Mendes PDT Siap Hadiri Hari Jadi Lutim ke-22, Apresiasi Program BKK Rp2 Miliar per Desa
Rabu, 07 Mei 2025 15:03
Mendes PDT RI, Yandri Susanto dijadwalkan menghadiri Hari Jadi Luwu Timur ke-22. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Kabar gembira menyertai persiapan peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur yang ke-22 tahun ini. Menteri Desa, dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Republik Indonesia, Yandri Susanto, dijadwalkan akan hadir langsung dalam perayaan tersebut. Kepastian ini diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Luwu Timur, Masdin, saat didampingi Ketua DPD PAN Lutim, H. Usman Sadik, bersama rombongan melakukan audiensi sekaligus menyerahkan undangan resmi kepada Menteri Yandri di kediaman pribadinya di Serang, Banten, Rabu (07/05/2025). Masdin menyampaikan rasa syukur atas respons positif Menteri Yandri yang tidak hanya menyanggupi untuk hadir tetapi juga menyampaikan apresiasi mendalam terhadap program pembangunan desa di Luwu Timur. Salah satu yang menjadi sorotan adalah program Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp2 miliar per desa yang digagas oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler.
“Alhamdulillah, beliau (Menteri Yandri) sangat mengapresiasi langkah luar biasa yang diambil Pemkab Luwu Timur dalam memperkuat pembangunan desa melalui program BKK Rp2 miliar per desa. Ini sejalan dengan visi besar pemerintah pusat untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok,” tutur Masdin. Ia menambahkan bahwa, kehadiran Menteri Yandri nanti diharapkan menjadi momentum berharga untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam upaya mempercepat pembangunan wilayah pedesaan dan daerah tertinggal. Kehadiran Menteri Desa di tengah-tengah masyarakat Luwu Timur pun diyakini akan semakin memotivasi para kepala desa dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak maju.
“Alhamdulillah, beliau (Menteri Yandri) sangat mengapresiasi langkah luar biasa yang diambil Pemkab Luwu Timur dalam memperkuat pembangunan desa melalui program BKK Rp2 miliar per desa. Ini sejalan dengan visi besar pemerintah pusat untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok,” tutur Masdin. Ia menambahkan bahwa, kehadiran Menteri Yandri nanti diharapkan menjadi momentum berharga untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam upaya mempercepat pembangunan wilayah pedesaan dan daerah tertinggal. Kehadiran Menteri Desa di tengah-tengah masyarakat Luwu Timur pun diyakini akan semakin memotivasi para kepala desa dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak maju.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Jelang Verifikasi STBM Award 2026, Pemkab Lutim Matangkan Kesiapan di Tingkat Desa
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mematangkan kesiapan menjelang verifikasi lapangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2026 yang akan dilakukan Tim Kementerian Kesehatan RI.
Kamis, 24 Sep 2026 19:52
Sulsel
Inflasi Lutim Turun ke 2,34 Persen, Pemkab Klaim Berhasil Jaga Distribusi BBM dan LPG
Inflasi tahunan (year on year) di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tercatat 2,34 persen per Agustus 2026, sementara secara bulanan (month to month) daerah ini justru mengalami deflasi 0,43 persen.
Rabu, 23 Sep 2026 09:08
Sulsel
Sengketa HPL Malili, Pemkab Lutim Siap Jadi Pihak Intervensi di PTUN Makassar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menyatakan kesiapannya menjadi pihak intervensi dalam perkara sengketa Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili
Rabu, 23 Sep 2026 00:19
Sulsel
Pemkab Luwu Timur Jadwalkan Donor Darah ASN Tiap Bulan, Setiap OPD Dapat Giliran
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menetapkan donor darah aparatur sipil negara (ASN) sebagai agenda rutin bulanan. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) akan mendapat giliran secara bergilir.
Senin, 21 Sep 2026 16:35
Sulsel
Rehabilitasi 364 Hektare Lada Luwu Timur Jalan, Persoalan Pascapanen Belum Tuntas
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menjalankan program rehabilitasi tanaman lada seluas 364 hektare pada 2026 di tiga kecamatan sentra produksi, yakni Towuti, Wasuponda, dan Nuha.
Jum'at, 18 Sep 2026 15:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
Kejari Luwu Timur Sebut Program Kampung Pangan Bukan Sekadar Penegakan Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
Kejari Luwu Timur Sebut Program Kampung Pangan Bukan Sekadar Penegakan Hukum