Prof Eko Hadi Sujiono Daftar Pilrek UNM, Bawa Konsep Corporate University
Jum'at, 25 Sep 2026 17:57
Prof. Eko Hadi Sujiono resmi mendaftarkan diri sebagai bacalon Rektor UNM, di lantai 13 Menara Pinisi UNM, Jumat (25/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Prof Eko Hadi Sujiono resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon (bacalon) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk periode 2027–2031 di lantai 13 Menara Pinisi UNM.
Setelah pendaftaran, ia menyatakan kesiapannya untuk memimpin dan membangun UNM secara bersama-sama dengan mengusung tagline "Bahagia, Inovatif, dan Berdampak".
"Atas tercatatnya saya sebagai bakal calon Rektor periode 2027–2031, dengan ini saya menyatakan siap untuk secara bersama-sama membangun Universitas Negeri Makassar. Kami memiliki tagline: 'Bahagia, Inovatif, dan Berdampak'," ujarnya, Jumat.
Menurutnya, konsep bahagia yang ia tawarkan mencakup kesejahteraan lahir dan batin bagi seluruh sivitas akademika UNM.
"Bahagia di sini adalah bahagia lahir dan batin. Bukan hanya bahagia di kampus, tetapi juga bahagia di rumah, di lingkungan kerja, dan di tempat kerja," tambah Prof Eko.
Mantan Pembantu Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan UNM periode 2012–2016 itu akan menerapkan prinsip Corporate University untuk menggerakkan seluruh elemen sivitas akademika di masa depan.
"Demikian pula untuk seluruh lingkungan kampus yang ada di Universitas Negeri Makassar. Untuk itu, kami menggunakan prinsip Corporate University. Artinya apa? Seluruh civitas akademika UNM, baik mahasiswa, pimpinan, dosen, hingga yang bekerja di front office dan pihak keamanan semua akan maju secara bersama-sama," tegasnya.
Tidak hanya itu, Prof Eko juga berkomitmen untuk menghilangkan sekat-sekat birokrasi dan membangun kebersamaan agar UNM dapat melakukan lompatan kemajuan dua hingga tiga kali lebih tinggi dari kondisi saat ini.
"Oleh karena itu, mohon peran dari kita semua untuk saling bersinergi agar nantinya dapat bersama-sama menyampaikan program-program unggulan kami. Program ini disampaikan agar betul-betul memberikan manfaat bagi seluruh civitas akademika di Universitas Negeri Makassar maupun masyarakat," sebutnya.
Prof Eko juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan UNM, pimpinan Fakultas MIPA, serta tim pendukung yang turut mendampinginya.
"Kami berterima kasih kepada pimpinan Universitas Negeri Makassar, Ibu Rektor, Bapak/Ibu Wakil Rektor, serta pimpinan fakultas di Fakultas MIPA. Terima kasih juga kepada seluruh tim kami. Ada juga dari Jakarta yang langsung hadir untuk mengikuti pendaftaran bakal calon ini," ucapnya.
Mengusung misi "Maju Bersama Membangun Universitas Negeri Makassar", ia menegaskan komitmennya agar tidak ada satupun warga UNM yang tertinggal di belakang.
"Kami berkomitmen, jika pada akhirnya nanti kami ditakdirkan untuk memimpin UNM, maka tidak ada satu pun warga UNM yang akan tertinggal di belakang. Kami membawa misi 'Maju Bersama Membangun Universitas Negeri Makassar'," paparnya saat memberikan keterangan.
Terkait dukungan dari Senat UNM, Prof Eko mengaku sangat optimistis mengingat senat diisi oleh figur-figur kompeten yang memahami arah pengembangan kampus ke depan.
"Insyaallah, kami sangat optimistis. Karena saya kira Senat UNM ini diisi oleh figur-figur luar biasa yang sangat mengerti arah pengembangan UNM ke depan. Kami tidak sebutkan orang per orang siapa yang mendukung kami, tetapi insya Allah pada akhirnya dukungan itu pasti ada dan kita akan bersama-sama memajukan Universitas Negeri Makassar ini," sebutnya.
Ia menilai persaingan dalam pemilihan rektor kali ini sebagai mitra strategis dalam membangun kemajuan UNM bersama.
"Ini sangat bagus. Semua calon yang mendaftar merupakan figur-figur yang secara nyata akan berkontribusi pada pengembangan UNM. Oleh karena itu, saya secara pribadi sebagai calon menganggap semuanya adalah teman dan partner dalam mengembangkan Universitas Negeri Makassar," kata Prof Eko.
Mantan Ketua Program Pengembangan Profesi Guru (P3G) UNM itu mengungkapkan, keputusannya untuk mendaftar didasari oleh rasa syukur atas berbagai hal yang telah diterima dari UNM.
“Saya telah menerima banyak hal dari UNM. Di sini saya belajar, memperoleh kesempatan mengembangkan ilmu, membangun keluarga akademik, menggunakan fasilitas untuk mengajar dan meneliti, serta mendapat kepercayaan menjalankan berbagai tugas. Rasa syukur itu yang saya bawa ketika menyerahkan berkas hari ini,” jabarnya.
Prof Eko menilai bahwa seorang calon pemimpin perlu mengingat bahwa capaian universitas selalu lahir dari kerja banyak orang.
“Saya tidak datang untuk menghapus jejak siapa pun. Banyak pekerjaan baik telah dilakukan dan harus diteruskan. Kita akan memperbaiki yang masih kurang dengan mendengar orang-orang yang menjalani kehidupan kampus setiap hari,” pungkasnya.
Beberapa tokoh yang tampak membersamai pendaftaran tersebut di antaranya Brigjen (P). Dr. Makmur Umar, Prof. Samnur, Prof. Adnan, Prof. Haris, Prof. Rusli, Prof. Rahman, Prof. Musyawir Thayief, serta Prof. Abdul Muis.
Selain itu, barisan dukungan juga diperkuat oleh kehadiran jajaran Dosen Fisika FMIPA UNM, seperti Subaer, Abdul Haris, Dr. Khaeruddin, Dr. Pariabti Palloan, Usman, Nasrul Ihsan, Agus Susanto, Dr. A. Momang Yusuf, A. Irhamsyah, Dr. Husain, Muhammad Saleh, Mutahharah Hasyim, Dr. Andi Sri Astika, Ahmad Dahlan, Vicran Zharvan, Syamsul Wahid, Mutmainnah Herman, Sukmawati Said, Mahir, Nurhasmi, Trisno Setiawan, Riskawati, Dirga Kaso Sanusi, Muhammad Arief Fitrah Istiyanto Aslim, Laode Manarfah, Resky Irfanita, Asnaeni Ansar, hingga Ni Wayan Mega Sabira Utami.
Setelah pendaftaran, ia menyatakan kesiapannya untuk memimpin dan membangun UNM secara bersama-sama dengan mengusung tagline "Bahagia, Inovatif, dan Berdampak".
"Atas tercatatnya saya sebagai bakal calon Rektor periode 2027–2031, dengan ini saya menyatakan siap untuk secara bersama-sama membangun Universitas Negeri Makassar. Kami memiliki tagline: 'Bahagia, Inovatif, dan Berdampak'," ujarnya, Jumat.
Menurutnya, konsep bahagia yang ia tawarkan mencakup kesejahteraan lahir dan batin bagi seluruh sivitas akademika UNM.
"Bahagia di sini adalah bahagia lahir dan batin. Bukan hanya bahagia di kampus, tetapi juga bahagia di rumah, di lingkungan kerja, dan di tempat kerja," tambah Prof Eko.
Mantan Pembantu Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan UNM periode 2012–2016 itu akan menerapkan prinsip Corporate University untuk menggerakkan seluruh elemen sivitas akademika di masa depan.
"Demikian pula untuk seluruh lingkungan kampus yang ada di Universitas Negeri Makassar. Untuk itu, kami menggunakan prinsip Corporate University. Artinya apa? Seluruh civitas akademika UNM, baik mahasiswa, pimpinan, dosen, hingga yang bekerja di front office dan pihak keamanan semua akan maju secara bersama-sama," tegasnya.
Tidak hanya itu, Prof Eko juga berkomitmen untuk menghilangkan sekat-sekat birokrasi dan membangun kebersamaan agar UNM dapat melakukan lompatan kemajuan dua hingga tiga kali lebih tinggi dari kondisi saat ini.
"Oleh karena itu, mohon peran dari kita semua untuk saling bersinergi agar nantinya dapat bersama-sama menyampaikan program-program unggulan kami. Program ini disampaikan agar betul-betul memberikan manfaat bagi seluruh civitas akademika di Universitas Negeri Makassar maupun masyarakat," sebutnya.
Prof Eko juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan UNM, pimpinan Fakultas MIPA, serta tim pendukung yang turut mendampinginya.
"Kami berterima kasih kepada pimpinan Universitas Negeri Makassar, Ibu Rektor, Bapak/Ibu Wakil Rektor, serta pimpinan fakultas di Fakultas MIPA. Terima kasih juga kepada seluruh tim kami. Ada juga dari Jakarta yang langsung hadir untuk mengikuti pendaftaran bakal calon ini," ucapnya.
Mengusung misi "Maju Bersama Membangun Universitas Negeri Makassar", ia menegaskan komitmennya agar tidak ada satupun warga UNM yang tertinggal di belakang.
"Kami berkomitmen, jika pada akhirnya nanti kami ditakdirkan untuk memimpin UNM, maka tidak ada satu pun warga UNM yang akan tertinggal di belakang. Kami membawa misi 'Maju Bersama Membangun Universitas Negeri Makassar'," paparnya saat memberikan keterangan.
Terkait dukungan dari Senat UNM, Prof Eko mengaku sangat optimistis mengingat senat diisi oleh figur-figur kompeten yang memahami arah pengembangan kampus ke depan.
"Insyaallah, kami sangat optimistis. Karena saya kira Senat UNM ini diisi oleh figur-figur luar biasa yang sangat mengerti arah pengembangan UNM ke depan. Kami tidak sebutkan orang per orang siapa yang mendukung kami, tetapi insya Allah pada akhirnya dukungan itu pasti ada dan kita akan bersama-sama memajukan Universitas Negeri Makassar ini," sebutnya.
Ia menilai persaingan dalam pemilihan rektor kali ini sebagai mitra strategis dalam membangun kemajuan UNM bersama.
"Ini sangat bagus. Semua calon yang mendaftar merupakan figur-figur yang secara nyata akan berkontribusi pada pengembangan UNM. Oleh karena itu, saya secara pribadi sebagai calon menganggap semuanya adalah teman dan partner dalam mengembangkan Universitas Negeri Makassar," kata Prof Eko.
Mantan Ketua Program Pengembangan Profesi Guru (P3G) UNM itu mengungkapkan, keputusannya untuk mendaftar didasari oleh rasa syukur atas berbagai hal yang telah diterima dari UNM.
“Saya telah menerima banyak hal dari UNM. Di sini saya belajar, memperoleh kesempatan mengembangkan ilmu, membangun keluarga akademik, menggunakan fasilitas untuk mengajar dan meneliti, serta mendapat kepercayaan menjalankan berbagai tugas. Rasa syukur itu yang saya bawa ketika menyerahkan berkas hari ini,” jabarnya.
Prof Eko menilai bahwa seorang calon pemimpin perlu mengingat bahwa capaian universitas selalu lahir dari kerja banyak orang.
“Saya tidak datang untuk menghapus jejak siapa pun. Banyak pekerjaan baik telah dilakukan dan harus diteruskan. Kita akan memperbaiki yang masih kurang dengan mendengar orang-orang yang menjalani kehidupan kampus setiap hari,” pungkasnya.
Beberapa tokoh yang tampak membersamai pendaftaran tersebut di antaranya Brigjen (P). Dr. Makmur Umar, Prof. Samnur, Prof. Adnan, Prof. Haris, Prof. Rusli, Prof. Rahman, Prof. Musyawir Thayief, serta Prof. Abdul Muis.
Selain itu, barisan dukungan juga diperkuat oleh kehadiran jajaran Dosen Fisika FMIPA UNM, seperti Subaer, Abdul Haris, Dr. Khaeruddin, Dr. Pariabti Palloan, Usman, Nasrul Ihsan, Agus Susanto, Dr. A. Momang Yusuf, A. Irhamsyah, Dr. Husain, Muhammad Saleh, Mutahharah Hasyim, Dr. Andi Sri Astika, Ahmad Dahlan, Vicran Zharvan, Syamsul Wahid, Mutmainnah Herman, Sukmawati Said, Mahir, Nurhasmi, Trisno Setiawan, Riskawati, Dirga Kaso Sanusi, Muhammad Arief Fitrah Istiyanto Aslim, Laode Manarfah, Resky Irfanita, Asnaeni Ansar, hingga Ni Wayan Mega Sabira Utami.
(MAN)
Berita Terkait
News
Santai Jelang Pemeriksaan Kesehatan Pilrek UNM, Prof Hasmyati Pilih Main Tenis Bersama Dosen
Menjelang pemeriksaan kesehatan dalam rangkaian Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031, Prof Dr Hasmyati, M.Kes selalu menyempatkan diri berolahraga bersama kolega di lingkungan kampus.
Rabu, 14 Okt 2026 13:12
News
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
Status keanggotaan Senat Universitas Negeri Makassar (UNM) Wakil Rektor II UNM, Prof Hartati, disorot menjelang pemilihan Rektor UNM.
Jum'at, 09 Okt 2026 06:31
Makassar City
6 Bakal Calon Daftar Pilrek UNM, Panitia Lakukan Verifikasi Ulang Berkas
Sebanyak enam akademisi telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031. Pendaftaran masih dibuka hingga Jumat (9/10/2026).
Kamis, 08 Okt 2026 14:47
News
Daftar Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Visi Center of Excellence Kependidikan
Prof. Dr. Hj. Hasmyati, M.Kes resmi mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031, di lantai 14 Menara Pinisi UNM, Jalan AP Pettarani, Kamis (8/10/2026).
Kamis, 08 Okt 2026 13:05
Sulsel
Prof Suwardi Annas Diantar Ketua PWNU Sulsel Daftar Pilrek UNM, Kantongi 30% Dukungan Voters
Dekan FMIPA UNM, Prof Suwardi Annas mantap maju di Pemilihan Rektor (Pilrek) UNM. Ia resmi menyerahkan berkas pencalonannya ke panitia di Gedung Pinisi UNM pada Rabu (7/10/2026).
Rabu, 07 Okt 2026 14:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrat Pinrang Bocorkan 7 DPC yang Sudah Komitmen Dukung Appi di Musda
2
Bela Bahlil, Ketua Golkar Sulsel Sebut Penilaian CELIOS Tidak Objektif & Abaikan Kondisi Geopolitik
3
Kualitas Udara Makassar Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
4
Bursa Calon Ketua Demokrat Sulsel Resmi Dibuka, Kader Baru Bisa Langsung Maju
5
Pemkot Makassar-Pertamina Rumuskan Skema Baru Distribusi BBM Subsidi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrat Pinrang Bocorkan 7 DPC yang Sudah Komitmen Dukung Appi di Musda
2
Bela Bahlil, Ketua Golkar Sulsel Sebut Penilaian CELIOS Tidak Objektif & Abaikan Kondisi Geopolitik
3
Kualitas Udara Makassar Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
4
Bursa Calon Ketua Demokrat Sulsel Resmi Dibuka, Kader Baru Bisa Langsung Maju
5
Pemkot Makassar-Pertamina Rumuskan Skema Baru Distribusi BBM Subsidi