Imigrasi Awasi WNA di Kawasan Wisata Toraja Utara
Selasa, 03 Nov 2026 09:33
Petugas Imigrasi berbincang dengan seorang WNA di Toraja. Foto: Istimewa
TANA TORAJA - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan menggelar operasi gabungan pengawasan warga negara asing (WNA) di sejumlah penginapan kawasan wisata Toraja Utara, 29–31 Oktober 2026.
Operasi Gabungan Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat wilayah Provinsi Sulawesi Selatan ini bertujuan memantau keberadaan dan aktivitas WNA sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pengawasan keimigrasian.
Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Badan Intelijen Negara (BIN) Provinsi Sulawesi Selatan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan, Polda Sulawesi Selatan, BAIS Sulawesi Selatan, Kesbangpol, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, serta jajaran unit pelaksana teknis keimigrasian di Sulawesi Selatan, termasuk Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare.
Sebelum operasi dimulai, seluruh personel mengikuti pengarahan yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan, Rachmad Ardiyanto. Dalam pengarahan tersebut, personel dibagi menjadi dua tim untuk melakukan pemeriksaan di sejumlah penginapan di Toraja Utara.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang, mengapresiasi keterlibatan seluruh anggota TIMPORA. Ia juga mengingatkan agar pengawasan dilakukan dengan pendekatan humanis dan tetap berpedoman pada ketentuan keimigrasian.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengawasan di empat hotel, yakni Hotel Indra Toraja, Toraja Heritage Hotel, Toraja Misiliana Hotel, dan Hotel Torsina Toraja.
Berdasarkan koordinasi dengan pengelola hotel, petugas memperoleh data keberadaan WNA yang sedang menginap. Sebanyak 21 WNA tercatat berada di Toraja Heritage Hotel, 12 WNA asal Prancis dan Jerman di Toraja Misiliana Hotel, serta tiga WNA di Hotel Torsina Toraja.
Sementara itu, pengelola Hotel Indra Toraja menyampaikan tidak ada tamu WNA yang menginap saat pemeriksaan berlangsung.
Selain memeriksa keberadaan orang asing, petugas juga mengedukasi pengelola hotel mengenai kewajiban pelaporan tamu asing melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA). Imbauan tersebut disampaikan untuk meningkatkan kepatuhan pengelola penginapan dalam mendukung pengawasan keimigrasian.
Dari hasil operasi gabungan, petugas tidak menemukan indikasi pelanggaran keimigrasian oleh WNA yang menjadi objek pengawasan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons kooperatif dari pengelola hotel.
Melalui operasi ini, Imigrasi berharap koordinasi dan pertukaran informasi antaranggota TIMPORA semakin kuat sehingga pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di Sulawesi Selatan dapat berjalan lebih optimal.
Operasi Gabungan Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat wilayah Provinsi Sulawesi Selatan ini bertujuan memantau keberadaan dan aktivitas WNA sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pengawasan keimigrasian.
Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Badan Intelijen Negara (BIN) Provinsi Sulawesi Selatan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan, Polda Sulawesi Selatan, BAIS Sulawesi Selatan, Kesbangpol, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, serta jajaran unit pelaksana teknis keimigrasian di Sulawesi Selatan, termasuk Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare.
Sebelum operasi dimulai, seluruh personel mengikuti pengarahan yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan, Rachmad Ardiyanto. Dalam pengarahan tersebut, personel dibagi menjadi dua tim untuk melakukan pemeriksaan di sejumlah penginapan di Toraja Utara.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang, mengapresiasi keterlibatan seluruh anggota TIMPORA. Ia juga mengingatkan agar pengawasan dilakukan dengan pendekatan humanis dan tetap berpedoman pada ketentuan keimigrasian.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengawasan di empat hotel, yakni Hotel Indra Toraja, Toraja Heritage Hotel, Toraja Misiliana Hotel, dan Hotel Torsina Toraja.
Berdasarkan koordinasi dengan pengelola hotel, petugas memperoleh data keberadaan WNA yang sedang menginap. Sebanyak 21 WNA tercatat berada di Toraja Heritage Hotel, 12 WNA asal Prancis dan Jerman di Toraja Misiliana Hotel, serta tiga WNA di Hotel Torsina Toraja.
Sementara itu, pengelola Hotel Indra Toraja menyampaikan tidak ada tamu WNA yang menginap saat pemeriksaan berlangsung.
Selain memeriksa keberadaan orang asing, petugas juga mengedukasi pengelola hotel mengenai kewajiban pelaporan tamu asing melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA). Imbauan tersebut disampaikan untuk meningkatkan kepatuhan pengelola penginapan dalam mendukung pengawasan keimigrasian.
Dari hasil operasi gabungan, petugas tidak menemukan indikasi pelanggaran keimigrasian oleh WNA yang menjadi objek pengawasan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons kooperatif dari pengelola hotel.
Melalui operasi ini, Imigrasi berharap koordinasi dan pertukaran informasi antaranggota TIMPORA semakin kuat sehingga pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di Sulawesi Selatan dapat berjalan lebih optimal.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Beranda Imigrasi Hadir di Barru, Urus Paspor Lebih Mudah
Masyarakat Kabupaten Barru kini dapat mengakses layanan keimigrasian melalui Beranda Imigrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Barru.
Kamis, 29 Okt 2026 10:19
Sulsel
Beranda Imigrasi, Nama Tunggal Baru untuk 254 Unit Pelayanan Keimigrasian
Imigrasi Indonesia menetapkan “Beranda Imigrasi” sebagai jenama tunggal untuk menamai seluruh titik pelayanan keimigrasian di luar gedung kantor imigrasi. Saat ini, terdapat 254 unit layanan.
Kamis, 29 Okt 2026 06:21
News
Beranda Imigrasi Resmi Diluncurkan di MPP Gowa, Permudah Akses Layanan Masyarakat
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menggelar acara peresmian Beranda Imigrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gowa pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Rabu, 28 Okt 2026 20:12
Sulsel
Imigrasi Parepare Kenalkan Layanan Data Keimigrasian
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare mengenalkan Layanan Data Keimigrasian (LDK) kepada insan pers melalui kegiatan bincang santai bersama media di Kafe Gazzaz, Parepare, Senin (19/10/2026).
Rabu, 21 Okt 2026 17:12
Sulsel
Imigrasi Parepare Perkuat Tata Kelola Keuangan
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare memperkuat kesiapan administrasi keuangan menjelang akhir tahun anggaran 2026 melalui sosialisasi langkah-langkah akhir tahun dan implementasi Coretax System untuk pelaporan pajak bendahara pemerintah.
Rabu, 21 Okt 2026 06:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senior dan Tokoh Kampus Diharap Turut Jaga Suasana Sejuk Pilrek UNM
2
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Kehilangan Sosok Wartawan Senior Arif Situju
3
Sambut HUT ke-419 Makassar, DPPPA Siapkan Festival Perempuan dan Anak
4
Supriansa Titip Tiga Pesan untuk Ketua Golkar Maros Terpilih Andi Patarai Amir
5
Cegah Stunting, Pemkab Maros Libatkan 11 Perusahaan jadi Orang Tua Asuh
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senior dan Tokoh Kampus Diharap Turut Jaga Suasana Sejuk Pilrek UNM
2
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Kehilangan Sosok Wartawan Senior Arif Situju
3
Sambut HUT ke-419 Makassar, DPPPA Siapkan Festival Perempuan dan Anak
4
Supriansa Titip Tiga Pesan untuk Ketua Golkar Maros Terpilih Andi Patarai Amir
5
Cegah Stunting, Pemkab Maros Libatkan 11 Perusahaan jadi Orang Tua Asuh