Penikaman di Pantai Seta-seta Tewaskan Satu Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Senin, 05 Okt 2026 11:58
Penikaman di Pantai Seta-seta Tewaskan Satu Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Seorang warga tewas dan satu lainnya terluka dalam peristiwa penikaman di kawasan Pantai Seta-Seta, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, Minggu (04/10/26).
Comment
Share
LUWU TIMUR - Seorang warga tewas dan satu lainnya terluka dalam peristiwa penikaman di kawasan Pantai Seta-Seta, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, Minggu (04/10/26).

Polisi mengamankan satu terduga pelaku, sementara aksi pembakaran yang menyusul kejadian itu masih diusut.

Korban meninggal berinisial MYR (27). Ia mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju Puskesmas Tana Lili. Korban lainnya, AR (33), mengalami luka tusuk di bagian perut dan dirujuk ke RSUD Andi Djemma Masamba.

Terduga pelaku berinisial E (31) diamankan Unit Reskrim Polsek Bone - Bone. Ia kemudian dibawa Tim URC Sat Reskrim ke Polres Luwu Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Bone-bone AKP Muhajir mengatakan personelnya langsung menuju lokasi begitu menerima informasi. Polisi mengamankan area sekaligus mengumpulkan keterangan awal dari sejumlah pihak.

"Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi dan melakukan langkah-langkah kepolisian. Terduga pelaku kemudian berhasil diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan," ujarnya.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan peristiwa itu bermula dari cekcok antara korban dan terduga pelaku. Situasi memanas hingga terjadi penikaman.

Polisi juga mendalami dugaan sengketa tanah warisan berupa empang dan kebun sawit yang disebut berkaitan dengan perselisihan kedua pihak. Keduanya diketahui masih memiliki hubungan keluarga. Motif pasti belum disimpulkan penyidik.

Situasi sempat memanas setelah kejadian. Sejumlah kios dan sepeda motor di kawasan Pantai Seta-Seta dibakar, dan satu rumah warga di Desa Poreang ikut terbakar.

Sat Reskrim Polres Luwu Utara kini mendalami peristiwa itu untuk memastikan pihak yang terlibat berdasarkan bukti di lapangan.

Wakil Bupati Luwu Utara Jumail Mappile bersama Wakapolres Kompol Andi Muh Syafei turun ke lokasi dan menemui keluarga korban. Keduanya meminta agar tidak ada tindakan balasan.

"Terduga pelaku sudah kami amankan. Kami meminta keluarga korban dan masyarakat tetap tenang serta mempercayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian. Jangan sampai ada tindakan yang justru menimbulkan persoalan baru," ujar Syafei.

Kapolres Luwu Utara AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi kemudian memimpin pengamanan di Desa Munte.

Ia memantau sejumlah titik dan meminta personel mengedepankan pendekatan persuasif kepada warga.

"Setiap dugaan tindak pidana harus diselesaikan melalui proses hukum. Kami meminta masyarakat mempercayakan penanganannya kepada kepolisian dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri," ujarnya.

Hingga kini terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polres Luwu Utara. Personel Polsek Bone-Bone disiagakan di Desa Poreang dan Desa Munte untuk mengantisipasi aksi lanjutan.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru