Honda MCN 2026 Padukan Kuliner, Budaya, dan Kepedulian Lingkungan
Selasa, 14 Apr 2026 16:13
Honda Makassar Culinary Night (MCN) dijadwalkan berlangsung pada 17–19 April 2026 di Benteng Fort Rotterdam, dengan mengusung tema Green Culture Festival. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Suasana kuliner dan budaya kembali akan semarak di Makassar. Honda Makassar Culinary Night (MCN) dijadwalkan berlangsung pada 17–19 April 2026 di Benteng Fort Rotterdam, dengan mengusung tema Green Culture Festival—sebuah konsep yang memadukan kepedulian lingkungan dan pelestarian budaya lokal.
Kegiatan tahunan ini dilaksanakan oleh Senada Project bersama Honda, dengan melibatkan pelaku UMKM, komunitas, hingga pemerintah daerah. Informasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers Green Culture Festival Honda Makassar Culinary Night yang digelar pada Selasa, 14 April 2026, di AMEC Honda, Trans Studio Mall Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Makassar, Yulianti, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi penyelenggaraan MCN yang kini memasuki edisi ke-25.
“Pelaksanaan kegiatan ini sudah lebih dari satu dekade. Kami tentu mengapresiasi tema Go Green yang diangkat karena sangat penting bagi pelaku UMKM dan keberlanjutan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa MCN telah berkembang menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisata ke Kota Makassar. “Tahun lalu jumlah pengunjung mencapai sekitar 21 ribu orang dengan 85 tenant. Harapannya ke depan bisa lebih meningkat lagi,” katanya.
Festival Director MCN, Mistri Andi Muin, menjelaskan bahwa sejak pertama kali digelar pada 2015, MCN terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. MCN kali ini, pihaknya menargetkan jumlah pengunjung menembus angka 25 ribu orang dan target transaksi Rp1,5 miliar.
“Kami sudah memasuki tahun ke-11. MCN pernah digelar di berbagai lokasi, mulai dari Jalan Balaikota, Lapangan Hasanuddin, Monumen Mandala, hingga Fort Rotterdam. Selama kepercayaan terhadap brand MCN terjaga, kegiatan ini akan terus berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, MCN tidak hanya menjadi ajang promosi bagi UMKM, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan destinasi wisata dan kekayaan budaya Makassar. “Kami ingin menunjukkan bahwa museum dan tempat bersejarah juga dapat menjadi destinasi wisata yang menarik,” tambahnya.
Sementara itu, Corporate Communication Asmo Sulsel, Benedicta Caroline, menegaskan bahwa Honda kini berperan lebih dari sekadar sponsor.
“Kami sangat mengapresiasi konsistensi MCN. Sejak bergabung pada 2023, kami melihat potensi besar event ini. Karena itu, kami hadir tidak hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai bagian dari penyelenggara agar semakin dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyebut bahwa tema Go Green sejalan dengan komitmen Honda dalam menghadirkan mobilitas ramah lingkungan, termasuk melalui pengenalan sepeda motor listrik seperti Honda Icon e:.
“Kami juga terus menggaungkan kendaraan ramah lingkungan yang sejalan dengan semangat keberlanjutan di MCN,” ujarnya.
Tak hanya saat acara utama, Honda juga terlibat dalam berbagai rangkaian pra-event, mulai dari kegiatan olahraga hingga aksi kepedulian lingkungan.
Di sisi lain, Chief Financial Officer Adaary Creative Company, Aulia Makarim Kanza, menjelaskan bahwa tema Green Culture Festival lahir dari perpaduan antara nilai lingkungan dan budaya. “Awalnya kami ingin mengangkat konsep Go Green, tetapi tetap menghadirkan budaya Makassar. Dari situ lahir konsep Green Culture Festival,” jelasnya.
Sejumlah kegiatan pra-event pun telah digelar, seperti Go Green Ocean Talk, Fun Padel, Running for Ocean, hingga kegiatan sosial bertajuk “Harapan di Ujung Pulau”.
Selama pelaksanaan MCN 2026, sebanyak 85 tenant dari sektor kuliner dan ekonomi kreatif akan hadir setelah melalui proses kurasi yang ketat. Seluruh tenant diwajibkan mengurangi penggunaan plastik serta beralih ke material ramah lingkungan.
Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan komunitas lingkungan seperti Rappo Indonesia, Yayasan Timur Laut, dan Cycle Value dalam pengelolaan sampah selama acara berlangsung. MCN juga menggandeng brand minuman Cleo yang menghadirkan kemasan Eco Lite guna mendukung pengurangan limbah plastik.
Selain itu, konsep “Culture as Experience” dihadirkan melalui perpaduan musik etnik, visual budaya, dan narasi lokal yang dikemas secara modern. Beragam aktivitas interaktif pun disiapkan, mulai dari personal color analysis, workshop kreatif, hingga penampilan hiburan dari musisi dan komunitas.
Kegiatan tahunan ini dilaksanakan oleh Senada Project bersama Honda, dengan melibatkan pelaku UMKM, komunitas, hingga pemerintah daerah. Informasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers Green Culture Festival Honda Makassar Culinary Night yang digelar pada Selasa, 14 April 2026, di AMEC Honda, Trans Studio Mall Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Makassar, Yulianti, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi penyelenggaraan MCN yang kini memasuki edisi ke-25.
“Pelaksanaan kegiatan ini sudah lebih dari satu dekade. Kami tentu mengapresiasi tema Go Green yang diangkat karena sangat penting bagi pelaku UMKM dan keberlanjutan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa MCN telah berkembang menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisata ke Kota Makassar. “Tahun lalu jumlah pengunjung mencapai sekitar 21 ribu orang dengan 85 tenant. Harapannya ke depan bisa lebih meningkat lagi,” katanya.
Festival Director MCN, Mistri Andi Muin, menjelaskan bahwa sejak pertama kali digelar pada 2015, MCN terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. MCN kali ini, pihaknya menargetkan jumlah pengunjung menembus angka 25 ribu orang dan target transaksi Rp1,5 miliar.
“Kami sudah memasuki tahun ke-11. MCN pernah digelar di berbagai lokasi, mulai dari Jalan Balaikota, Lapangan Hasanuddin, Monumen Mandala, hingga Fort Rotterdam. Selama kepercayaan terhadap brand MCN terjaga, kegiatan ini akan terus berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, MCN tidak hanya menjadi ajang promosi bagi UMKM, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan destinasi wisata dan kekayaan budaya Makassar. “Kami ingin menunjukkan bahwa museum dan tempat bersejarah juga dapat menjadi destinasi wisata yang menarik,” tambahnya.
Sementara itu, Corporate Communication Asmo Sulsel, Benedicta Caroline, menegaskan bahwa Honda kini berperan lebih dari sekadar sponsor.
“Kami sangat mengapresiasi konsistensi MCN. Sejak bergabung pada 2023, kami melihat potensi besar event ini. Karena itu, kami hadir tidak hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai bagian dari penyelenggara agar semakin dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyebut bahwa tema Go Green sejalan dengan komitmen Honda dalam menghadirkan mobilitas ramah lingkungan, termasuk melalui pengenalan sepeda motor listrik seperti Honda Icon e:.
“Kami juga terus menggaungkan kendaraan ramah lingkungan yang sejalan dengan semangat keberlanjutan di MCN,” ujarnya.
Tak hanya saat acara utama, Honda juga terlibat dalam berbagai rangkaian pra-event, mulai dari kegiatan olahraga hingga aksi kepedulian lingkungan.
Di sisi lain, Chief Financial Officer Adaary Creative Company, Aulia Makarim Kanza, menjelaskan bahwa tema Green Culture Festival lahir dari perpaduan antara nilai lingkungan dan budaya. “Awalnya kami ingin mengangkat konsep Go Green, tetapi tetap menghadirkan budaya Makassar. Dari situ lahir konsep Green Culture Festival,” jelasnya.
Sejumlah kegiatan pra-event pun telah digelar, seperti Go Green Ocean Talk, Fun Padel, Running for Ocean, hingga kegiatan sosial bertajuk “Harapan di Ujung Pulau”.
Selama pelaksanaan MCN 2026, sebanyak 85 tenant dari sektor kuliner dan ekonomi kreatif akan hadir setelah melalui proses kurasi yang ketat. Seluruh tenant diwajibkan mengurangi penggunaan plastik serta beralih ke material ramah lingkungan.
Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan komunitas lingkungan seperti Rappo Indonesia, Yayasan Timur Laut, dan Cycle Value dalam pengelolaan sampah selama acara berlangsung. MCN juga menggandeng brand minuman Cleo yang menghadirkan kemasan Eco Lite guna mendukung pengurangan limbah plastik.
Selain itu, konsep “Culture as Experience” dihadirkan melalui perpaduan musik etnik, visual budaya, dan narasi lokal yang dikemas secara modern. Beragam aktivitas interaktif pun disiapkan, mulai dari personal color analysis, workshop kreatif, hingga penampilan hiburan dari musisi dan komunitas.
(TRI)
Berita Terkait
News
Gandeng Yamaha, Makassar Culinary Night Hadirkan Pesta Rakyat di Fort Rotterdam
Sebanyak 85 tenant kuliner dan ekonomi kreatif terpilih akan meramaikan Yamaha Makassar Culinary Night (MCN) pada 16–18 Oktober 2026 di Benteng Fort Rotterdam, Makassar.
Selasa, 13 Okt 2026 19:34
News
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat akurasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penentuan sasaran program perlindungan sosial dan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Selasa, 13 Okt 2026 13:43
Makassar City
Di Forum PBB, Munafri Usul Pendidikan Lalu Lintas Masuk Kurikulum Sekolah
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong pendidikan keselamatan dan disiplin berlalu lintas masuk dalam kurikulum sekolah. Gagasan tersebut disampaikannya dalam United Nations Forum of Mayors 2026.
Selasa, 13 Okt 2026 00:05
News
Pemkot Makassar Fasilitasi Relokasi Peternakan Babi di Panaikang
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menertibkan peternakan babi di kawasan permukiman Jalan Kesadaran, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Senin (12/10/2026).
Senin, 12 Okt 2026 16:20
Makassar City
Logo HUT Makassar, Simbol Merawat Budaya dan Menyalakan Harapan
Pemerintah Kota Makassar menetapkan logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar hasil sayembara desain yang dimenangkan Agung dari studio Tudob.
Jum'at, 09 Okt 2026 13:07
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
2
Target Kembalikan Kejayaan Golkar, AMPI Lutim Kini Dipimpin Bangkit Revormansyah
3
Di Forum PBB, Munafri Usul Pendidikan Lalu Lintas Masuk Kurikulum Sekolah
4
Pelindo Aktifkan Kembali Layanan STS Nipa, Perkuat Posisi Indonesia di Jalur Global
5
7 Penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Batal Akibat Karhutla
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
2
Target Kembalikan Kejayaan Golkar, AMPI Lutim Kini Dipimpin Bangkit Revormansyah
3
Di Forum PBB, Munafri Usul Pendidikan Lalu Lintas Masuk Kurikulum Sekolah
4
Pelindo Aktifkan Kembali Layanan STS Nipa, Perkuat Posisi Indonesia di Jalur Global
5
7 Penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Batal Akibat Karhutla