Beranda Imigrasi, Nama Tunggal Baru untuk 254 Unit Pelayanan Keimigrasian
Kamis, 29 Okt 2026 06:21
Peresmian nama baru seluruh layanan Imigrasi menjadi Beranda Imigrasi. Foto: Istimewa
JAKARTA - Imigrasi Indonesia menetapkan “Beranda Imigrasi” sebagai jenama (brand) tunggal untuk menamai seluruh titik pelayanan keimigrasian di luar gedung kantor imigrasi. Saat ini, terdapat 254 unit layanan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kebijakan penyeragaman nama ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mengenali dan mengakses lokasi pelayanan imigrasi yang tersebar di berbagai ruang publik.
Secara rinci, 254 titik layanan imigrasi tersebut terdiri atas 156 Mal Pelayanan Publik, 33 Unit Layanan Paspor, 20 Immigration Lounge, 16 Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP)/Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA), 15 Unit Kerja Kantor Imigrasi, 13 Ultima I’m SeZ, dan satu Immigration Corner. Kini, seluruh unit pelayanan keimigrasian tersebut menggunakan sebutan “Beranda Imigrasi”.
Rebranding unit pelayanan keimigrasian ini berdampak pada penamaan lokasi layanan di Google Maps dan aplikasi M-Paspor. Setelah penyeragaman nama diberlakukan, masyarakat dapat mencari lokasi pelayanan keimigrasian di luar kantor imigrasi dengan format “Beranda Imigrasi” diikuti nama area.
Sebagai contoh, titik layanan yang semula bernama “Immigration Lounge Senayan City Mall” kini menjadi “Beranda Imigrasi Senayan City Mall”.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menjelaskan bahwa penyeragaman nama ini berawal dari keinginan Imigrasi untuk mengurangi kebingungan masyarakat akibat beragam istilah atau singkatan unit layanan di luar kantor imigrasi.
“Selama ini masyarakat mungkin familiar dengan istilah ULP, UKK, atau Immigration Lounge. Dengan menghadirkan nama tunggal Beranda Imigrasi, kami ingin masyarakat dari berbagai kalangan dapat langsung mengenali tempat pelayanan imigrasi dengan mudah di mana pun mereka berada,” ujar Hendarsam.
Hendarsam menambahkan, nama Beranda Imigrasi dipilih karena memiliki filosofi yang mendalam. Beranda diartikan sebagai titik temu terdepan di sebuah rumah sebelum seseorang melangkah ke tempat yang baru. Konsep ini mencerminkan kehangatan, keramahan, dan keterbukaan Imigrasi Indonesia dalam melayani dan mendampingi setiap awal perjalanan masyarakat.
“Gagasan utamanya adalah menghadirkan area layanan berkonsep ramah dan bersahabat yang mengikis kesan kaku birokrasi, namun tetap menjunjung tinggi ketertiban administratif dan profesionalisme. Kami ingin masyarakat merasa dekat, nyaman, dan terlayani dengan cepat setiap kali berkunjung ke Beranda Imigrasi,” lanjutnya.
Ia menyebut, kehadiran Beranda Imigrasi yang banyak terintegrasi di pusat-pusat keramaian publik, seperti pusat perbelanjaan (mal), kampus, hingga kawasan terpadu, merupakan bentuk nyata komitmen Imigrasi untuk terus mendekatkan diri dan memberikan kemudahan akses bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Dengan mengusung semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi siap menjadi sahabat masyarakat dalam mempersiapkan dokumen perjalanan menuju berbagai penjuru dunia,” pungkas Hendarsam Marantoko.
Kebijakan penyeragaman nama ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mengenali dan mengakses lokasi pelayanan imigrasi yang tersebar di berbagai ruang publik.
Secara rinci, 254 titik layanan imigrasi tersebut terdiri atas 156 Mal Pelayanan Publik, 33 Unit Layanan Paspor, 20 Immigration Lounge, 16 Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP)/Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA), 15 Unit Kerja Kantor Imigrasi, 13 Ultima I’m SeZ, dan satu Immigration Corner. Kini, seluruh unit pelayanan keimigrasian tersebut menggunakan sebutan “Beranda Imigrasi”.
Rebranding unit pelayanan keimigrasian ini berdampak pada penamaan lokasi layanan di Google Maps dan aplikasi M-Paspor. Setelah penyeragaman nama diberlakukan, masyarakat dapat mencari lokasi pelayanan keimigrasian di luar kantor imigrasi dengan format “Beranda Imigrasi” diikuti nama area.
Sebagai contoh, titik layanan yang semula bernama “Immigration Lounge Senayan City Mall” kini menjadi “Beranda Imigrasi Senayan City Mall”.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menjelaskan bahwa penyeragaman nama ini berawal dari keinginan Imigrasi untuk mengurangi kebingungan masyarakat akibat beragam istilah atau singkatan unit layanan di luar kantor imigrasi.
“Selama ini masyarakat mungkin familiar dengan istilah ULP, UKK, atau Immigration Lounge. Dengan menghadirkan nama tunggal Beranda Imigrasi, kami ingin masyarakat dari berbagai kalangan dapat langsung mengenali tempat pelayanan imigrasi dengan mudah di mana pun mereka berada,” ujar Hendarsam.
Hendarsam menambahkan, nama Beranda Imigrasi dipilih karena memiliki filosofi yang mendalam. Beranda diartikan sebagai titik temu terdepan di sebuah rumah sebelum seseorang melangkah ke tempat yang baru. Konsep ini mencerminkan kehangatan, keramahan, dan keterbukaan Imigrasi Indonesia dalam melayani dan mendampingi setiap awal perjalanan masyarakat.
“Gagasan utamanya adalah menghadirkan area layanan berkonsep ramah dan bersahabat yang mengikis kesan kaku birokrasi, namun tetap menjunjung tinggi ketertiban administratif dan profesionalisme. Kami ingin masyarakat merasa dekat, nyaman, dan terlayani dengan cepat setiap kali berkunjung ke Beranda Imigrasi,” lanjutnya.
Ia menyebut, kehadiran Beranda Imigrasi yang banyak terintegrasi di pusat-pusat keramaian publik, seperti pusat perbelanjaan (mal), kampus, hingga kawasan terpadu, merupakan bentuk nyata komitmen Imigrasi untuk terus mendekatkan diri dan memberikan kemudahan akses bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Dengan mengusung semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi siap menjadi sahabat masyarakat dalam mempersiapkan dokumen perjalanan menuju berbagai penjuru dunia,” pungkas Hendarsam Marantoko.
(MAN)
Berita Terkait
News
Beranda Imigrasi Resmi Diluncurkan di MPP Gowa, Permudah Akses Layanan Masyarakat
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menggelar acara peresmian Beranda Imigrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gowa pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Rabu, 28 Okt 2026 20:12
News
Imigrasi Lakukan 17.597 Penindakan hingga September 2026
Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat 17.597 tindakan administratif keimigrasian (TAK) sepanjang Januari hingga September 2026.
Sabtu, 17 Okt 2026 19:03
News
Imigrasi Integrasikan All Indonesia dengan Layanan Tiket Whoosh
Penumpang internasional yang baru tiba di Indonesia kini dapat mengakses pemesanan tiket kereta cepat Whoosh melalui platform All Indonesia.
Sabtu, 17 Okt 2026 16:21
News
Imigrasi Lampaui Target PNBP 2026, Tembus Rp8,68 Triliun
Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp8,68 triliun hingga 12 Oktober 2026 pukul 07.30 WIB.
Rabu, 14 Okt 2026 11:16
News
Perubahan Nomenklatur, 32 Kantor Imigrasi Ganti Nama
Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan perubahan nomenklatur terhadap 32 Kantor Imigrasi di berbagai daerah di Indonesia.
Selasa, 06 Okt 2026 07:35
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nomor Urut 6 di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Filosofi Keharmonisan dan Gotong Royong
2
Mencari Nasionalisme Pemuda
3
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
4
Bosowa Berlian Motor Hadirkan Promo Menarik di GIIAS Makassar 2026
5
Lampaui Target, Donor Darah HUT ke-58 Semen Tonasa Hasilkan 655 Kantong
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nomor Urut 6 di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Filosofi Keharmonisan dan Gotong Royong
2
Mencari Nasionalisme Pemuda
3
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
4
Bosowa Berlian Motor Hadirkan Promo Menarik di GIIAS Makassar 2026
5
Lampaui Target, Donor Darah HUT ke-58 Semen Tonasa Hasilkan 655 Kantong