Sampah Menumpuk di TPS, DPRD Maros Warning Bahaya Dampaknya
Senin, 16 Des 2024 13:48
Sampah menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di samping Pasar Tramo Butta Salewangang. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros menyoroti penanganan sampah oleh Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Kabupaten Maros.
Ketua Komisi II Marjan Massere mengatakan, penanganan sampah selama musim penghujan ini terlihat diabaikan. Bahkan cenderung instansi terkait tidak bekerja maksimal.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, terjadi tumpukan sampah di titik-titik tertentu, termasuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di samping Pasar Tramo Butta Salewangang.
Dia mengingatkan, seharusnya instansi terkait bergerak cepat sekaitan dengan penanganan sampah di musim hujan ini. Karena selain memberikan pencemaran lingkungan, sampah yang dibiarkan basah akibat guyuran hujan ini juga dapat menimbulkan penyakit.
"Kita memahami kondisi ini curah hujan sedang tinggi. Kita harap, instansi terkait bisa mengimbangi kondisi alam ini. Jangan sampai tidak siap menghadapi musim penghujan," kata dia.
"Seharusnya, sampah-sampah yang diambil dari warga jangan hanya ditumpuk saja di TPS. Padahal TPS ini bukan untuk pembuangan sampah. Akhir, tapi instansi terkait malah membuang sampah disitu selama beberapa waktu," sambung Marjan.
Pada Rapat Dengar Pendapat beberapa waktu lalu kata Politikus PAN ini, Dinas Lingkungan Hidup meminta penambahan armada untuk mengangkut sampah. Itu artinya kata dia, permintaan itu harus seiring progres mereka untuk menangani sampah.
Di sisi lain, anggota Komisi II DPRD Maros yang lain, Safriadi Adam menambahkan, menumpukkan sampah di TPS selama musim penghujan bukanlah solusi. Karena sejauh ini, Kabupaten Maros masih dihantui banjir di wilayah perkotaan selama beberapa tahun terakhir.
"Jangan sampai di saat musim hujan ini, menumpuknya sampah di TPS malah akan menjadi masalah lain di saat curah hujan cukup tinggi dan mengakibatkan banjir. Tentu sampah-sampah itu akan terbawa banjir. Nanti malah timbul masalah baru, yaitu penyakit bagi warga," jelasnya kepada wartawan, Senin (16/12/2024).
Dia menambahkan, untuk mencegah timbulnya masalah lain gara-gara tumpukan sampah yang melebar kemana-mana di TPS tersebut, ada baiknya Instansi menggunakan alat berat untuk mengangkut sampah yang tertumpuk diluar kontainer lalu mengangkutnya ke TPA.
Ketua Komisi II Marjan Massere mengatakan, penanganan sampah selama musim penghujan ini terlihat diabaikan. Bahkan cenderung instansi terkait tidak bekerja maksimal.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, terjadi tumpukan sampah di titik-titik tertentu, termasuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di samping Pasar Tramo Butta Salewangang.
Dia mengingatkan, seharusnya instansi terkait bergerak cepat sekaitan dengan penanganan sampah di musim hujan ini. Karena selain memberikan pencemaran lingkungan, sampah yang dibiarkan basah akibat guyuran hujan ini juga dapat menimbulkan penyakit.
"Kita memahami kondisi ini curah hujan sedang tinggi. Kita harap, instansi terkait bisa mengimbangi kondisi alam ini. Jangan sampai tidak siap menghadapi musim penghujan," kata dia.
"Seharusnya, sampah-sampah yang diambil dari warga jangan hanya ditumpuk saja di TPS. Padahal TPS ini bukan untuk pembuangan sampah. Akhir, tapi instansi terkait malah membuang sampah disitu selama beberapa waktu," sambung Marjan.
Pada Rapat Dengar Pendapat beberapa waktu lalu kata Politikus PAN ini, Dinas Lingkungan Hidup meminta penambahan armada untuk mengangkut sampah. Itu artinya kata dia, permintaan itu harus seiring progres mereka untuk menangani sampah.
Di sisi lain, anggota Komisi II DPRD Maros yang lain, Safriadi Adam menambahkan, menumpukkan sampah di TPS selama musim penghujan bukanlah solusi. Karena sejauh ini, Kabupaten Maros masih dihantui banjir di wilayah perkotaan selama beberapa tahun terakhir.
"Jangan sampai di saat musim hujan ini, menumpuknya sampah di TPS malah akan menjadi masalah lain di saat curah hujan cukup tinggi dan mengakibatkan banjir. Tentu sampah-sampah itu akan terbawa banjir. Nanti malah timbul masalah baru, yaitu penyakit bagi warga," jelasnya kepada wartawan, Senin (16/12/2024).
Dia menambahkan, untuk mencegah timbulnya masalah lain gara-gara tumpukan sampah yang melebar kemana-mana di TPS tersebut, ada baiknya Instansi menggunakan alat berat untuk mengangkut sampah yang tertumpuk diluar kontainer lalu mengangkutnya ke TPA.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Posyandu Maros Didorong Layani Enam Bidang Dasar
Posyandu di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, didorong bertransformasi menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mencakup enam bidang pelayanan dasar, tidak lagi terbatas pada kesehatan ibu dan anak.
Kamis, 29 Okt 2026 15:19
Sports
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
Bonus atlet Kabupaten Maros untuk peraih medali emas pada Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026 naik menjadi Rp20 juta per medali. Sementara itu, besaran bonus untuk peraih medali perunggu masih dalam tahap perhitungan.
Kamis, 29 Okt 2026 10:03
Sulsel
Pemkab Maros Siapkan Rp5 Miliar untuk Program Satu Desa Satu Hafiz
Pemerintah Kabupaten Maros meluncurkan program Satu Desa Satu Hafiz bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).
Rabu, 28 Okt 2026 17:08
News
Urai Kemacetan, Truk di Maros Isi Solar Pukul 20.00–05.00
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, Sulawesi Selatan, menghapus aturan ganjil-genap untuk pengisian BBM subsidi jenis solar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Selasa, 27 Okt 2026 16:28
News
Realisasi Anggaran Kemenhaj Maros Tertinggi di Sulsel, Tembus 75,26 Persen
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros mencatat realisasi anggaran Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar 75,26 persen hingga Oktober 2026.
Kamis, 22 Okt 2026 13:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Unhas Lepas 34 Tim Menuju Pimnas ke-39, Target Juara Umum
2
Pemkab Gowa Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan Desa
3
Cegah Paham Radikal, Polda Sulsel Gelar Pembinaan Personel di Mapolda
4
Prof Eko Siapkan Sistem Administrasi Terintegrasi di UNM
5
MaRIConnected Hadirkan 26 KOL, Rayakan HUT ke-26 dengan Konsep Berbeda
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Unhas Lepas 34 Tim Menuju Pimnas ke-39, Target Juara Umum
2
Pemkab Gowa Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan Desa
3
Cegah Paham Radikal, Polda Sulsel Gelar Pembinaan Personel di Mapolda
4
Prof Eko Siapkan Sistem Administrasi Terintegrasi di UNM
5
MaRIConnected Hadirkan 26 KOL, Rayakan HUT ke-26 dengan Konsep Berbeda