Respons Aduan Warga, Pemerintah Kecamatan Rappocini Bersihkan Drainase dan Pedestrian
Jum'at, 29 Mei 2026 14:13
Pemerintah Kecamatan Rappocini membersihkan drainase dan tumpukan sampah di kawasan bawah Tol Layang, Jl. AP Pettarani, malam Jumat (28/5/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Rappocini bersama Kelurahan Tidung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi drainase dan tumpukan sampah di kawasan bawah Tol Layang Jalan AP Pettarani, tepatnya di sekitar Kantor ATR/BPN Makassar.
Kawasan yang berada di depan Cafe Eksposed hingga sepanjang deretan ruko Pettarani Business Centre itu sebelumnya dikeluhkan warga karena kondisi lingkungan yang kotor. Tumpukan sampah terlihat memenuhi saluran drainase dan area pedestrian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kecamatan Rappocini bersama Satgas Kebersihan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan.
Camat Rappocini, Yudistira Ekaputra Nugraha, mengatakan kawasan tersebut memang kerap menjadi tempat berkumpul anak muda serta lokasi aktivitas pedagang kaki lima pada malam hari, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam menjaga kebersihan dan kelancaran drainase.
"Begitu menerima laporan warga, kami langsung turun melakukan peninjauan lapangan bersama pihak kelurahan dan Satgas Kebersihan Kecamatan Rappocini," ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Selain sampah plastik, bungkus makanan, dan puntung rokok, petugas juga menemukan sejumlah botol minuman bir yang berserakan di lokasi dan mengganggu estetika kawasan.
"Langkah kesekian, saluran drainase segera dibersihkan agar tidak terjadi penyumbatan yang berpotensi menyebabkan genangan saat hujan turun," tambah Yudistira.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas Kebersihan Kecamatan Rappocini melakukan pembersihan menyeluruh pada saluran drainase dan area pedestrian.
"Sampah yang menumpuk diangkut untuk mengembalikan kondisi lingkungan agar lebih bersih dan nyaman dilalui masyarakat. Selain itu, personel BKO Satpol PP Kecamatan Rappocini turut melakukan pengamanan dan pengawasan selama proses pembersihan berlangsung agar kegiatan berjalan tertib dan lancar," katanya.
Yudistira menegaskan Pemerintah Kecamatan Rappocini berkomitmen merespons cepat setiap aduan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan fasilitas umum.
"Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tentu akan terus hadir melakukan penanganan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat agar lebih peduli dan tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di saluran drainase yang dapat memicu banjir dan menciptakan lingkungan kumuh," tegasnya.
Sebelumnya, kondisi kawasan bawah Tol Layang AP Pettarani sempat menjadi sorotan publik setelah video dan foto yang memperlihatkan tumpukan sampah di drainase dan area pedestrian beredar di media sosial pada Kamis (28/5/2026).
Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat sekaligus mencoreng wajah kota.
Kawasan yang berada di depan Cafe Eksposed hingga sepanjang deretan ruko Pettarani Business Centre itu sebelumnya dikeluhkan warga karena kondisi lingkungan yang kotor. Tumpukan sampah terlihat memenuhi saluran drainase dan area pedestrian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kecamatan Rappocini bersama Satgas Kebersihan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan.
Camat Rappocini, Yudistira Ekaputra Nugraha, mengatakan kawasan tersebut memang kerap menjadi tempat berkumpul anak muda serta lokasi aktivitas pedagang kaki lima pada malam hari, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam menjaga kebersihan dan kelancaran drainase.
"Begitu menerima laporan warga, kami langsung turun melakukan peninjauan lapangan bersama pihak kelurahan dan Satgas Kebersihan Kecamatan Rappocini," ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Selain sampah plastik, bungkus makanan, dan puntung rokok, petugas juga menemukan sejumlah botol minuman bir yang berserakan di lokasi dan mengganggu estetika kawasan.
"Langkah kesekian, saluran drainase segera dibersihkan agar tidak terjadi penyumbatan yang berpotensi menyebabkan genangan saat hujan turun," tambah Yudistira.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas Kebersihan Kecamatan Rappocini melakukan pembersihan menyeluruh pada saluran drainase dan area pedestrian.
"Sampah yang menumpuk diangkut untuk mengembalikan kondisi lingkungan agar lebih bersih dan nyaman dilalui masyarakat. Selain itu, personel BKO Satpol PP Kecamatan Rappocini turut melakukan pengamanan dan pengawasan selama proses pembersihan berlangsung agar kegiatan berjalan tertib dan lancar," katanya.
Yudistira menegaskan Pemerintah Kecamatan Rappocini berkomitmen merespons cepat setiap aduan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan fasilitas umum.
"Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tentu akan terus hadir melakukan penanganan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat agar lebih peduli dan tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di saluran drainase yang dapat memicu banjir dan menciptakan lingkungan kumuh," tegasnya.
Sebelumnya, kondisi kawasan bawah Tol Layang AP Pettarani sempat menjadi sorotan publik setelah video dan foto yang memperlihatkan tumpukan sampah di drainase dan area pedestrian beredar di media sosial pada Kamis (28/5/2026).
Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat sekaligus mencoreng wajah kota.
(MAN)
Berita Terkait
News
Sidak Puskesmas Jongaya, Wali Kota Munafri Temukan Bagian yang Kumuh
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegur pengelola Puskesmas Jongaya setelah menemukan kondisi lingkungan bagian belakang fasilitas kesehatan tersebut kumuh.
Sabtu, 17 Okt 2026 15:57
News
Wali Kota Antisipasi Dampak Kabut Asap terhadap Kesehatan Warga
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memantau perkembangan kabut asap yang menyelimuti Kota Makassar dalam beberapa pekan terakhir dengan mendatangi kantor BMKG Kelas I Sultan Hasanuddin.
Jum'at, 16 Okt 2026 18:33
News
Pasien dengan Keluhan Gangguan Pernapasan di RSUD Daya Meningkat
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar mencatat peningkatan kunjungan pasien dengan keluhan gangguan pernapasan selama dua bulan terakhir.
Jum'at, 16 Okt 2026 14:43
News
Sidak THM Makassar, DPRD Temukan Pekerja Berusia 16 Tahun
Komisi A DPRD Kota Makassar menemukan pekerja di bawah umur dan izin usaha yang kedaluwarsa saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan KIMA Square.
Jum'at, 16 Okt 2026 06:21
News
Munafri Arifuddin Raih Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik
Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam memperkuat pengelolaan zakat dan membangun kepedulian sosial kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 15 Okt 2026 22:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
4
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
4
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha