Tim LAZ Hadji Kalla Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Bandang Sulsel
Minggu, 12 Mei 2024 17:58
Tim LAZ Hadji Kalla sigap bertindak dalam merespons bencana banjir bandang yang melanda beberapa kabupaten di Sulsel, terutama di Luwu, Wajo, dan Sidrap. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Tim LAZ Hadji Kalla sigap bertindak dalam merespons bencana banjir bandang yang melanda beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel), terutama di Kabupaten Luwu, Wajo, dan Sidrap sejak 9 Mei 2024.
Dalam upaya bantuan darurat, LAZ Hadji Kalla telah menyalurkan 200 paket bantuan logistik kepada para korban yang terdampak. Fokus bantuan yakni kebutuhan mendesak seperti selimut, makanan siap saji, peralatan mandi dan pembagian popok untuk anak-anak yang sangat urgent.
Kalla Rescue sebagai tim tanggap bencana yang dibentuk oleh KALLA juga sebelumnya telah membantu evakuasi warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu sejak Sabtu 4 Mei lalu.
Kalla Rescue bersama beberapa pihak terkait membantu evakuasi menggunakan perahu karet dan membersihkan fasilitas umum yang terdampak banjir. Selain itu, Kalla Rescue juga melakukan pendataan bantuan yang dibutuhkan warga terdampak untuk LAZ Hadji Kalla.
LAZ Hadji Kalla kemudian datang dan bertemu langsung dengan 244 warga yang mengungsi, termasuk lansia dan anak-anak untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir bandang. Di antaranya yakni Desa Kaili yang berada di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, di mana lokasi ini terdapat 68 rumah warga rusak serta 9 di antaranya hanyut tersapu banjir.
Selain itu, tim LAZ Hadji Kalla juga membawa mesin pompa air yang digunakan untuk membersihkan faslitas umum, seperti masjid dan sekolah-sekolah yang masih terendam lumpur tebal pasca banjir. Upaya ini bertujuan untuk memastikan proses pembelajaran di sekolah-sekolah tersebut dapat segera dilanjutkan dengan aman dan nyaman bagi para siswa.
Program Manager Bidang Kemanusiaan dan Lingkungan LAZ Hadji Kalla, Sapril Akhmady, menyampaikan kebutuhan mendesak masyarakat menjadi prioritas LAZ Hadji Kalla untuk membagikan peralatan masak berupa kompor dan tabung gas untuk keperluan dapur umum warga. Hal ini diharapkan dapat membantu dalam menyediakan makanan bagi para korban yang terdampak dan memastikan bahwa kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa pemulihan.
"LAZ Hadji Kalla sejak beberapa hari terakhir telah hadir untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada para korban bencana banjir bandang di Sulsel. Melalui upaya-upaya ini, kami berharap dapat memberikan dukungan yang bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya.
Menanggapi bantuan yang diberikan oleh LAZ Hadji Kalla, Nasrun selaku kepala lingkungan yang warganya banyak menjadi korban, mengungkapkan bantuan dari LAZ Hadji Kalla sangatlah berarti bagi warga dalam menghadapi masa sulit setelah banjir bandang yang melanda wilayahnya.
“Alhamudillah, terima kasih banyak sudah mau bantu sekolah kami pak. Sekolah kami ini yang memang belum sempat tersentuh bantuan, sudah beberapa hari terendam lumpur. Syukur hari ini bisa dapat bantuan alat dari LAZ Hadji Kalla untuk membersihkan lumpur di sekolah kami," ujarnya.
Dalam perjalanan menyisir wilayah bencana, Tim LAZ Hadji Kalla bertemu dengan salah seorang penyintas bernama Nursinah berusia 56 tahun yang sedang kebingungan karena telah beberapa hari tidak mendapat bantuan, padahal tempatnya dekat dari posko induk pengungsi. Pada momen ini LAZ Hadji Kalla bersama Kalla Toyota yang juga turut memberikan dukungan penyaluran bantuan serta logistik, memberikan paket bantuan logistik, selimut, dan peralatan masak.
LAZ Hadji Kalla juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut mendukung upaya penanganan darurat ini. LAZ Hadji Kalla tetap siap untuk memberikan bantuan dan dukungan lebih lanjut kepada masyarakat yang membutuhkan dalam proses pemulihan pasca-bencana.
Dalam upaya bantuan darurat, LAZ Hadji Kalla telah menyalurkan 200 paket bantuan logistik kepada para korban yang terdampak. Fokus bantuan yakni kebutuhan mendesak seperti selimut, makanan siap saji, peralatan mandi dan pembagian popok untuk anak-anak yang sangat urgent.
Kalla Rescue sebagai tim tanggap bencana yang dibentuk oleh KALLA juga sebelumnya telah membantu evakuasi warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu sejak Sabtu 4 Mei lalu.
Kalla Rescue bersama beberapa pihak terkait membantu evakuasi menggunakan perahu karet dan membersihkan fasilitas umum yang terdampak banjir. Selain itu, Kalla Rescue juga melakukan pendataan bantuan yang dibutuhkan warga terdampak untuk LAZ Hadji Kalla.
LAZ Hadji Kalla kemudian datang dan bertemu langsung dengan 244 warga yang mengungsi, termasuk lansia dan anak-anak untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir bandang. Di antaranya yakni Desa Kaili yang berada di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, di mana lokasi ini terdapat 68 rumah warga rusak serta 9 di antaranya hanyut tersapu banjir.
Selain itu, tim LAZ Hadji Kalla juga membawa mesin pompa air yang digunakan untuk membersihkan faslitas umum, seperti masjid dan sekolah-sekolah yang masih terendam lumpur tebal pasca banjir. Upaya ini bertujuan untuk memastikan proses pembelajaran di sekolah-sekolah tersebut dapat segera dilanjutkan dengan aman dan nyaman bagi para siswa.
Program Manager Bidang Kemanusiaan dan Lingkungan LAZ Hadji Kalla, Sapril Akhmady, menyampaikan kebutuhan mendesak masyarakat menjadi prioritas LAZ Hadji Kalla untuk membagikan peralatan masak berupa kompor dan tabung gas untuk keperluan dapur umum warga. Hal ini diharapkan dapat membantu dalam menyediakan makanan bagi para korban yang terdampak dan memastikan bahwa kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa pemulihan.
"LAZ Hadji Kalla sejak beberapa hari terakhir telah hadir untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada para korban bencana banjir bandang di Sulsel. Melalui upaya-upaya ini, kami berharap dapat memberikan dukungan yang bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya.
Menanggapi bantuan yang diberikan oleh LAZ Hadji Kalla, Nasrun selaku kepala lingkungan yang warganya banyak menjadi korban, mengungkapkan bantuan dari LAZ Hadji Kalla sangatlah berarti bagi warga dalam menghadapi masa sulit setelah banjir bandang yang melanda wilayahnya.
“Alhamudillah, terima kasih banyak sudah mau bantu sekolah kami pak. Sekolah kami ini yang memang belum sempat tersentuh bantuan, sudah beberapa hari terendam lumpur. Syukur hari ini bisa dapat bantuan alat dari LAZ Hadji Kalla untuk membersihkan lumpur di sekolah kami," ujarnya.
Dalam perjalanan menyisir wilayah bencana, Tim LAZ Hadji Kalla bertemu dengan salah seorang penyintas bernama Nursinah berusia 56 tahun yang sedang kebingungan karena telah beberapa hari tidak mendapat bantuan, padahal tempatnya dekat dari posko induk pengungsi. Pada momen ini LAZ Hadji Kalla bersama Kalla Toyota yang juga turut memberikan dukungan penyaluran bantuan serta logistik, memberikan paket bantuan logistik, selimut, dan peralatan masak.
LAZ Hadji Kalla juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut mendukung upaya penanganan darurat ini. LAZ Hadji Kalla tetap siap untuk memberikan bantuan dan dukungan lebih lanjut kepada masyarakat yang membutuhkan dalam proses pemulihan pasca-bencana.
(TRI)
Berita Terkait
News
LAZ Hadji Kalla Salurkan Bantuan Sound System untuk 90 Masjid dan 30 Pesantren
Sebanyak 90 masjid dan 30 pesantren di empat provinsi di Sulawesi mendapat dukungan sarana audio melalui Program Gema Sound System yang kembali digelar Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla.
Selasa, 29 Sep 2026 23:57
News
LAZ Hadji Kalla Dorong Generasi Qur’ani Lewat Tahfidz Camp
Program yang dijalankan melalui Dai Desa Bangkit Sejahtera (DBS) LAZ Hadji Kalla tersebut menjadi bagian dari pembinaan keislaman di desa.
Selasa, 22 Sep 2026 14:51
News
Beasiswa Kalla 2026 Jangkau 1.236 Pendaftar, 64 Mahasiswa Lolos Gelombang Pertama
Sebanyak 64 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi dan Jawa lolos hingga tahap akhir Beasiswa Kalla Gelombang 1 2026. Total ada ribuan pendaftar.
Selasa, 25 Agu 2026 19:34
News
LAZ Hadji Kalla Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Ummul Qurra
Berawal dari kios kecil dengan omzet sekitar Rp7 juta per bulan, unit usaha Pondok Pesantren Ummul Qurra Kendari kini berkembang menjadi minimarket.
Selasa, 18 Agu 2026 18:06
News
Beasiswa Kalla 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 31 Agustus
Tercatat, sebanyak 1.236 mahasiswa dari 124 perguruan tinggi di Indonesia telah mendaftar pada gelombang pertama Beasiswa Kalla.
Sabtu, 25 Jul 2026 19:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
2
FIN Expo BIK 2026 Perluas Akses Keuangan, Transaksi Tembus Rp42,9 Miliar
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
Penikaman di Pantai Seta-seta Tewaskan Satu Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
2
FIN Expo BIK 2026 Perluas Akses Keuangan, Transaksi Tembus Rp42,9 Miliar
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
Penikaman di Pantai Seta-seta Tewaskan Satu Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota