Rektor UIN Alauddin Teken 5 Poin Komitmen Penguatan Kapabilitas SPI
Jum'at, 13 Okt 2023 19:35

Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan (kiri) pada kegiatan penandatanganan lima poin pernyataan komitmen penguatan kapabilitas SPI. Foto: Istimewa
JAKARTA - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis menandatangani lima poin pernyataan komitmen penguatan kapabilitas Satuan Pengawasan Internal (SPI).
Komitmen tersebut diteken Rektor UIN Alauddin Makassar bersama tujuh rektor PTKN yang menjadi Pilot Project Penguatan Kapabilitas SPI oleh Inspektorat Jenderal Kemenag RI.
Penandatanganan ini disaksikan langsung Direktur Jenderal Pendis Prof Muhammad Ali Ramdani, Irjen Kemenag RI Faisal dan Kepala Direktorat Pendidikan Tinggi Islam.
Penandatanganan berlangsung pada acara pembangunan komitmen penguatan kapabilitas SPI di di Hotel The 101 AirPort Jakarta, Kamis (12/10/2023).
“SPI merupakan perpanjangan tangan Itjen dalam menjaga akuntabilitas di Kementerian Agama. Nantinya, jika ditemukan ada masalah, Itjen tidak perlu turun ke lapangan. Namun dapat mengoptimalkan peran SPI,” terang Irjen Kemenag RI Faisal dalam sembutannya.
Penguatan kapabilitas SPI ini merupakan salah satu langkah strategis dalam membuat sistem pengendalian sebagai langkah preventif pengawasan.
“Hal ini sebagaimana mandatory Menteri Agama saat saya dipercaya untuk menjadi Irjen, arahan Menteri saat itu Irjen harus membuat membuat sistem pengendalian yang mengutamakan preventif daripada represif dalam hal pengawasan," terang Faisal.
Faisal mengatakan bahwa, ke depan peran SPI diharapkan juga dapat mengawal terwujudnya Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang merupakan gerbang awal dalam mewujudkan birokrasi bersih dan melayani.
Berikut lima poin yang ditandatangani Prof Hamdan Juhannis:
1. Menguatkan kapabilitas Satuan Pengawasan Internal (SPI) di UIN Alauddin Makassar pada aspek kelembagaan, Sumber Daya Manusia dan Kualitas Pengawasan.
2. Memberikan dukungan penuh terhadap peran, wewenang serta tugas dan fungsi SPI di UIN Alauddin Makassar.
3. Mengalokasikan Anggaran dan sarana prasarana yang memadai untuk menunjang kinerja pengawasan dan peningkatan kompetensi personil SPI.
4. Melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala dan berkelanjutan terhadap progres dan kemajuan penguatan kapabilitas SPI pada UIN Alauddin Makassar.
5. Menjadi mitra strategis Itjen Kemenag untuk meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pendidikan di UIN Alauddin Makassar.
Komitmen tersebut diteken Rektor UIN Alauddin Makassar bersama tujuh rektor PTKN yang menjadi Pilot Project Penguatan Kapabilitas SPI oleh Inspektorat Jenderal Kemenag RI.
Penandatanganan ini disaksikan langsung Direktur Jenderal Pendis Prof Muhammad Ali Ramdani, Irjen Kemenag RI Faisal dan Kepala Direktorat Pendidikan Tinggi Islam.
Penandatanganan berlangsung pada acara pembangunan komitmen penguatan kapabilitas SPI di di Hotel The 101 AirPort Jakarta, Kamis (12/10/2023).
“SPI merupakan perpanjangan tangan Itjen dalam menjaga akuntabilitas di Kementerian Agama. Nantinya, jika ditemukan ada masalah, Itjen tidak perlu turun ke lapangan. Namun dapat mengoptimalkan peran SPI,” terang Irjen Kemenag RI Faisal dalam sembutannya.
Penguatan kapabilitas SPI ini merupakan salah satu langkah strategis dalam membuat sistem pengendalian sebagai langkah preventif pengawasan.
“Hal ini sebagaimana mandatory Menteri Agama saat saya dipercaya untuk menjadi Irjen, arahan Menteri saat itu Irjen harus membuat membuat sistem pengendalian yang mengutamakan preventif daripada represif dalam hal pengawasan," terang Faisal.
Faisal mengatakan bahwa, ke depan peran SPI diharapkan juga dapat mengawal terwujudnya Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang merupakan gerbang awal dalam mewujudkan birokrasi bersih dan melayani.
Berikut lima poin yang ditandatangani Prof Hamdan Juhannis:
1. Menguatkan kapabilitas Satuan Pengawasan Internal (SPI) di UIN Alauddin Makassar pada aspek kelembagaan, Sumber Daya Manusia dan Kualitas Pengawasan.
2. Memberikan dukungan penuh terhadap peran, wewenang serta tugas dan fungsi SPI di UIN Alauddin Makassar.
3. Mengalokasikan Anggaran dan sarana prasarana yang memadai untuk menunjang kinerja pengawasan dan peningkatan kompetensi personil SPI.
4. Melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala dan berkelanjutan terhadap progres dan kemajuan penguatan kapabilitas SPI pada UIN Alauddin Makassar.
5. Menjadi mitra strategis Itjen Kemenag untuk meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pendidikan di UIN Alauddin Makassar.
(MAN)
Berita Terkait

Makassar City
Dinkes Sulsel dan Makassar Visitasi Izin Operasional RS UIN Alauddin
Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar menerima visitasi dari Tim Ahli Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kesehatan Kota Makassar, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Makassar.
Rabu, 19 Feb 2025 13:24

Sulsel
Delegasi UIN Alauddin Sabet Juara dan Best Video Kompetisi LKTI Prisma
Delegasi UIN Alauddin Makassar yang berasal dari Lembaga Debat dan Riset Hukum (LDRH) berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Prisma 2025.
Selasa, 18 Feb 2025 17:32

Sulsel
Mahasiswa UIN Alauddin Jadi Wakil Sulsel di Aksi 2025
Bayu Andika Mulawarman, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar berhasil lolos audisi Aksi 2025.
Senin, 17 Feb 2025 16:22

Sulsel
Minimalisir DO, Rektor UIN Alauddin Ingatkan Dosen PA Proaktif ke Mahasiswa
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis menyoroti urgensi peran dosen Penasihat Akademik (PA) dalam mendampingi mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan karakter.
Jum'at, 14 Feb 2025 15:40

Sulsel
Zakat Profesi Dosen UPZ UIN Alauddin Bantu 27 Mahasiswa Kurang Mampu
UPZ UIN Alauddin Makassar kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap mahasiswa kurang mampu dengan menyalurkan bantuan pembayaran UKT bagi 27 mahasiswa pada semester genap ini.
Kamis, 13 Feb 2025 10:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler