Pelindo Marine Bangun MCK Sehat untuk Warga Bondowoso

Senin, 19 Okt 2026 12:41
Pelindo Marine Bangun MCK Sehat untuk Warga Bondowoso
PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) membangun fasilitas MCK melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Foto/Istimewa
Comment
Share
BONDOWOSO - Keterbatasan fasilitas sanitasi membuat sebagian warga Dusun Krajan, Desa Gentong, Kecamatan Krocok, Kabupaten Bondowoso, masih mengandalkan sungai untuk mandi, mencuci, hingga buang air. Kondisi tersebut kini mendapat perhatian melalui pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) Sehat yang dihadirkan PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Fasilitas tersebut diresmikan pada Kamis (15/10) untuk memperluas akses sanitasi layak sekaligus mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Kepala Dusun Krajan, Abdul Manab, mengatakan sekitar 200 kepala keluarga bermukim di wilayahnya. Namun, hanya sebagian kecil warga yang memiliki fasilitas MCK memadai. Akibatnya, sebagian masyarakat masih memanfaatkan sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Selama bertahun-tahun masyarakat memanfaatkan sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena keterbatasan fasilitas sanitasi. Kehadiran MCK Sehat ini menjadi harapan baru bagi warga untuk hidup lebih bersih, sehat, dan bermartabat,” ujarnya.

Abdul Manab menyampaikan apresiasi kepada Pelindo Marine dan seluruh pihak yang telah membantu memenuhi kebutuhan sanitasi warga. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi langkah penting untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat Dusun Krajan.

Manfaat fasilitas sanitasi yang layak juga dirasakan penting bagi dunia pendidikan. Guru SD Negeri Gentong 1, Naraji, mengungkapkan bahwa keterbatasan MCK selama ini menjadi tantangan bagi para siswa. Tidak jarang, mereka harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan fasilitas sanitasi yang layak.

“Sebagai guru agama, saya selalu mengajarkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Oleh karena itu, kehadiran MCK Sehat ini tidak hanya mendukung kesehatan masyarakat, tetapi juga membantu menanamkan kebiasaan hidup bersih kepada anak-anak sejak dini,” kata Naraji.

Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko Pelindo Marine, Lia Indi Agustiana, mengatakan pembangunan fasilitas MCK merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap sanitasi yang aman dan layak.

Menurut Lia, keterbatasan sanitasi tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan, privasi, dan keamanan masyarakat. Perempuan, anak-anak, serta lanjut usia termasuk kelompok yang membutuhkan perhatian khusus dalam penyediaan fasilitas tersebut.

“Kami ingin program ini tidak berhenti pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya sanitasi yang layak. Akses terhadap fasilitas sanitasi yang aman dan sehat merupakan bagian penting dari kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan MCK Sehat ini merupakan hasil kolaborasi Pelindo Marine dengan Baitul Maal Ar-Rahmah. Sebelumnya, lembaga tersebut telah melakukan pengeboran sumur bor di lokasi yang sama. Ketersediaan sumber air bersih kemudian dilengkapi dengan fasilitas sanitasi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat.

Perwakilan Baitul Maal Ar-Rahmah, Ustaz Maimun, mengatakan penyediaan air bersih perlu diimbangi dengan fasilitas sanitasi yang memadai. Hal itu menjadi penting setelah pihaknya melihat masih banyak warga yang belum memiliki MCK layak saat proses pengeboran sumur dilakukan.

“Saat pengeboran sumur dilakukan, kami melihat masih banyak warga yang belum memiliki fasilitas sanitasi yang layak dan masih memanfaatkan sungai untuk aktivitas sehari-hari. Karena itu, sinergi dengan Pelindo Marine menjadi langkah penting agar air bersih dan fasilitas sanitasi dapat hadir secara bersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Lia menegaskan, keberhasilan program TJSL tidak hanya diukur dari pembangunan sarana fisik, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap warga dapat menggunakan dan merawat fasilitas MCK tersebut secara bersama-sama agar manfaatnya berkelanjutan.

“Ketika seorang ibu tidak lagi harus khawatir soal privasi, ketika lansia memiliki akses sanitasi yang lebih aman, dan ketika anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang lebih sehat, maka di situlah kebermanfaatan yang sesungguhnya hadir,” kata Lia.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru