Banyak Berjasa ke Pesantren, Azhar Arsyad Didoakan Ribuan Santri di Wajo
Rabu, 23 Okt 2024 21:21
Cawagub Sulsel, Azhar menyempatkan singgah di Pondok Pesantren Al Mubarak DDI (Darud Dawah wal Irsyad) Tobarakka, Kec. Pitumpanua, Kab. Wajo, Rabu (23/10/2024). Foto: Istimewa
WAJO - Calon Wakil Gubernur Sulsel, Azhar Arsyad kembali bersilaturahmi di pondok pesantren. Saat dari Luwu Raya kampanye dan menuju Kota Makassar, Azhar menyempatkan singgah di Pondok Pesantren Al Mubarak DDI (Darud Da'wah wal Irsyad) Tobarakka, Kec. Pitumpanua, Kab. Wajo, Rabu (23/10/2024).
Saat tiba bersama rombongan, Azhar disambut oleh pimpinan Al Mubarak DDI Tobarakka, KH. Andi Muh. Yusuf dan wakil pimpinan, Abdul Afid Lc. bersama ribuan santri.
Azhar disambut dengan tarian 'Paduppa' oleh santriwati Al-Mubarak DDI Tobarakka. Azhar Arsyad pernah menjabat Sekjen DDI sehingga sangat dekat dan dianggap banyak berjasa.
KH Andi Muh. Yusuf, lalu bersama ribuan santri di pesantren tersebut menggelar berdoa bersama untuk mendoakan Azhar diberikan kelancaran dan kesuksesan khususnya kontestasi di Pilgub Sulawesi Selatan.
"Mari kita berikan doa untuk Haji Azhar Arsyad, mudah-mudahan beliau diberi kelancaran oleh Allah bisa menjadi Wakil gubermur Sulsel," ucap Andi Muh Yusuf.
"Untuk itu ustad Ridwan memimpin membacakan surat Alfatihah dan kita semua (santri) ikut membaca 1 kali saja. Setelah itu Alam Nasroh 1 kali saja dan terakhir surat At-taubah dan ini saya memimpin, yang hadiri mengaminkan," ucap KH. Andi Muh Yusuf dan diaminkan ribuan santri.
Selanjutnya menggelar pertemuan dan pimpinan pondok pesantren, Kyai Muh Yusuf memperkenalkan bahwa terdapat 110 orang pembina yang membina 1.300 santri di pondok itu.
"Yang di ruangan ini adalah pembina pondok pesantren jumlahnya 110 orang. Alhamdulillah, ini membina santri kurang lebih 1.300 orang," kata H. Andi Muh Yusuf.
Andi Muh Yusuf kemudian memperkenalkan sosok Azhar kepada para pembina dan santri. Ia mengakui telah bersahabat lama dengan Azhar sejak tahun 1995. Persahabatannya di mulai saat H. Andi Muh Yusuf dan Azhar bersama dalam satu forum di Australia, dimana Azhar sebagai ketua tim di forum tersebut.
"Nah, perlu saya perkenalkan kepada para pembina sekalian. Beliau ini sahabat saya pada tahun 1995. Tahun 1995 saya pernah bersama. Beliau ketua tim belajar di Australia untuk pelatihan pertanian," lanjut H. Yusuf.
Sejak tahun 2018, kata Yusuf, Azhar selalu menyalurkan bantuan ke pondok-pondok pesantren, khususnya di DDI apalagi saat sebagai Anggota DPRD Sulsel. Ia kemudian membandingkan pasangan Danny-Azhar dengan 'Andalan Hati'.
Menurutnya, meskipun paslon nomor urut 2 menggunakan tagline 'Andalan Hati', tapi hati DDI sudah bersama Danny-Azhar.
"Saya juga laporkan kepada para pembina sekalian pak Wakil ini pada tahun 2018 beliaulah yang memberikan bantuan kepada kita dan waktu menjabat anggota dewan. Cuman baru kali ini datang. Alhamdulillah karena kecintaan dengan DDI," terang Kyai Yusuf.
"Insya Allah hati DDI sudah ada di pak Azhar. Maka itu perlu kita bersatu mendoakan," pungkas Kyai Andi Muh. Yusuf.
Kemudian Azhar mengatakan bahwa DDI telah terinternalisasi dalam dirinya. Rekam jejak yang membuktikan bahwa Azhar pernah menjadi Sekretaris Jendral (Sekjend) Pengurus Besar DDI 2 periode.
"DDI telah terinternalisasi dalam diri saya. Saya menjadi Sekjend DDI 2 periode, nah saya berupaya bagaimana madrasah itu diberikan fasilitas layak dari pemerintah. Itumi banyak pesantren di desa, karena di situ basis memberikan sumbangsih besar untuk bangsa," ucap Azhar.
Saat Azhar menjadi Anggota DPRD Sulsel ia membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren di Sulawesi Selatan di Perda Nomor 9 Tahun 2023.
Saat tiba bersama rombongan, Azhar disambut oleh pimpinan Al Mubarak DDI Tobarakka, KH. Andi Muh. Yusuf dan wakil pimpinan, Abdul Afid Lc. bersama ribuan santri.
Azhar disambut dengan tarian 'Paduppa' oleh santriwati Al-Mubarak DDI Tobarakka. Azhar Arsyad pernah menjabat Sekjen DDI sehingga sangat dekat dan dianggap banyak berjasa.
KH Andi Muh. Yusuf, lalu bersama ribuan santri di pesantren tersebut menggelar berdoa bersama untuk mendoakan Azhar diberikan kelancaran dan kesuksesan khususnya kontestasi di Pilgub Sulawesi Selatan.
"Mari kita berikan doa untuk Haji Azhar Arsyad, mudah-mudahan beliau diberi kelancaran oleh Allah bisa menjadi Wakil gubermur Sulsel," ucap Andi Muh Yusuf.
"Untuk itu ustad Ridwan memimpin membacakan surat Alfatihah dan kita semua (santri) ikut membaca 1 kali saja. Setelah itu Alam Nasroh 1 kali saja dan terakhir surat At-taubah dan ini saya memimpin, yang hadiri mengaminkan," ucap KH. Andi Muh Yusuf dan diaminkan ribuan santri.
Selanjutnya menggelar pertemuan dan pimpinan pondok pesantren, Kyai Muh Yusuf memperkenalkan bahwa terdapat 110 orang pembina yang membina 1.300 santri di pondok itu.
"Yang di ruangan ini adalah pembina pondok pesantren jumlahnya 110 orang. Alhamdulillah, ini membina santri kurang lebih 1.300 orang," kata H. Andi Muh Yusuf.
Andi Muh Yusuf kemudian memperkenalkan sosok Azhar kepada para pembina dan santri. Ia mengakui telah bersahabat lama dengan Azhar sejak tahun 1995. Persahabatannya di mulai saat H. Andi Muh Yusuf dan Azhar bersama dalam satu forum di Australia, dimana Azhar sebagai ketua tim di forum tersebut.
"Nah, perlu saya perkenalkan kepada para pembina sekalian. Beliau ini sahabat saya pada tahun 1995. Tahun 1995 saya pernah bersama. Beliau ketua tim belajar di Australia untuk pelatihan pertanian," lanjut H. Yusuf.
Sejak tahun 2018, kata Yusuf, Azhar selalu menyalurkan bantuan ke pondok-pondok pesantren, khususnya di DDI apalagi saat sebagai Anggota DPRD Sulsel. Ia kemudian membandingkan pasangan Danny-Azhar dengan 'Andalan Hati'.
Menurutnya, meskipun paslon nomor urut 2 menggunakan tagline 'Andalan Hati', tapi hati DDI sudah bersama Danny-Azhar.
"Saya juga laporkan kepada para pembina sekalian pak Wakil ini pada tahun 2018 beliaulah yang memberikan bantuan kepada kita dan waktu menjabat anggota dewan. Cuman baru kali ini datang. Alhamdulillah karena kecintaan dengan DDI," terang Kyai Yusuf.
"Insya Allah hati DDI sudah ada di pak Azhar. Maka itu perlu kita bersatu mendoakan," pungkas Kyai Andi Muh. Yusuf.
Kemudian Azhar mengatakan bahwa DDI telah terinternalisasi dalam dirinya. Rekam jejak yang membuktikan bahwa Azhar pernah menjadi Sekretaris Jendral (Sekjend) Pengurus Besar DDI 2 periode.
"DDI telah terinternalisasi dalam diri saya. Saya menjadi Sekjend DDI 2 periode, nah saya berupaya bagaimana madrasah itu diberikan fasilitas layak dari pemerintah. Itumi banyak pesantren di desa, karena di situ basis memberikan sumbangsih besar untuk bangsa," ucap Azhar.
Saat Azhar menjadi Anggota DPRD Sulsel ia membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren di Sulawesi Selatan di Perda Nomor 9 Tahun 2023.
(UMI)
Berita Terkait
News
LAZ Hadji Kalla Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Ummul Qurra
Berawal dari kios kecil dengan omzet sekitar Rp7 juta per bulan, unit usaha Pondok Pesantren Ummul Qurra Kendari kini berkembang menjadi minimarket.
Selasa, 18 Agu 2026 18:06
News
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Polres Wajo berhasil mengungkap kasus hilangnya perempuan bernama Paramitha Titania Anggelica (28) asal Bottodongga, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo dua tahun lalu.
Senin, 10 Agu 2026 21:21
News
Pengurus NU se-Sulawesi Dukung Gus Rozin Perkuat Pesantren & Kemandirian Jam’iyah
Dalam pertemuan di Makassar, Gus Rozin menegaskan bahwa NU harus tetap kritis dan mandiri, sekaligus mampu berjalan berdampingan dengan pemerintah.
Sabtu, 08 Agu 2026 13:49
Sulsel
Bupati Andi Rosman Komitmen Lakukan Pencegahan Korupsi di Lingkup Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Andi Rosman menyampaikan komitmennya untuk melakukan pencegahan korupsi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo.
Kamis, 09 Jul 2026 18:29
Sulsel
Membangun Pondok Pesantren Bukan untuk Melawan Negara
Ikhtiar pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Madani Parmusi di Dusun Datarang Kelurahan Tamaona Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa, terwujud sudah. Seremoni peletakan batu pertama resmi dimulai oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Parmusi, Dr Ali Amran Tanjung, pada Ahad (28/06/2026).
Selasa, 30 Jun 2026 08:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PIP Makassar Run Target 1.500 Peserta, Grand Prize Umrah
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
Haul ke-20 Puang Ramma, Kisah Sang Mursyid Dikemas dalam Manakib dan Novel
4
Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif
5
Prodi Perhotelan Politeknik Bosowa Gelar Green Hospitality and Gastronomy Competition 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PIP Makassar Run Target 1.500 Peserta, Grand Prize Umrah
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
Haul ke-20 Puang Ramma, Kisah Sang Mursyid Dikemas dalam Manakib dan Novel
4
Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif
5
Prodi Perhotelan Politeknik Bosowa Gelar Green Hospitality and Gastronomy Competition 2026