Hadapi Transformasi, Pelindo Regional 4 Dorong Budaya Dialog Bersama Pegawai

Selasa, 22 Sep 2026 17:54
Hadapi Transformasi, Pelindo Regional 4 Dorong Budaya Dialog Bersama Pegawai
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 pun memperkuat komunikasi dua arah antara pegawai dan pimpinan melalui program Breakfast With Leader (BWL). Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Di tengah transformasi Pelindo Group, keterlibatan pegawai menjadi bagian penting untuk memastikan setiap perubahan dapat dipahami dan diterapkan secara konsisten. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 pun memperkuat komunikasi dua arah melalui program Breakfast With Leader (BWL).

Program Budaya Breakfast With Leader Tahun 2026 tersebut digelar di Sevara Cafe, Makassar, Selasa (22/9/2026), dengan mempertemukan jajaran manajemen dan pegawai Pelindo Regional 4 dalam suasana dialog yang lebih terbuka dan informal.

Forum tersebut membahas sejumlah agenda transformasi Pelindo Group, terutama Penataan Peta Peran Korporasi dan streamlining. Selain menerima penjelasan dari manajemen, pegawai juga mendapat ruang untuk menyampaikan ide, pandangan, serta pengalaman terkait dinamika perubahan di lingkungan perusahaan.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan BWL merupakan program rutin yang dirancang untuk membangun komunikasi dua arah sekaligus meningkatkan keterlibatan pegawai dalam menghadapi dinamika dan perubahan perusahaan.

“Melalui suasana yang lebih santai dan terbuka, pegawai dapat menyampaikan ide, pandangan, maupun pengalaman secara langsung kepada pimpinan. Komunikasi seperti ini penting agar setiap Port Captain Pelindo memahami arah transformasi perusahaan dan dapat mengambil peran di dalamnya,” ujar Abdul Azis.

Menurut dia, transformasi perusahaan tidak sebatas penyempurnaan struktur dan proses bisnis. Perubahan juga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia serta kesamaan pemahaman mengenai tujuan yang ingin dicapai.

Karena itu, Penataan Peta Peran Korporasi dan streamlining diarahkan untuk menciptakan organisasi yang lebih efektif, lincah, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa serta perkembangan industri kepelabuhanan.

“Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda transformasi Danantara Indonesia dalam mendorong BUMN untuk menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Karena itu, seluruh pegawai perlu memahami bahwa setiap perubahan yang dilakukan bermuara pada penguatan kinerja dan peningkatan kualitas layanan,” katanya.

Ia menambahkan, keterbukaan komunikasi diperlukan agar proses transformasi tidak hanya dipahami di tingkat manajemen, tetapi juga diterjemahkan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari oleh seluruh pegawai.

Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menjelaskan BWL merupakan bagian dari implementasi budaya perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten untuk mendekatkan pimpinan dengan pegawai.

“Program ini memberikan kesempatan kepada pegawai untuk berdialog, berbagi gagasan, dan menyampaikan pengalaman secara terbuka dengan top leader. Dari interaksi tersebut, diharapkan muncul pemahaman yang sama sekaligus berbagai masukan konstruktif untuk mendukung proses transformasi perusahaan,” jelas Rinto.

Menurut Rinto, keterlibatan aktif pegawai menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan perubahan organisasi berjalan efektif. Karena itu, BWL tidak sekadar menjadi agenda pertemuan, tetapi juga wadah untuk memperkuat kolaborasi, rasa memiliki, dan kepercayaan di lingkungan kerja.

“Kami berharap komunikasi yang terbangun melalui BWL dapat mendorong budaya kerja yang semakin kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada kinerja. Dengan pemahaman yang selaras, seluruh pegawai dapat bergerak bersama mendukung pencapaian target perusahaan,” tutup Rinto.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru