakni persoalan organisasi dan anggota serta penyusunan program kerja dan rekomendasi yang ditujukan kepada para penegak hukum.
“Diharapkan Rakercab dapat melahirkan keputusan yang mewakili keinginan para advokat sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, khususnya di Kota Makassar,” katanya.
Dorong Penguatan Kompetensi dan Etika Advokat
Ketua DPC PERADI Makassar, Dr Hasman Usman, mengatakan Rakercab 2026 menjadi bagian dari upaya menjalankan visi dan misi organisasi yang telah disampaikan sejak dirinya terpilih dalam Musyawarah Cabang sekitar enam bulan lalu.
Ia mengatakan sejumlah program awal telah dijalankan, termasuk pembukaan dan peresmian kantor DPC PERADI Makassar sebagai wadah berkumpul dan bertukar gagasan bagi pengurus maupun anggota.
“Kami berharap seluruh pengurus dan anggota dapat bersama-sama menjalankan program yang menjadi bagian dari visi dan misi organisasi,” ujarnya.
Hasman juga menekankan pentingnya menjaga persatuan, profesionalisme, serta etika dalam menjalankan profesi advokat.
Menurutnya, advokat memiliki tanggung jawab bukan hanya kepada organisasi, tetapi juga kepada masyarakat dan pemerintah. Karena itu, setiap anggota harus menjaga nama baik dan marwah profesi.
Ia juga menyoroti penguatan pendidikan profesi advokat. DPC PERADI Makassar selama ini telah bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).
“Insyaallah pada September ini kami akan kembali melatih sekitar 250 calon advokat. Ini merupakan bagian dari kerja organisasi untuk membesarkan PERADI sekaligus menyiapkan advokat yang profesional,” katanya.
Selain penguatan pendidikan, Hasman mendorong agar DPC PERADI Makassar dapat menggelar seminar berskala nasional di Makassar.
Ia juga berharap lembaga-lembaga yang berkaitan dengan profesi hukum dapat menghadirkan agenda atau persidangan di Makassar sehingga advokat di Sulawesi Selatan tidak selalu harus bepergian ke Jakarta.
“Kami berharap ke depan dapat menghadirkan kegiatan berskala nasional di Makassar. Dengan begitu, teman-teman advokat tidak harus selalu ke Jakarta untuk mengikuti agenda tertentu,” ujarnya.
Rakercab DPC PERADI Makassar 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat profesionalisme dan integritas advokat, meningkatkan soliditas organisasi, serta memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan.
Pembukaan Rakercab turut dihadiri sejumlah akademisi, guru besar, perwakilan instansi pemerintah, serta elemen terkait lainnya.
Mengusung tema “Optimalisasi Peran Organisasi dan Kolaborasi Strategis untuk Mewujudkan Advokat yang Solid, Kompeten dan Berintegritas”, Rakercab menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus forum untuk merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi ke depan.
Ketua Panitia Rakercab, Dr Mualimunsyah, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi. Menurutnya, tantangan profesi advokat ke depan semakin kompleks seiring perubahan regulasi, perkembangan teknologi, dinamika penegakan hukum, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap profesionalisme advokat.
“Perubahan hukum, perkembangan teknologi, dinamika penegakan hukum, dan tuntutan masyarakat mengharuskan kita terus meningkatkan kualitas, baik secara organisasi maupun individu,” ujarnya.
Ia menegaskan, advokat tidak hanya dituntut memahami dan menerapkan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kehormatan, independensi, dan martabat profesi. Karena itu, kata Mualimunsyah, organisasi harus hadir sebagai wadah untuk melahirkan advokat yang memiliki integritas sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kota Makassar.
“Mari jadikan Rakercab ini sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas dan profesionalitas, menjaga marwah advokat, serta memperkokoh PERADI Makassar sebagai organisasi profesi yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam penegakan hukum,” katanya.
Sementara itu, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakercab DPC PERADI Makassar.
Ia berharap forum tersebut mampu menghasilkan program kerja yang unggul serta melahirkan ide dan gagasan yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan Kota Makassar.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, juga berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dengan PERADI Makassar, khususnya dalam mendukung penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI, Dr HM Jamil Misbach mengatakan Rakercab merupakan forum penting untuk mempertemukan gagasan para anggota sekaligus memastikan jalannya organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Ia menyebut PERADI saat ini memiliki sekitar 190 DPC di seluruh Indonesia dengan jumlah anggota mencapai sekitar 90 ribu advokat.Menurut Jamil, Rakercab setidaknya membahas dua hal utama, yakni persoalan organisasi dan anggota serta penyusunan program kerja dan rekomendasi yang ditujukan kepada para penegak hukum.
“Diharapkan Rakercab dapat melahirkan keputusan yang mewakili keinginan para advokat sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, khususnya di Kota Makassar,” katanya.
Dorong Penguatan Kompetensi dan Etika Advokat
Ketua DPC PERADI Makassar, Dr Hasman Usman, mengatakan Rakercab 2026 menjadi bagian dari upaya menjalankan visi dan misi organisasi yang telah disampaikan sejak dirinya terpilih dalam Musyawarah Cabang sekitar enam bulan lalu.
Ia mengatakan sejumlah program awal telah dijalankan, termasuk pembukaan dan peresmian kantor DPC PERADI Makassar sebagai wadah berkumpul dan bertukar gagasan bagi pengurus maupun anggota.
“Kami berharap seluruh pengurus dan anggota dapat bersama-sama menjalankan program yang menjadi bagian dari visi dan misi organisasi,” ujarnya.
Hasman juga menekankan pentingnya menjaga persatuan, profesionalisme, serta etika dalam menjalankan profesi advokat.
Menurutnya, advokat memiliki tanggung jawab bukan hanya kepada organisasi, tetapi juga kepada masyarakat dan pemerintah. Karena itu, setiap anggota harus menjaga nama baik dan marwah profesi.
Ia juga menyoroti penguatan pendidikan profesi advokat. DPC PERADI Makassar selama ini telah bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).
“Insyaallah pada September ini kami akan kembali melatih sekitar 250 calon advokat. Ini merupakan bagian dari kerja organisasi untuk membesarkan PERADI sekaligus menyiapkan advokat yang profesional,” katanya.
Selain penguatan pendidikan, Hasman mendorong agar DPC PERADI Makassar dapat menggelar seminar berskala nasional di Makassar.
Ia juga berharap lembaga-lembaga yang berkaitan dengan profesi hukum dapat menghadirkan agenda atau persidangan di Makassar sehingga advokat di Sulawesi Selatan tidak selalu harus bepergian ke Jakarta.
“Kami berharap ke depan dapat menghadirkan kegiatan berskala nasional di Makassar. Dengan begitu, teman-teman advokat tidak harus selalu ke Jakarta untuk mengikuti agenda tertentu,” ujarnya.
Rakercab DPC PERADI Makassar 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat profesionalisme dan integritas advokat, meningkatkan soliditas organisasi, serta memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan.
Pembukaan Rakercab turut dihadiri sejumlah akademisi, guru besar, perwakilan instansi pemerintah, serta elemen terkait lainnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Otto Hasibuan Lantik 500 Pengurus Peradi Makassar, Begini Pesannya
Sebanyak 500 pengurus organisasi Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kota Makassar resmi dilantik pada Sabtu malam (17/1/2026).
Minggu, 18 Jan 2026 18:05
Makassar City
Walikot Appi Minta Peradi Tingkatkan Literasi Hukum ASN dan Masyarakat
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mendorong Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) turut mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada jajaran OPD dan masyarakat di tingkat kelurahan.
Senin, 28 Apr 2025 20:19
News
Usung Semangat Mempersatukan, Hasman Usman Optimistis Pimpin Peradi Makassar
Salah satu calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Makassar periode 2025-2030, Hasman Usman, menggelar syukuran dengan ratusan pendukungnya di Hotel Arthama Makassar
Jum'at, 07 Mar 2025 21:28
Makassar City
Komitmen Lindungi Anggota, Syamsuddin Siap Lanjutkan Kepemimpinan Peradi Makassar
Syamsuddin siap melanjutkan kepemimpinan DPC Peradi Makassar. Ia resmi mendaftar sebagai Calon Ketua pada Kamis (06/03/2025).
Kamis, 06 Mar 2025 19:50
News
Peradi Ingin Bawa Kasus Pembunuhan Rudy S Gani ke DPR RI
Kasus pembunuhan pengacara Rudy S Gani belum menemui titik terang. Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Makassar berencana membawa kasus ini ke DPR RI.
Minggu, 19 Jan 2025 18:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
2
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
3
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
4
Meriahkan HUT RI ke-81, Warga Pesisir Pangkep Gelar Lomba Perahu Katinting
5
Properti Syariah di Makassar Makin Diminati, The Nusa Premier Sold Out 5 Bulan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
2
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
3
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
4
Meriahkan HUT RI ke-81, Warga Pesisir Pangkep Gelar Lomba Perahu Katinting
5
Properti Syariah di Makassar Makin Diminati, The Nusa Premier Sold Out 5 Bulan