Sinergi PLN dan Polda Sultra Diperkuat demi Kelancaran Proyek Kelistrikan

Jum'at, 30 Okt 2026 18:14
Sinergi PLN dan Polda Sultra Diperkuat demi Kelancaran Proyek Kelistrikan
Jajaran manajemen PLN foto bersama dengan Wakapolda Sultra, Brigjen Pol. Budi Hermawan, (keempat dari kiri), usai audiensi di Mapolda Sultra, Kendari. Foto/Istimewa
Comment
Share
KENDARI - Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya membutuhkan kesiapan teknis dan dukungan masyarakat, tetapi juga situasi keamanan yang kondusif. Untuk memastikan proyek kelistrikan berjalan lancar, PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi jajaran manajemen PLN bersama Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol. Budi Hermawan, di Kendari, Kamis (29/10).

Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan aset dan infrastruktur ketenagalistrikan, mengantisipasi potensi gangguan di lapangan, serta memastikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pembangunan dapat ditangani melalui koordinasi antarlembaga.

Audiensi tersebut dihadiri General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha; General Manager PLN UIP3B, Fermi Trafianto; General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono; Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Henry Donald M. Silaen; Manager PLN UPP Sulawesi Tenggara, Yogi Yohannes Siburian; Manager PLN UP3 Kendari, Hery Supriyadi; serta Manager PLN UPT Kendari, Muhammad Husen.

Dalam pertemuan tersebut, PLN menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi berkelanjutan dengan aparat kepolisian. Langkah ini diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, melindungi aset kelistrikan, serta menindaklanjuti berbagai isu yang dapat memengaruhi kelancaran pembangunan.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga membutuhkan dukungan dan sinergi berbagai pemangku kepentingan.

“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bagian dari tanggung jawab PLN untuk memastikan kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi secara andal dan berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, kami tentu membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk kepolisian, terutama untuk menjaga situasi yang kondusif dan membantu mengantisipasi potensi gangguan yang dapat memengaruhi jalannya pekerjaan. Melalui audiensi ini, kami berharap koordinasi dengan Polda Sulawesi Tenggara dapat semakin kuat sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujar Aditya.

Dukungan terhadap upaya tersebut juga disampaikan Wakapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol. Budi Hermawan. Ia menegaskan, kepolisian siap mendukung koordinasi pengamanan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sesuai tugas dan kewenangannya.

Menurut Budi, pembangunan infrastruktur listrik memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan daerah. Karena itu, komunikasi antara PLN dan kepolisian perlu terus diperkuat untuk mengantisipasi berbagai kendala di lapangan.

“Kami mendukung langkah PLN dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara. Pembangunan ini memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan daerah. Karena itu, apabila terdapat kendala yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di lapangan, kami siap mendukung koordinasi dan penanganannya sesuai tugas serta kewenangan kepolisian. Yang terpenting, komunikasi harus terus berjalan agar setiap persoalan dapat diantisipasi dan diselesaikan dengan baik,” ungkap Budi.

Melalui penguatan sinergi tersebut, PLN berharap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara dapat berlangsung lebih aman dan lancar. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru