PJM Perkuat Kualitas Layanan Pemanduan & Penundaan Kapal Lewat Evaluasi Berkala

Minggu, 27 Sep 2026 11:01
PJM Perkuat Kualitas Layanan Pemanduan & Penundaan Kapal Lewat Evaluasi Berkala
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat kualitas layanan pemanduan dan penundaan kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas I Bontang, Kalimantan Timur, melalui evaluasi berkala. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat kualitas layanan pemanduan dan penundaan kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas I Bontang, Kalimantan Timur, melalui evaluasi berkala Semester I 2026 bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal yang dijalankan PJM sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di wilayah perairan Bontang. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Wilayah 4 PJM, Makassar, Senin (21/9).

Pelaksanaan evaluasi mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor KP-DJPL 200 Tahun 2025 tentang pemberian pelimpahan kepada BUP PT Pelindo Jasa Maritim untuk melaksanakan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas I pada Perairan Pelabuhan Bontang.

Dalam evaluasi tersebut, KSOP Kelas II Bontang menyampaikan hasil pengawasan terhadap pelaksanaan layanan pemanduan dan penundaan kapal selama Semester I 2026. Evaluasi ini menjadi instrumen untuk memastikan operasional berjalan sesuai ketentuan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas pelayaran dan aspek keselamatan.

SVP Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, mengatakan evaluasi berkala menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan sekaligus memperkuat koordinasi antara PJM dan regulator.

“Evaluasi berkala ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan pemanduan dan penundaan kapal dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan regulator dan melakukan perbaikan berkelanjutan guna menjaga kualitas layanan serta mendukung keselamatan pelayaran,” ujar Tubagus Patrick.

Menurut dia, tindak lanjut terhadap hasil evaluasi menjadi bagian dari upaya PJM memastikan setiap proses operasional memenuhi standar pelayanan dan ketentuan yang berlaku.

Sejalan dengan arah transformasi Danantara Indonesia, PJM juga terus mendorong penguatan kinerja melalui peningkatan efisiensi, tata kelola, dan optimalisasi kontribusi perusahaan. Penguatan kualitas layanan kepelabuhanan menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut dengan memastikan operasional berlangsung aman, andal, dan efisien.

Khusus di Perairan Bontang, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan standar pelayanan, kepatuhan terhadap regulasi, serta koordinasi yang berkelanjutan dengan regulator. Langkah tersebut juga diarahkan untuk mendukung optimalisasi kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pemenuhan aspek perlindungan lingkungan maritim.

PJM selanjutnya akan menindaklanjuti hasil evaluasi Semester I 2026 sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas layanan pemanduan dan penundaan kapal di wilayah Bontang.

Melalui evaluasi dan koordinasi bersama KSOP Kelas II Bontang, PJM berkomitmen menjaga pelayanan kepelabuhanan agar berlangsung aman, tertib, andal, dan sesuai ketentuan. Langkah tersebut sekaligus mendukung kelancaran operasional pelayaran serta keselamatan kapal dan perlindungan lingkungan maritim di wilayah Bontang.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru