Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus

Kamis, 22 Okt 2026 07:34
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
Calon Rektor UNM Prof Dr Hasmyati, M Kes memberi keterangan pers usai pendaftaran calon pada Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Calon Rektor UNM Prof Dr Hasmyati, M Kes ingin menjadikan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031 sebagai ruang kompetisi yang sehat, tempat para kandidat berlomba menawarkan gagasan terbaik demi kemajuan universitas.

Bagi Prof Hasmyati, Pilrek bukan semata-mata tentang persaingan mendapatkan jabatan. Lebih dari itu, proses ini menjadi momentum untuk mempertemukan gagasan, menguji visi kepemimpinan, dan merumuskan arah pengembangan UNM untuk empat tahun ke depan.

Ia berharap kontestasi berlangsung dengan mengedepankan gagasan dan kepentingan institusi. Perbedaan pandangan antarkandidat semestinya menjadi ruang untuk memperkaya solusi, bukan justru menciptakan sekat di lingkungan kampus.

“Yang sedang kita pilih bukan sekadar seorang rektor. Yang sedang kita tentukan adalah bagaimana UNM akan dikelola untuk empat tahun ke depan,” kata Prof Hasmyati, Rabu, (21/10/2026).

Dalam pandangannya, kemajuan UNM tidak dapat bertumpu pada satu figur. Universitas membutuhkan kolaborasi seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni.

Prof Hasmyati ingin mengelaborasi kekuatan internal tersebut sebagai modal untuk memperkuat institusi, meningkatkan kualitas akademik, dan memperluas kontribusi UNM kepada masyarakat.

Menurutnya, kekuatan sebuah universitas bukan hanya terlihat dari gedung, peringkat, atau banyaknya program studi. Kualitas institusi juga tercermin dari kesempatan dosen untuk berkembang, penghargaan terhadap tenaga kependidikan, pelayanan terbaik bagi mahasiswa, serta keputusan yang dibuat secara adil, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, setiap potensi yang dimiliki UNM perlu dikelola secara optimal. Sumber daya manusia harus mendapatkan ruang untuk bertumbuh, sementara sistem kelembagaan perlu mendukung kolaborasi dan inovasi.

Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun UNM yang semakin maju secara akademik, kuat dalam penelitian, luas jejaring nasional dan internasionalnya, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Prof Hasmyati menempatkan kepercayaan sebagai fondasi penting dalam membangun universitas yang kuat. "Kepercayaan tersebut mencakup hubungan antara pimpinan dan sivitas akademika, kepercayaan terhadap sistem, serta kepercayaan masyarakat kepada UNM," katanya.

Baginya, program pengembangan kampus akan sulit mencapai hasil maksimal jika tidak ditopang tata kelola yang sehat dan hubungan kelembagaan yang baik.

Jika mendapatkan amanah memimpin UNM, ia ingin membangun kepemimpinan yang mendengar sebelum memutuskan, mengukur sebelum menjalankan program, dan mempertanggungjawabkan hasil setelah bekerja.

Prinsip tersebut menempatkan pengambilan keputusan, pelaksanaan program, dan evaluasi sebagai rangkaian yang harus dijalankan secara terukur. Dengan demikian, kebijakan universitas tidak hanya berorientasi pada perencanaan, tetapi juga pada hasil dan manfaatnya bagi sivitas akademika.

Bagi Prof Hasmyati, membangun kepercayaan juga berarti memastikan setiap unsur kampus memiliki ruang untuk berkontribusi. Kemajuan institusi merupakan hasil kerja bersama yang memerlukan kepemimpinan terbuka, profesional, dan bertanggung jawab.

Di tengah proses pemilihan rektor, Prof Hasmyati berharap seluruh kandidat dapat berkompetisi secara sehat dengan menawarkan gagasan dan program yang paling relevan bagi masa depan UNM.

Ia tidak ingin Pilrek meninggalkan polarisasi berkepanjangan antara pihak yang menang dan kalah. Setelah seluruh tahapan selesai, seluruh kandidat dan sivitas akademika tetap memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga dan memajukan universitas.

Prof Hasmyati juga menggunakan filosofi olahraga untuk menggambarkan perjalanan membangun institusi. Menurutnya, kemajuan universitas bukan perlombaan singkat yang ditentukan oleh satu orang, melainkan estafet yang membutuhkan kesinambungan dan kerja sama.

"UNM perlu melanjutkan hal-hal baik yang telah dibangun para pendahulu, membenahi kekurangan, sekaligus membuka ruang bagi inovasi baru," katanya.

Dengan pendekatan itu, Pilrek diharapkan tidak sekadar menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk membawa UNM menjadi universitas yang unggul, terpercaya, dan semakin kompetitif.

Bagi Prof Hasmyati, kompetisi yang bermartabat adalah kompetisi yang menempatkan kepentingan UNM di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Sebab, tujuan akhir Pilrek bukan hanya menentukan siapa yang memimpin, melainkan memastikan universitas terus bertumbuh dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Diketahui saat ini tahapan Pilrek UNM sudah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan oleh tujuh calon yang mendaftar dari tanggal 15-23 Oktober. Untuk tahapan selanjutnya, yakni tanggal 28 Oktober penetapan bakal calon melalui rapat senat.
(GUS)
Berita Terkait
Santai Jelang Pemeriksaan Kesehatan Pilrek UNM, Prof Hasmyati Pilih Main Tenis Bersama Dosen
News
Santai Jelang Pemeriksaan Kesehatan Pilrek UNM, Prof Hasmyati Pilih Main Tenis Bersama Dosen
Menjelang pemeriksaan kesehatan dalam rangkaian Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031, Prof Dr Hasmyati, M.Kes selalu menyempatkan diri berolahraga bersama kolega di lingkungan kampus.
Rabu, 14 Okt 2026 13:12
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
News
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
Status keanggotaan Senat Universitas Negeri Makassar (UNM) Wakil Rektor II UNM, Prof Hartati, disorot menjelang pemilihan Rektor UNM.
Jum'at, 09 Okt 2026 06:31
6 Bakal Calon Daftar Pilrek UNM, Panitia Lakukan Verifikasi Ulang Berkas
Makassar City
6 Bakal Calon Daftar Pilrek UNM, Panitia Lakukan Verifikasi Ulang Berkas
Sebanyak enam akademisi telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031. Pendaftaran masih dibuka hingga Jumat (9/10/2026).
Kamis, 08 Okt 2026 14:47
Daftar Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Visi Center of Excellence Kependidikan
News
Daftar Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Visi Center of Excellence Kependidikan
Prof. Dr. Hj. Hasmyati, M.Kes resmi mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031, di lantai 14 Menara Pinisi UNM, Jalan AP Pettarani, Kamis (8/10/2026).
Kamis, 08 Okt 2026 13:05
Prof Suwardi Annas Diantar Ketua PWNU Sulsel Daftar Pilrek UNM, Kantongi 30% Dukungan Voters
Sulsel
Prof Suwardi Annas Diantar Ketua PWNU Sulsel Daftar Pilrek UNM, Kantongi 30% Dukungan Voters
Dekan FMIPA UNM, Prof Suwardi Annas mantap maju di Pemilihan Rektor (Pilrek) UNM. Ia resmi menyerahkan berkas pencalonannya ke panitia di Gedung Pinisi UNM pada Rabu (7/10/2026).
Rabu, 07 Okt 2026 14:55
Berita Terbaru