UMI Masuk 5 Besar Kampus dengan Jurnal Terbanyak di GARUDA 2026
Jum'at, 05 Jun 2026 23:34
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) mencatatkan capaian akademik baru dengan masuk dalam lima besar perguruan tinggi di Kota Makassar yang memiliki jumlah jurnal ilmiah terbanyak berdasarkan data resmi GARUDA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Tahun 2026.
Dengan koleksi 66 jurnal ilmiah terindeks GARUDA, UMI menempati posisi keempat dan sejajar dengan sejumlah perguruan tinggi besar di Makassar, seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, dan UIN Alauddin Makassar.
Selain capaian tersebut, UMI juga masuk dalam tiga besar perguruan tinggi terbaik di Kota Makassar berdasarkan SINTA Score Overall 2026. Kampus ini juga terus memperkuat produktivitas publikasi internasional melalui ribuan karya ilmiah yang telah terindeks Scopus.
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif dosen, peneliti, pengelola jurnal, dan seluruh sivitas akademika yang selama ini konsisten membangun budaya riset dan publikasi ilmiah.
“Di balik 66 jurnal UMI, ada dosen dan peneliti yang tekun berkarya untuk masyarakat. Ada banyak orang yang mungkin tidak terlihat di depan layar, tetapi setiap hari bekerja dengan penuh kesungguhan untuk menghasilkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat. Karena itu, penghargaan terbesar atas capaian ini sesungguhnya milik mereka,” ungkapnya.
Menurut Guru Besar Ilmu Hukum UMI itu, prestasi tersebut tidak diraih secara instan, melainkan merupakan hasil dari budaya akademik yang dibangun selama bertahun-tahun melalui penelitian, diskusi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, dan komitmen untuk terus berkembang.
Prof Hambali menegaskan bahwa UMI tidak menjadikan pemeringkatan sebagai tujuan utama dalam pengembangan perguruan tinggi.
“Kami tidak bekerja untuk mengejar angka atau peringkat. Yang kami lakukan adalah berusaha menjaga tradisi keilmuan, memperkuat penelitian, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Alhamdulillah, ketika proses itu dijalankan dengan sungguh-sungguh, berbagai pengakuan datang mengikuti,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari banyaknya publikasi ilmiah, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.
“Penelitian yang baik bukan hanya yang dipublikasikan, tetapi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, membantu dunia usaha, mendukung pemerintah, dan memberi solusi bagi kehidupan. Karena itu kami terus mendorong agar riset-riset UMI semakin berdampak dan semakin dekat dengan kebutuhan umat dan bangsa,” sebutnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, UMI terus memperkuat ekosistem akademik melalui pengembangan pusat riset unggulan, peningkatan kolaborasi internasional, penguatan publikasi bereputasi, hilirisasi hasil penelitian, serta percepatan transformasi digital kampus.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya UMI untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan.
Dengan koleksi 66 jurnal ilmiah terindeks GARUDA, UMI menempati posisi keempat dan sejajar dengan sejumlah perguruan tinggi besar di Makassar, seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, dan UIN Alauddin Makassar.
Selain capaian tersebut, UMI juga masuk dalam tiga besar perguruan tinggi terbaik di Kota Makassar berdasarkan SINTA Score Overall 2026. Kampus ini juga terus memperkuat produktivitas publikasi internasional melalui ribuan karya ilmiah yang telah terindeks Scopus.
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif dosen, peneliti, pengelola jurnal, dan seluruh sivitas akademika yang selama ini konsisten membangun budaya riset dan publikasi ilmiah.
“Di balik 66 jurnal UMI, ada dosen dan peneliti yang tekun berkarya untuk masyarakat. Ada banyak orang yang mungkin tidak terlihat di depan layar, tetapi setiap hari bekerja dengan penuh kesungguhan untuk menghasilkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat. Karena itu, penghargaan terbesar atas capaian ini sesungguhnya milik mereka,” ungkapnya.
Menurut Guru Besar Ilmu Hukum UMI itu, prestasi tersebut tidak diraih secara instan, melainkan merupakan hasil dari budaya akademik yang dibangun selama bertahun-tahun melalui penelitian, diskusi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, dan komitmen untuk terus berkembang.
Prof Hambali menegaskan bahwa UMI tidak menjadikan pemeringkatan sebagai tujuan utama dalam pengembangan perguruan tinggi.
“Kami tidak bekerja untuk mengejar angka atau peringkat. Yang kami lakukan adalah berusaha menjaga tradisi keilmuan, memperkuat penelitian, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Alhamdulillah, ketika proses itu dijalankan dengan sungguh-sungguh, berbagai pengakuan datang mengikuti,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari banyaknya publikasi ilmiah, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.
“Penelitian yang baik bukan hanya yang dipublikasikan, tetapi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, membantu dunia usaha, mendukung pemerintah, dan memberi solusi bagi kehidupan. Karena itu kami terus mendorong agar riset-riset UMI semakin berdampak dan semakin dekat dengan kebutuhan umat dan bangsa,” sebutnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, UMI terus memperkuat ekosistem akademik melalui pengembangan pusat riset unggulan, peningkatan kolaborasi internasional, penguatan publikasi bereputasi, hilirisasi hasil penelitian, serta percepatan transformasi digital kampus.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya UMI untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan.
(MAN)
Berita Terkait
News
UMI Perkuat Kerja Sama Pendidikan dengan Atase RI di Timor-Leste, Dorong Internasionalisasi Kampus
Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus memperluas jejaring internasional melalui penguatan kerja sama pendidikan dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Dili, Timor-Leste.
Jum'at, 24 Jul 2026 09:51
News
Silaturahmi dengan UMI, Bupati Bantaeng Soroti Dampak Kampus bagi Ekonomi Daerah
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Silaturrahmi Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama jajaran pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Bantaeng, di Aula Kampus UMI Bantaeng, Selasa (21/7).
Rabu, 22 Jul 2026 08:13
News
UMI dan LLDikti IX Perkuat Riset Berdampak melalui Sosialisasi di Makassar
UMI bersama LLDikti Wilayah IX Sultan Batara menggelar sosialisasi pengembangan riset perguruan tinggi di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (21/7/2026).
Selasa, 21 Jul 2026 17:20
Sulsel
UMI Diseminasikan Teknologi Pengolahan Kelapa kepada Petani Bulukumba
Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program BIMA Diktisaintek Tahun 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui hilirisasi hasil penelitian dan inovasi teknologi.
Senin, 20 Jul 2026 10:59
News
Guru Besar UMI Ciptakan Jagung Pulut Berprotein Tinggi, Perkuat Ketahanan Pangan
Perubahan iklim, alih fungsi lahan, dan ketidakpastian geopolitik mendorong perlunya inovasi di sektor pangan guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
Jum'at, 17 Jul 2026 06:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Siapkan Sanksi dan Penghargaan bagi OPD Berdasarkan Serapan Anggaran
2
Pertamina Perkuat Penyaluran Biosolar B50 untuk Urai Antrean di SPBU Sulsel
3
FIFGROUP Gelar Program Jam Sosial Mengajar di Wilayah Cabang Makassar II
4
Reses di Bangkala Barat, Anggota DPRD Sulsel Salmawati Paris Serap Aspirasi Warga
5
Andi Muzakkir Aqil Ditunjuk sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Siapkan Sanksi dan Penghargaan bagi OPD Berdasarkan Serapan Anggaran
2
Pertamina Perkuat Penyaluran Biosolar B50 untuk Urai Antrean di SPBU Sulsel
3
FIFGROUP Gelar Program Jam Sosial Mengajar di Wilayah Cabang Makassar II
4
Reses di Bangkala Barat, Anggota DPRD Sulsel Salmawati Paris Serap Aspirasi Warga
5
Andi Muzakkir Aqil Ditunjuk sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar