Cekcok Soal Uang Rp100 Ribu, Seorang Pria di Manggala Tewas Dianiaya Rekan

Kamis, 09 Jul 2026 18:48
Cekcok Soal Uang Rp100 Ribu, Seorang Pria di Manggala Tewas Dianiaya Rekan
Suasana TKP penikaman korban DP di Jalan AMD Borong Jambu, Kelurahan Tamangapa, pada Rabu (8/7/2026) malam. Foto: Istimewa.
Comment
Share
MAKASSAR - Tragedi pembunuhan terjadi di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, di mana seorang pria berinisial DP (30) tewas setelah diduga ditikam oleh rekannya sendiri, pada pukul 22.30 Wita Rabu (9/7/2026) malam.

Insiden tersebut diduga dipicu oleh perselisihan uang Rp100 ribu saat sedang korban dan pelaku mengonsumsi minuman keras di kawasan Jalan AMD Borong Jambu, Kelurahan Tamangapa.

‎Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To'longan, menyatakan bahwa insiden tersebut diduga dipicu oleh konsumsi minuman keras yang dilakukan korban bersama pelaku inisial DB secara bersama-sama.

‎“Awalnya mereka bersama-sama minum minuman keras. Kemudian terjadi cekcok yang diduga dipicu persoalan uang,” jelasnya, Kamis (9/7/2026).

Kata dia, ‎hasil penyelidikan awal mengungkap bahwa di tengah pesta minuman keras tersebut, DB meminta korban DP untuk membelikan ayam lalapan dengan memberikan uang sebesar Rp100 ribu.

"Korban segera pergi untuk memenuhi permintaan tersebut. Namun, suasana berubah mencekam saat ia kembali ke gubuk tempat mereka berpesta sebelumnya," sambung Kompol Semuel.

‎Tak lama kemudian, lanjut dia, pelaku mempertanyakan sisa uang belanja tersebut. Emosinya memuncak ketika ia mendapati bahwa uang itu tidak lagi utuh karena telah dipakai korban untuk membeli rokok.

‎Perdebatan sengit pun tak terhindarkan. Masih di bawah pengaruh alkohol, keduanya terlibat pertengkaran yang berujung pada aksi penikaman terhadap korban.

‎“Diduga terjadi kesalahpahaman antara korban dan pelaku. Saat itu keduanya dalam kondisi mabuk, kemudian terjadi penganiayaan menggunakan senjata tajam,” jelasnya kepada wartawan.

‎Akibat penganiyaan tersebut, korban menderita luka parah di sejumlah bagian tubuh, yakni luka tusuk di dada kanan, dua luka di bahu kanan, serta luka tusuk di perut kiri yang menyebabkan usus terburai dan luka di bawah rusuk kiri.

"Setelah mengetahui kejadian, ‎istri korban, Halija (37), datang ke Mapolsek Manggala sekitar pukul 23.00 Wita dan langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada kami," tuturnya.

‎Merespons laporan tersebut, tim dari Polsek Manggala di bawah komando Perwira Pengawas (Pawas) IPTU Yasin Huda langsung meluncur ke lokasi perkara.

"Personel tiba di TKP pada pukul 23.05 Wita dan menemukan korban sudah tergeletak di depan pintu rumah dengan luka tusuk di sekujur tubuhnya. Lalu korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan pertolongan medis. Tapi, sekitar pukul 00.00 Wita, namun korban dinyatakan meninggal dunia," ungkapnya saat dikonfirmasi.

‎Kompol Semuel To'longan menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam sekaligus memburu pelaku (DB) yang melarikan diri setelah kejadian.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru