Pemkab Bantaeng Berencana Lelang 125 Kendaraan Dinas
Jum'at, 31 Jan 2025 17:13
Kepala Bidang Aset Badan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lutfi Yahya. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng berencana melelang seratus lebih aset kendaraan dinas, terdiri dari kendaraan roda dua, kendaraan roda tiga dan kendaraan roda empat.
Rencana itu disampaikan Kepala Bidang Aset Badan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lutfi Yahya, Jum'at (31/1/2025).
Menurut Lutfi Yahya, aset daerah yang bakal dilelang kini sementara menunggu penilaian dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), guna memastikan apakah aset tersebut memenuhi syarat untuk dilelang atau tidak.
"Surat permohonan sudah kami ajukan, kini sementara menunggu hasilnya," kata Lutfi Yahya.
Dikatakan, total aset yang diajukan untuk dilelang mencapai 125 barang. Beberapa di antaranya akan dilelang per unit, sementara sisanya akan dilepas dalam bentuk skrap. Pemisahan ini dilakukan berdasarkan kondisi dan jenis barang yang tersedia.
"Saat ini, seluruh tahapan masih dalam proses perencanaan. Selain ke KPKNL kami juga masih menunggu persetujuan dari Bupati sebelum bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. Sampai saat ini, persetujuan tersebut masih dalam proses," ujarnya.
Lutfi menambahkan, sejak tahun 2016, kewenangan dalam menentukan nilai aset telah dialihkan sepenuhnya ke KPKNL. Oleh karena itu, Pemkab Bantaeng tidak lagi memiliki wewenang dalam menetapkan harga aset yang akan dilelang. Semua proses harus mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan KPKNL.
Sebagai bentuk transparansi, masyarakat yang ingin mengikuti proses lelang diwajibkan untuk mendaftarkan diri melalui platform lelang resmi. Dengan sistem ini, diharapkan lelang dapat berjalan secara terbuka dan adil bagi semua pihak yang berminat.
Lutfi menegaskan, lelang aset tersebut sebagai bentuk efisiensi dalam pengelolaan aset daerah yang sudah tidak digunakan, kemudian pemerintah dapat mengurangi beban perawatan dan membuka peluang untuk mendapatkan pemasukan tambahan bagi daerah.
Selain itu, pelelangan aset juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan dengan harga lebih terjangkau. Sistem lelang memungkinkan adanya persaingan yang sehat sehingga harga aset dapat ditentukan secara wajar.
Pemkab Bantaeng memastikan bahwa proses ini akan dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi. Semua tahapan akan diumumkan secara terbuka, mulai dari daftar aset yang akan dilelang hingga mekanisme pendaftarannya.
"Secepatnya kita umumkan, jika sudah ada persetujuan dari Bupati dan hasil penilaian dari KPKNL," katanya.
Rencana itu disampaikan Kepala Bidang Aset Badan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lutfi Yahya, Jum'at (31/1/2025).
Menurut Lutfi Yahya, aset daerah yang bakal dilelang kini sementara menunggu penilaian dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), guna memastikan apakah aset tersebut memenuhi syarat untuk dilelang atau tidak.
"Surat permohonan sudah kami ajukan, kini sementara menunggu hasilnya," kata Lutfi Yahya.
Dikatakan, total aset yang diajukan untuk dilelang mencapai 125 barang. Beberapa di antaranya akan dilelang per unit, sementara sisanya akan dilepas dalam bentuk skrap. Pemisahan ini dilakukan berdasarkan kondisi dan jenis barang yang tersedia.
"Saat ini, seluruh tahapan masih dalam proses perencanaan. Selain ke KPKNL kami juga masih menunggu persetujuan dari Bupati sebelum bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. Sampai saat ini, persetujuan tersebut masih dalam proses," ujarnya.
Lutfi menambahkan, sejak tahun 2016, kewenangan dalam menentukan nilai aset telah dialihkan sepenuhnya ke KPKNL. Oleh karena itu, Pemkab Bantaeng tidak lagi memiliki wewenang dalam menetapkan harga aset yang akan dilelang. Semua proses harus mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan KPKNL.
Sebagai bentuk transparansi, masyarakat yang ingin mengikuti proses lelang diwajibkan untuk mendaftarkan diri melalui platform lelang resmi. Dengan sistem ini, diharapkan lelang dapat berjalan secara terbuka dan adil bagi semua pihak yang berminat.
Lutfi menegaskan, lelang aset tersebut sebagai bentuk efisiensi dalam pengelolaan aset daerah yang sudah tidak digunakan, kemudian pemerintah dapat mengurangi beban perawatan dan membuka peluang untuk mendapatkan pemasukan tambahan bagi daerah.
Selain itu, pelelangan aset juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan dengan harga lebih terjangkau. Sistem lelang memungkinkan adanya persaingan yang sehat sehingga harga aset dapat ditentukan secara wajar.
Pemkab Bantaeng memastikan bahwa proses ini akan dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi. Semua tahapan akan diumumkan secara terbuka, mulai dari daftar aset yang akan dilelang hingga mekanisme pendaftarannya.
"Secepatnya kita umumkan, jika sudah ada persetujuan dari Bupati dan hasil penilaian dari KPKNL," katanya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Uji Nurdin Puji Kades Kaloling yang Hibahkan Tanah untuk Lapangan Futsal
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Kaloling, Ruslan karena memberikan dukungan nyata terhadap olahraga di wilayahnya.
Jum'at, 25 Sep 2026 05:21
Sulsel
Kader PKK Diminta Jadi Penggerak Keluarga di Masyarakat
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, mendorong penguatan peran keluarga melalui Sosialisasi Keluarga Sakinah yang digelar di Aula Kantor Camat Tompobulu, Senin (21/9/2026).
Senin, 21 Sep 2026 17:52
Sulsel
HKG PKK ke-54, 45 Tim Ikuti Lomba Pangan B2SA Bantaeng
Sebanyak 45 tim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bantaeng mengikuti Lomba Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang digelar dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026.
Minggu, 20 Sep 2026 15:14
News
Pertanian Bantaeng Tumbuh 1,97 Persen di Tengah Tekanan Iklim
Sektor pertanian Kabupaten Bantaeng tetap mencatat pertumbuhan positif di tengah tekanan kondisi iklim dan penurunan produksi sejumlah komoditas utama pada triwulan II 2026.
Sabtu, 19 Sep 2026 11:34
Sulsel
Bupati Bantaeng Hadir Beri Kuliah Umum di FSIKP UMI
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nanti Nurdi menjadi dosen luar biasa di Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Sabtu, 19 Sep 2026 11:07
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
2
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
3
Kejari Luwu Timur Sebut Program Kampung Pangan Bukan Sekadar Penegakan Hukum
4
Pertamina Sulawesi Imbau Warga Tak Percaya Hoaks Kenaikan Harga Pertalite
5
Petani Rumput Laut Sulsel Didorong Naik Kelas Lewat Platform e-Seaweed
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
2
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
3
Kejari Luwu Timur Sebut Program Kampung Pangan Bukan Sekadar Penegakan Hukum
4
Pertamina Sulawesi Imbau Warga Tak Percaya Hoaks Kenaikan Harga Pertalite
5
Petani Rumput Laut Sulsel Didorong Naik Kelas Lewat Platform e-Seaweed