Anggota DPRD Kabupaten Hingga DPR RI Solid Menangkan Danny-Azhar
Sabtu, 09 Nov 2024 07:15
Calon wakil Gubernur Sulsel nomor urut 1, Azhar Arsyad terus melanjutkan kampanye dialogisnya hingga ke Jeneponto, Jumat (8/11/2024). Foto: Istimewa
JENEPONTO - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPW) PKB Sulsel yang juga calon wakil Gubernur Sulsel nomor urut 1, Azhar Arsyad terus melanjutkan kampanye dialogisnya hingga ke Jeneponto, Jumat (8/11/2024).
Jeneponto adalah kabupaten ke empat dikunjungi setelah Kepulauan Selayar, Bulukumba, Bantaeng dalam tur kampanye Azhar sejak 5 November meninggalkan Makassar.
Turut mendampingi Azhar di kampanyenya di Bumi Turatea adalah Anggota DPRD Sulsel Dapil 4 (Jeneponto, Bantaeng dan Selayar), Bahtiar dan Anggota DPR RI Dapil Sulsel 1, Syamsu Rizal MI atau Deng Ical.
Di Jeneponto ada 5 Anggota DPRD dari Fraksi PKB atau pemenang kedua pada Pileg 2024 lalu. Mereka diantaranya Muhammad Iqram Syarif, Muh Basir (Dapil 1), Iwan (Dapil 2), Dian Ayu Pratiwi Satria (Dapil 3), Saharuddin Tompo (Dapil 4).
Saat ini juga Ketua DPC PKB Jeneponto, Muhammad Sarif Kr Patta kandidat memiliki kans kuat pemenang di Pilkada 27 November 2024.
Sehingga dengan kekuatan seluruh kader PKB ditambah dengan partai koalisi paslon Danny Pomanto - Azhar Arsyad (DIA), PDI Perjuangan, PPP lalu partai non kursi, Buruh, Ummat PBB akan menambah keyakinan memenangkan pertarungan Pilgub Sulsel 2024.
"Insya Allah meta tojeng meki anne (kita akan menang), selesaimi ini Jeneponto," ucap Deng Ical takjub melihat antusias warga hadiri kampaye DIA di Tolo Toa, Kecamatan Kelara.
Deng Ical setelah menyelesaikan rapat perdananya di Senayan bersama Kementerian Komdigi, langsung tancap gas pulang ke Dapil dan menyatu ke kampanye Azhar Arsyad khususnya di Jeneponto.
Deng Ical mengatakan 27 November mendatang adalah hari yang menentukan untuk memilih pemimpin yang akan memperjuangkan masyarakat. Kesempatan tidak datang dua kali, olehnya dengan adanya DIA menjadi kesempatan yang baik yang akan memberikan kemudahan masyarakat.
"Kemudahan pendidikan, kesehatan, kebijakan, akan lebih mudah, karena adami dieksekutif yang dekat di kabupaten, provinsi dan pusat, dan mariki antarkan sekali lagi ke eksekutif Pak Azhar menjadi wakil gubernur," ucap Deng Ical bersemangat.
Mantan Wakil Wali Kota Makassar menambahkan Danny - Azhar adalah orang-orang yang tahu bagaimana menyelesaikan masalah.
"Itu artinya bahwa kita bisa berharap dipundaknya bisa merubah nasib kita, masyarakat pada umumnya," lanjut Deng Ical disambut teriakan "Satu" masyarakat.
Sementara di Bontoloe, titik dari Muh Basir, yang juga wakil Ketua DPRD Jeneponto, Deng Ical mengatakan aura kemenangan DIA semakin kelihatan dengan respon masyarakat di Jeneponto sangat tinggi.
"Sudah kelihatan aura kemenangannya. Sekali lagi tugasta setelah kasi duduki Muh Basir, kita menangkan lagi DIA," lanjut Deng Ical.
Sementara Azhar Arsyad menyinggung kenapa menggunakan tagline Save Sulsel. Karena bagi Azhar dan Danny, Save Sulsel itu artinya selamatkan Sulawesi Selatan.
"Kenapa? karena kebetulan saya pernah pimpinan di DPRD di provinsi periode kemarin, kami menemukan bahwa Sulawesi Selatan itu tidak dalam keadaan baik-baik saja," kata Azhar.
"Bahkan sampai sekarang APBD Provinsi kita itu masih bayar utang. Pertanyaanya siapa yang akan membayarnya," lanjut Azhar dijawab "masyarakat".
Sementara Danny, kata Azhar menjadi wali kota pendapatan Makassar dari 500 miliar dan sekarang sudah 1,6 triliun.
"Artinya orang ini mengerti bagaimana mengelola pemerintahan. Orang ini pintar untuk bagaimana menciptakan lingkungan, menciptakan ekonomi sehingga tumbuh berkembang semua untuk halayak masyarakat," kata Azhar di Jeneponto.
Jeneponto adalah kabupaten ke empat dikunjungi setelah Kepulauan Selayar, Bulukumba, Bantaeng dalam tur kampanye Azhar sejak 5 November meninggalkan Makassar.
Turut mendampingi Azhar di kampanyenya di Bumi Turatea adalah Anggota DPRD Sulsel Dapil 4 (Jeneponto, Bantaeng dan Selayar), Bahtiar dan Anggota DPR RI Dapil Sulsel 1, Syamsu Rizal MI atau Deng Ical.
Di Jeneponto ada 5 Anggota DPRD dari Fraksi PKB atau pemenang kedua pada Pileg 2024 lalu. Mereka diantaranya Muhammad Iqram Syarif, Muh Basir (Dapil 1), Iwan (Dapil 2), Dian Ayu Pratiwi Satria (Dapil 3), Saharuddin Tompo (Dapil 4).
Saat ini juga Ketua DPC PKB Jeneponto, Muhammad Sarif Kr Patta kandidat memiliki kans kuat pemenang di Pilkada 27 November 2024.
Sehingga dengan kekuatan seluruh kader PKB ditambah dengan partai koalisi paslon Danny Pomanto - Azhar Arsyad (DIA), PDI Perjuangan, PPP lalu partai non kursi, Buruh, Ummat PBB akan menambah keyakinan memenangkan pertarungan Pilgub Sulsel 2024.
"Insya Allah meta tojeng meki anne (kita akan menang), selesaimi ini Jeneponto," ucap Deng Ical takjub melihat antusias warga hadiri kampaye DIA di Tolo Toa, Kecamatan Kelara.
Deng Ical setelah menyelesaikan rapat perdananya di Senayan bersama Kementerian Komdigi, langsung tancap gas pulang ke Dapil dan menyatu ke kampanye Azhar Arsyad khususnya di Jeneponto.
Deng Ical mengatakan 27 November mendatang adalah hari yang menentukan untuk memilih pemimpin yang akan memperjuangkan masyarakat. Kesempatan tidak datang dua kali, olehnya dengan adanya DIA menjadi kesempatan yang baik yang akan memberikan kemudahan masyarakat.
"Kemudahan pendidikan, kesehatan, kebijakan, akan lebih mudah, karena adami dieksekutif yang dekat di kabupaten, provinsi dan pusat, dan mariki antarkan sekali lagi ke eksekutif Pak Azhar menjadi wakil gubernur," ucap Deng Ical bersemangat.
Mantan Wakil Wali Kota Makassar menambahkan Danny - Azhar adalah orang-orang yang tahu bagaimana menyelesaikan masalah.
"Itu artinya bahwa kita bisa berharap dipundaknya bisa merubah nasib kita, masyarakat pada umumnya," lanjut Deng Ical disambut teriakan "Satu" masyarakat.
Sementara di Bontoloe, titik dari Muh Basir, yang juga wakil Ketua DPRD Jeneponto, Deng Ical mengatakan aura kemenangan DIA semakin kelihatan dengan respon masyarakat di Jeneponto sangat tinggi.
"Sudah kelihatan aura kemenangannya. Sekali lagi tugasta setelah kasi duduki Muh Basir, kita menangkan lagi DIA," lanjut Deng Ical.
Sementara Azhar Arsyad menyinggung kenapa menggunakan tagline Save Sulsel. Karena bagi Azhar dan Danny, Save Sulsel itu artinya selamatkan Sulawesi Selatan.
"Kenapa? karena kebetulan saya pernah pimpinan di DPRD di provinsi periode kemarin, kami menemukan bahwa Sulawesi Selatan itu tidak dalam keadaan baik-baik saja," kata Azhar.
"Bahkan sampai sekarang APBD Provinsi kita itu masih bayar utang. Pertanyaanya siapa yang akan membayarnya," lanjut Azhar dijawab "masyarakat".
Sementara Danny, kata Azhar menjadi wali kota pendapatan Makassar dari 500 miliar dan sekarang sudah 1,6 triliun.
"Artinya orang ini mengerti bagaimana mengelola pemerintahan. Orang ini pintar untuk bagaimana menciptakan lingkungan, menciptakan ekonomi sehingga tumbuh berkembang semua untuk halayak masyarakat," kata Azhar di Jeneponto.
(UMI)
Berita Terkait
News
Fadel Tauphan: KNPI Sulsel Fokus Satukan Dua Kubu Lewat Roadshow Daerah
Pengurus DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Selatan periode 2026–2029 melanjutkan agenda roadshow ke sejumlah daerah.
Selasa, 07 Apr 2026 18:45
News
Komisi I DPR RI Desak Negara Bersikap, Usai Prajurit TNI Tewas Akibat Serangan Israel
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal atau yang akrab disapa Deng Ical, mengecam keras serangan Israel yang menewaskan seorang prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, serta melukai tiga prajurit lainnya.
Senin, 30 Mar 2026 15:17
News
Azhar Arsyad Raih Gelar Doktor Soroti Hak Angket DPRD, Dapat Nilai Cumlaude
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad, resmi meraih gelar doktor Ilmu Hukum dari Universitas Muslim Indonesia (UMI), Rabu (25/02/2026).
Rabu, 25 Feb 2026 22:09
Sulsel
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
PKB Sulsel mulai menggodok nama-nama kader yang berpotensi menjadi Ketua DPC kabupaten/kota. Mereka membentuk tim 5 untuk menyiapkan pelaksanaan musyawarah cabang (Muscab).
Selasa, 17 Feb 2026 15:50
Sulsel
PKB Sulsel Yakin Dapat 10, Tapi Target 12 Kursi DPRD Provinsi di Pemilu 2029
PKB Sulsel mematok target tinggi di Pileg 2029 mendatang. Mereka bertekad menambah kursi di semua tingkatan, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota.
Selasa, 10 Feb 2026 21:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tambang Diduga Tanpa Izin Beroperasi di Bontoramba Jeneponto, Polisi Cek Lokasi
2
Anggaran MBG di Sulsel Tembus Rp836 Miliar Perbulan
3
Siswa Athirah Belajar Sains Maritim dari Proses Pembuatan Kapal Phinisi di Tana Beru
4
BGN Pastikan Karyawan SPPG Tetap Terima Insentif Meski Operasional Tutup Sementara
5
Jelang Hari Buruh, Pemkot Makassar Siapkan May Day Fest
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tambang Diduga Tanpa Izin Beroperasi di Bontoramba Jeneponto, Polisi Cek Lokasi
2
Anggaran MBG di Sulsel Tembus Rp836 Miliar Perbulan
3
Siswa Athirah Belajar Sains Maritim dari Proses Pembuatan Kapal Phinisi di Tana Beru
4
BGN Pastikan Karyawan SPPG Tetap Terima Insentif Meski Operasional Tutup Sementara
5
Jelang Hari Buruh, Pemkot Makassar Siapkan May Day Fest