Asmo Sulsel Bekali 40 Karyawan Jordan Bakery Edukasi Safety Riding

Rabu, 16 Sep 2026 11:28
Asmo Sulsel Bekali 40 Karyawan Jordan Bakery Edukasi Safety Riding
Asmo Sulsel membekali puluhan pekerja Pabrik Roti Jordan Bakery di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, melalui pelatihan safety riding, Selasa (15/9/2026). Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus meluaskan edukasi keselamatan berkendara ke sektor industri. Kali ini, Asmo Sulsel membekali puluhan pekerja Pabrik Roti Jordan Bakery di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, melalui pelatihan safety riding, Selasa (15/9/2026) kemarin.

Pelatihan yang diikuti sekitar 40 karyawan ini dipandu langsung oleh Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel, Wanny. Dalam paparannya, Wanny menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara secara lengkap—seperti helm, sarung tangan, jaket, sepatu, dan celana panjang—demi meminimalkan risiko cedera saat beraktivitas di jalan raya.

Ia menepis pandangan keliru yang kerap mengabaikan alat pelindung diri ketika hanya menempuh jarak pendek. Menurutnya, potensi bahaya tidak diukur dari jauh atau dekatnya rute perjalanan.

“Kita sering berpikir perjalanan dekat tidak butuh perlengkapan lengkap. Padahal, kita tidak pernah tahu kapan insiden bisa terjadi. Penggunaan helm dan perlengkapan lainnya harus jadi kebiasaan harian, bukan sekadar saat bepergian jauh,” tegas Wanny.

Tak sebatas teori, edukasi dilanjutkan dengan sesi praktik menunggangi Honda Vario 125 Street. Wanny memperagakan langsung teknik berkendara yang aman, mulai dari postur tubuh yang benar, manuver berbelok, teknik menikung, hingga posisi yang aman saat membonceng.

Wanny menilai simulasi ini vital agar peserta menangkap penerapan teknis di lapangan. "Kami ingin peserta tidak sekadar tahu teori, tetapi paham cara menerapkannya di jalan demi kenyamanan dan keselamatan," tambahnya.

Sementara itu, Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, menegaskan komitmen perusahaan untuk merambah berbagai lingkungan kerja lewat kampanye #Cari_Aman.

“Kami berharap edukasi ini tidak berhenti di tempat pelatihan, tetapi menjelma jadi kebiasaan harian yang ditularkan kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Yusticia.

Lewat kombinasi teori dan praktik ini, Asmo Sulsel berharap mampu mendorong lahirnya budaya berkendara yang lebih tertib, aman, dan bertanggung jawab di Sulawesi Selatan.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru