Wujudkan Program Petani Bangkit, Bupati Uji Nurdin Tegaskan 3 Faktor Pendukung
Jum'at, 09 Mei 2025 17:27
Bupati Fathul Fauzi Nurdin saat memimpin rapat koordinasi bersama stakeholder di bidang pertanian dan penyuluh. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
BANTAENG - Pemerintahaan Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin bersama Wakil Bupati H Sahabuddin berkomitmen mengembalikan kejayaan sektor pertanian di Kabupaten Bantaeng.
Salah satu upaya itu tercermin lewat program prioritas keduanya, Petani Bangkit. Guna merealisasikan program ini, Bupati Fathul Fauzy Nurdin pun memimpin rapat koordinasi dengan Tim Penyuluh Pertanian Kabupaten Bantaeng pada Rabu (7/5/2025).
Pertemuan tersebut menghadirkan stakeholder terkait, serta para penyuluh pertanian di Kabupaten Bantaeng. Adapun program Petani Bangkit merupakan upaya mendorong produksi pertanian Bantaeng mencapai standar swasembada pangan nasional, sebagaimana diprioritaskan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam arahannya, Bupati Bantaeng menegaskan pentingnya tiga faktor utama untuk menopang keberhasilan program Petani Bangkit. Faktor itu yakni ketersediaan benih, pupuk, dan air. Apabila ketiga faktor ini tersedia secara maksimal, produksi pertanian Bantaeng bisa meningkat dengan signifikan.
Bupati yang kerap disapa Uji Nurdin ini juga mengajak seluruh penyuluh pertanian, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk lebih proaktif dalam memberikan solusi di lapangan.
"Kami harapkan penyuluh bergerak cepat, bukan hanya di tingkat teknis, tetapi juga administrasi, demi mendukung para petani kita," tambahnya.
Rapat ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Ir. Amriani, serta seluruh jajaran penyuluh pertanian. Para peserta menyatakan komitmennya untuk bekerja maksimal demi mewujudkan program prioritas ini. Validasi dan sinergi antar sektor pun akan terus diperkuat sebagai langkah konkret mendukung kebangkitan pertanian Bantaeng.
Semangat kolaborasi yang terpancar dari pertemuan ini menegaskan bahwa Kabupaten Bantaeng siap melangkah lebih jauh, membawa para petaninya bangkit dan sejahtera.
Salah satu upaya itu tercermin lewat program prioritas keduanya, Petani Bangkit. Guna merealisasikan program ini, Bupati Fathul Fauzy Nurdin pun memimpin rapat koordinasi dengan Tim Penyuluh Pertanian Kabupaten Bantaeng pada Rabu (7/5/2025).
Pertemuan tersebut menghadirkan stakeholder terkait, serta para penyuluh pertanian di Kabupaten Bantaeng. Adapun program Petani Bangkit merupakan upaya mendorong produksi pertanian Bantaeng mencapai standar swasembada pangan nasional, sebagaimana diprioritaskan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam arahannya, Bupati Bantaeng menegaskan pentingnya tiga faktor utama untuk menopang keberhasilan program Petani Bangkit. Faktor itu yakni ketersediaan benih, pupuk, dan air. Apabila ketiga faktor ini tersedia secara maksimal, produksi pertanian Bantaeng bisa meningkat dengan signifikan.
Bupati yang kerap disapa Uji Nurdin ini juga mengajak seluruh penyuluh pertanian, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk lebih proaktif dalam memberikan solusi di lapangan.
"Kami harapkan penyuluh bergerak cepat, bukan hanya di tingkat teknis, tetapi juga administrasi, demi mendukung para petani kita," tambahnya.
Rapat ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Ir. Amriani, serta seluruh jajaran penyuluh pertanian. Para peserta menyatakan komitmennya untuk bekerja maksimal demi mewujudkan program prioritas ini. Validasi dan sinergi antar sektor pun akan terus diperkuat sebagai langkah konkret mendukung kebangkitan pertanian Bantaeng.
Semangat kolaborasi yang terpancar dari pertemuan ini menegaskan bahwa Kabupaten Bantaeng siap melangkah lebih jauh, membawa para petaninya bangkit dan sejahtera.
(MAN)
Berita Terkait
News
Bupati dan Wabup Bantaeng Ikuti Sidang Tahunan MPR Secara Virtual
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, mengikuti Sidang Tahunan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI serta menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:48
Sulsel
40 Hari Mengabdi, 764 Mahasiswa KKN Unhas Tinggalkan Bantaeng
Sebanyak 764 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 menyelesaikan pengabdian selama 40 hari di Kabupaten Bantaeng.
Jum'at, 14 Agu 2026 06:21
Sulsel
Bupati Bantaeng Resmikan Jembatan Perintis Garuda Tahap III
Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun 2026 di Kampung Libboa, Kelurahan Karatuang, Kecamatan Bantaeng, resmi digunakan.
Kamis, 13 Agu 2026 23:33
News
Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Pertanian, Pertamina Perkuat Distribusi BBM di Sulsel
Pertamina Patra Niaga telah menambah penyaluran BBM sekitar 15–20 persen dari rata-rata harian normal untuk Pertalite dan 10–15 persen untuk Biosolar.
Kamis, 13 Agu 2026 14:51
Sulsel
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama DPRD Kabupaten Bantaeng menyepakati Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Rabu, 12 Agu 2026 22:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
2
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
3
PKKMB UNM, Prof Hasmyati Harap Jadi Momentum Transformasi Kampus
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Unlimited 5G Smartfren Hadir di Makassar, Tanpa Batas Kuota & Kecepatan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
2
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
3
PKKMB UNM, Prof Hasmyati Harap Jadi Momentum Transformasi Kampus
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Unlimited 5G Smartfren Hadir di Makassar, Tanpa Batas Kuota & Kecepatan