Gandeng Yamaha, Makassar Culinary Night Hadirkan Pesta Rakyat di Fort Rotterdam

Selasa, 13 Okt 2026 19:34
Gandeng Yamaha, Makassar Culinary Night Hadirkan Pesta Rakyat di Fort Rotterdam
Sebanyak 85 tenant kuliner dan ekonomi kreatif terpilih akan meramaikan Yamaha Makassar Culinary Night (MCN) pada 16–18 Oktober 2026 di Benteng Fort Rotterdam, Makassar. Foto/Tri Yari Kurniawan
Comment
Share
MAKASSAR - Sebanyak 85 tenant kuliner dan ekonomi kreatif terpilih akan meramaikan Yamaha Makassar Culinary Night (MCN) pada 16–18 Oktober 2026 di Benteng Fort Rotterdam, Makassar. Mengusung tema “Pesta Rakyat”, festival ini memadukan kuliner, hiburan musik, aktivitas kreatif, dan budaya lokal sekaligus membuka ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dari total 387 pendaftar yang mengikuti proses seleksi, panitia menetapkan 85 tenant untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan MCN tahun ini. Jumlah tersebut terdiri atas 75 tenant makanan dan minuman (food and beverage/F&B) serta 10 tenant creative market.

Direktur Festival MCN, Mistrianie Andi Muin, mengatakan proses kurasi dimulai sekitar sepekan setelah penyelenggaraan MCN pada April 2026. Seleksi berlangsung selama kurang lebih tiga bulan melalui tiga tahap dengan total 387 pendaftar tenant.

Proses kurasi mencakup sejumlah aspek, mulai dari harga, kemasan, hingga kualitas rasa. Seleksi tersebut dilakukan untuk memastikan tenant yang terpilih mampu menghadirkan pengalaman kuliner yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung.

Sejak pertama kali digelar pada April 2015, MCN telah diselenggarakan sebanyak 25 kali. Festival yang digagas Senada Project ini menjadi wadah pertemuan pelaku UMKM, industri kreatif, komunitas, dan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Makassar.

Mistri-sapaan akrabnya, menekankan bahwa festival ini tidak hanya berfokus pada kuliner dan hiburan, tetapi juga mendorong keberlanjutan lingkungan serta pelestarian budaya lokal. Melalui kolaborasi pelaku usaha, komunitas, mitra, dan masyarakat, MCN diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perkembangan Kota Makassar.

“Melalui tema Pesta Rakyat, kami ingin menghadirkan ruang yang dapat dinikmati bersama oleh masyarakat sekaligus memperkuat keterlibatan pelaku UMKM, komunitas, dan industri kreatif. Kami juga ingin memastikan bahwa penyelenggaraan MCN tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi turut membawa dampak positif bagi lingkungan dan mendorong pelestarian budaya lokal,” ujar Mistrianie.

Melalui penyelenggaraan Makassar Culinary Night, Senada Project berharap festival ini terus menjadi ruang pertumbuhan bagi pelaku industri kreatif, khususnya sektor kuliner, sekaligus memperkuat interaksi antarkomunitas. Lebih dari sekadar festival kuliner, MCN diharapkan menjadi perayaan bersama yang merefleksikan kreativitas, keberagaman, dan semangat masyarakat Makassar.

Penyelenggaraan tahun ini juga menjadi bagian dari semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar. Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Hendra Hakamuddin, menilai konsistensi MCN menjadi salah satu kekuatan festival tersebut, terutama dalam mendukung subsektor kuliner yang berperan penting bagi pariwisata daerah.

“Tidak banyak event yang konsisten seperti MCN. Kuliner yang kita tahu, salah satu subsektor di bidang ekonomi kreatif yang menjadi backbone di pariwisata Makassar,” kata Hendra.

Selain menghadirkan beragam pilihan kuliner, MCN tahun ini kembali mengusung konsep ramah lingkungan atau Go Green. Para tenant didorong mengurangi penggunaan plastik serta mengutamakan material yang dapat digunakan kembali (reusable) dan berbasis daur ulang. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen penyelenggara untuk menghadirkan festival yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Kolaborasi Yamaha
Pada penyelenggaraan kali ini, Yamaha turut berkolaborasi sebagai mitra festival. Manager Promosi PT Suracojaya Abadimotor, Sintya Conarta, mengatakan keterlibatan Yamaha merupakan upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aktivitas yang relevan dengan gaya hidup, khususnya generasi muda.

“Bagi Yamaha, kedekatan dengan konsumen tidak hanya dibangun melalui produk, tetapi juga melalui pengalaman dan aktivitas yang relevan dengan gaya hidup mereka. Makassar Culinary Night menjadi kesempatan bagi kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat Makassar, khususnya generasi muda, melalui perpaduan kuliner, hiburan, dan gaya hidup,” ujar Sintya.

Menurut Sintya, keterlibatan Yamaha tahun ini tidak terbatas pada dukungan sebagai sponsor, tetapi juga mencakup partisipasi langsung dalam penyelenggaraan festival. Yamaha berharap kolaborasi tersebut dapat menghadirkan pengalaman berkesan bagi pengunjung sekaligus memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat Makassar.

Mengusung semangat Pesta Rakyat, MCN dirancang sebagai ruang berkumpul bagi berbagai kalangan, mulai dari anak muda, komunitas, hingga keluarga. Pengunjung juga dapat mengikuti sejumlah aktivitas kreatif, seperti kegiatan bersama Main Yuk, meracik parfum bersama Tiny Perfume, serta membuat gelang bersama Moora.

Untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung, panitia menyediakan area bebas rokok (non-smoking area) dan area bermain anak (playground) yang dapat dinikmati secara gratis. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mencoba pengalaman baru sekaligus berinteraksi dengan pelaku industri kreatif lokal.

Suasana festival selama tiga hari juga akan diramaikan penampilan musisi, komunitas, dan talenta lokal. Sejumlah pengisi acara yang dijadwalkan tampil antara lain Husen Bunchen Berkaraoke, Jasmine Risach, Sanggar Marennu, Teman Bermain, U&A Kids Voice, Vinss Band featuring Vani June, Yanamja, hingga Xrap Berkaraoke.

Pengunjung juga dapat memanfaatkan promo cashback 50 persen hingga Rp15.000 untuk transaksi menggunakan QRIS OCTO dengan sumber dana OCTO Pay maupun kartu kredit, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Promo tersebut tersedia pada tenant makanan dan minuman yang berpartisipasi.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru