Pj Gubernur Sulsel Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Makassar
Minggu, 12 Mei 2024 16:53
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menyerahkan bendera Indonesia kepada ketua Kloter pertama saat melepas calon jemaah haji asal Sulsel di Asrama Haji, Minggu, (12/05/2024). Foto: Humas Pemprov
MAKASSAR - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, resmi melepas Calon Jemaah Haji (CJH) Kloter pertama Embarkasi Makassar pada hari Minggu, (12/05/2024).
Upacara pelepasan yang berlangsung di Asrama Haji Makassar ini diwarnai dengan penyerahan bendera merah putih kepada ketua kloter sebagai simbol keberangkatan yang suci.
Sebanyak 441 CJH asal Kota Makassar dijadwalkan berangkat pada pukul 16.30 WITA, dengan satu orang batal berangkat karena alasan kesehatan.
"Alhamdulillah, puji syukur hari ini kita bisa memberangkatkan secara resmi kloter pertama dari Embarkasi Makassar. Insyaallah akan berada di Tanah Suci selama 41 hari. Kita mendoakan seluruhnya berangkat dan kembali dalam keadaan sehat," kata Bahtiar Baharuddin.
Dia melanjutkan, berhaji dianggap sebagai puncak kehidupan bagi umat muslim Sulawesi Selatan, sebuah perjalanan untuk mendapatkan Ridho Allah SWT. Bahtiar menekankan pentingnya menjaga niat dan fokus dalam beribadah dan menjalankan perintah Allah SWT dengan hati yang ikhlas.
"Intinya fokus beribadah tidak ada yang lain, begitu berangkat haji ikhlaskan semuanya," tuturnya.
Kementerian Agama, dengan dukungan Komisi VIII DPR RI, telah melakukan sejumlah perbaikan fasilitas untuk memastikan kenyamanan jemaah, termasuk penyediaan makan tiga kali sehari. Terdapat juga apresiasi khusus untuk upaya penambahan kuota haji di Sulawesi Selatan, yang berhasil memangkas antrean panjang calon jemaah.
Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan penambahan kuota haji tahun ini, dengan total kuota menjadi 7.884 jemaah, yang terdiri dari tambahan kuota 468 jemaah, optimalisasi kuota 64 jemaah, dan selisih mutasi 80 jemaah. "Luar biasa, terima kasih atas usaha dan upaya yang telah dilakukan," ucapnya.
Secara keseluruhan, Embarkasi Makassar akan memberangkatkan 16.669 orang dari 8 provinsi dalam 37 kloter, termasuk 16.343 jemaah haji, 121 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 205 petugas PPIH Kloter.
Kloter kedua, yang terdiri dari jemaah asal Makassar, Selayar, dan Sidrap, akan diterima pada tanggal 12 Mei pukul 20.00 WITA dan dijadwalkan berangkat pada pukul 23.50 WITA.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Samsu Niang, menekankan pentingnya evaluasi untuk menghindari kejadian yang merugikan jemaah haji seperti tahun lalu.
Sementara, Tenaga ahli Menteri Agama RI, Hasanuddin Ali, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulsel dalam pelaksanaan haji tahun ini.
"Saya mendengarkan support Pemprov Sulsel luar biasa, saya mewakili Kementerian Agama mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bahtiar dan jajaran serta Forkopimda di Sulsel," ucapnya.
Tiga pesan utama untuk jemaah haji tahun ini, senada dengan pesan Penjabat Gubernur adalah meluruskan niat hanya untuk beribadah kepada Allah SWT, menjaga kesehatan mengingat tantangan fisik dan energi yang besar dalam berhaji, serta membawa nama Indonesia dengan menjadi duta negara yang baik.
Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini masih mengusung tema ramah lansia, dengan 30 persen CJH masuk dalam kategori tersebut. Mansyur Mula (64), seorang jemaah lansia, menyatakan rasa syukurnya bisa berangkat di kloter pertama dengan pelayanan yang baik dari petugas.
Sementara itu, Risky Ananda Putri (18), yang berangkat menggantikan ayahnya yang telah meninggal dan tertunda karena masa pandemi Covid-19, menyampaikan perasaan campur aduk antara senang dan sedih. "Berangkat dengan senang, tapi campur sedih juga karena harusnya bapak yang berangkat, mama sudah berangkat tahun lalu," ucapnya.
Namun tetap berkomitmen untuk menjalankan ibadah dengan baik. "Pesan Pak Gubernur, jaga kesehatan dan luruskan niat akan saya pegang," pungkasnya.
Upacara pelepasan yang berlangsung di Asrama Haji Makassar ini diwarnai dengan penyerahan bendera merah putih kepada ketua kloter sebagai simbol keberangkatan yang suci.
Sebanyak 441 CJH asal Kota Makassar dijadwalkan berangkat pada pukul 16.30 WITA, dengan satu orang batal berangkat karena alasan kesehatan.
"Alhamdulillah, puji syukur hari ini kita bisa memberangkatkan secara resmi kloter pertama dari Embarkasi Makassar. Insyaallah akan berada di Tanah Suci selama 41 hari. Kita mendoakan seluruhnya berangkat dan kembali dalam keadaan sehat," kata Bahtiar Baharuddin.
Dia melanjutkan, berhaji dianggap sebagai puncak kehidupan bagi umat muslim Sulawesi Selatan, sebuah perjalanan untuk mendapatkan Ridho Allah SWT. Bahtiar menekankan pentingnya menjaga niat dan fokus dalam beribadah dan menjalankan perintah Allah SWT dengan hati yang ikhlas.
"Intinya fokus beribadah tidak ada yang lain, begitu berangkat haji ikhlaskan semuanya," tuturnya.
Kementerian Agama, dengan dukungan Komisi VIII DPR RI, telah melakukan sejumlah perbaikan fasilitas untuk memastikan kenyamanan jemaah, termasuk penyediaan makan tiga kali sehari. Terdapat juga apresiasi khusus untuk upaya penambahan kuota haji di Sulawesi Selatan, yang berhasil memangkas antrean panjang calon jemaah.
Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan penambahan kuota haji tahun ini, dengan total kuota menjadi 7.884 jemaah, yang terdiri dari tambahan kuota 468 jemaah, optimalisasi kuota 64 jemaah, dan selisih mutasi 80 jemaah. "Luar biasa, terima kasih atas usaha dan upaya yang telah dilakukan," ucapnya.
Secara keseluruhan, Embarkasi Makassar akan memberangkatkan 16.669 orang dari 8 provinsi dalam 37 kloter, termasuk 16.343 jemaah haji, 121 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 205 petugas PPIH Kloter.
Kloter kedua, yang terdiri dari jemaah asal Makassar, Selayar, dan Sidrap, akan diterima pada tanggal 12 Mei pukul 20.00 WITA dan dijadwalkan berangkat pada pukul 23.50 WITA.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Samsu Niang, menekankan pentingnya evaluasi untuk menghindari kejadian yang merugikan jemaah haji seperti tahun lalu.
Sementara, Tenaga ahli Menteri Agama RI, Hasanuddin Ali, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulsel dalam pelaksanaan haji tahun ini.
"Saya mendengarkan support Pemprov Sulsel luar biasa, saya mewakili Kementerian Agama mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bahtiar dan jajaran serta Forkopimda di Sulsel," ucapnya.
Tiga pesan utama untuk jemaah haji tahun ini, senada dengan pesan Penjabat Gubernur adalah meluruskan niat hanya untuk beribadah kepada Allah SWT, menjaga kesehatan mengingat tantangan fisik dan energi yang besar dalam berhaji, serta membawa nama Indonesia dengan menjadi duta negara yang baik.
Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini masih mengusung tema ramah lansia, dengan 30 persen CJH masuk dalam kategori tersebut. Mansyur Mula (64), seorang jemaah lansia, menyatakan rasa syukurnya bisa berangkat di kloter pertama dengan pelayanan yang baik dari petugas.
Sementara itu, Risky Ananda Putri (18), yang berangkat menggantikan ayahnya yang telah meninggal dan tertunda karena masa pandemi Covid-19, menyampaikan perasaan campur aduk antara senang dan sedih. "Berangkat dengan senang, tapi campur sedih juga karena harusnya bapak yang berangkat, mama sudah berangkat tahun lalu," ucapnya.
Namun tetap berkomitmen untuk menjalankan ibadah dengan baik. "Pesan Pak Gubernur, jaga kesehatan dan luruskan niat akan saya pegang," pungkasnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Polda Sulsel Tekankan Pengawasan Preventif Kawal Wujudkan Pemerintahan Bersih
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya pemerintahan daerah yang bersih dan berintegritas, melalui penguatan sistem tata kelola serta pencegahan tindak pidana korupsi.
Kamis, 26 Feb 2026 11:36
News
Jumlah Calon Jemaah Haji Maros Terus Bertambah
Jumlah calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Maros yang bakal berangkat tahun ini berubah. Jumlahnya terus mengalami peningkatan.
Kamis, 26 Feb 2026 11:01
News
Ribuan Jamaah Nikmati Buka Puasa Program Raja Salman di Makassar
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas program buka bersama yang dihadiri oleh Atase Kedutaan Besar Arab Saudi
Rabu, 25 Feb 2026 10:42
News
Kemenkeu Dorong APBD Berkualitas Melalui Ramadhan Leadership Camp 2026
Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah Kementerian Keuangan, Adriyanto, menjadi pembicara pada kegiatan Ramadhan Leadership Camp 2026 yang digelar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Senin, (23/02/2026).
Selasa, 24 Feb 2026 10:55
News
Wamenhan Tekankan Persatuan sebagai Modal Pertahanan Negara
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan dalam penyampaian materi bertajuk “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan” pada kegiatan Ramadan Leadership Camp di Asrama Haji Sudiang, Minggu (22/2/2026).
Minggu, 22 Feb 2026 14:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pameran Tenang Bersama Wuling di MaRI Makassar, Eksion Tampil Perdana
2
Serahkan Instalasi E-Waste, LG Galakkan Edukasi Sampah Elektronik Sejak Dini
3
Kapolda Sulsel Pastikan Bripda DP Tewas Dianiaya Pelaku Tunggal
4
Kapolres Jeneponto Perkuat Sinergi dengan Media dan Anak Yatim
5
Pemkab Jeneponto Dorong Tenun Tope Raih Indikasi Geografis
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pameran Tenang Bersama Wuling di MaRI Makassar, Eksion Tampil Perdana
2
Serahkan Instalasi E-Waste, LG Galakkan Edukasi Sampah Elektronik Sejak Dini
3
Kapolda Sulsel Pastikan Bripda DP Tewas Dianiaya Pelaku Tunggal
4
Kapolres Jeneponto Perkuat Sinergi dengan Media dan Anak Yatim
5
Pemkab Jeneponto Dorong Tenun Tope Raih Indikasi Geografis