Kampung Menra Akhirnya Terang Benderang, Listrik PLN Masuk 24 Jam
Selasa, 03 Jun 2025 12:25
GM PLN UID Sulselrabar, Edyansyah (keempat dari kanan) menyalakan secara simbolis listrik di rumah Ani (kedua dari kiri), warga Kampung Menra. Foto/Istimewa
SINJAI - Menembus kabut pegunungan, perjuangan tanpa lelah PT PLN (Persero) membawa hasil manis: Kampung Menra kini resmi menikmati aliran listrik 24 jam. Setelah bertahun-tahun hanya mengandalkan lampu minyak dan menyalur listrik dari kampung tetangga, kini warga bisa merasakan terang yang memberi harapan baru.
Kampung Menra berada di kawasan pegunungan Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Kampung ini dikenal sebagai penghasil kopi, dan untuk mencapainya dibutuhkan perjalanan darat selama empat jam dari Kota Makassar melewati medan yang berat dan curam.
Lewat sentuhan PLN, kehadiran listrik bukan sekadar penerangan. Bagi 28 Kepala Keluarga di Kampung Menra, ini adalah awal dari perubahan nyata: peluang ekonomi, kemajuan pendidikan, dan peningkatan kualitas hidup.
Sebelumnya, masyarakat hanya mengandalkan lampu minyak. Beberapa bahkan menyalur listrik dari kampung sebelah dengan biaya Rp100 ribu per bulan. Kini, suasana malam berubah—terang membawa sukacita.
Nur (32), warga Kampung Menra, menyampaikan rasa harunya. “Terima kasih PLN karena sudah melistriki desa kami, karena sudah lama kami hidup dalam kegelapan. Sekarang anak-anak bisa lebih rajin belajar karena listrik menyala 24 jam. Dulu anak saya sampai diejek teman-temannya karena mukanya menghitam akibat lampu pelita, sekarang tidak lagi," ujar Nur.
Ia menambahkan, dulu kerap terjatuh saat melakukan pekerjaan rumah karena gelapnya malam. Kini, hal itu tak lagi terjadi.
Ucapan serupa datang dari Ani (32), yang dulu harus membayar Rp100 ribu per bulan untuk menyalur listrik dari kampung lain.
“Setelah 15 tahun akhirnya listrik bisa masuk ke Kampung Menra. Hal yang kami pikir mustahil, yaitu listrik masuk ke kampung kami, akhirnya bisa terwujud juga. Sekarang kami bisa beribadah lebih baik, dan anak-anak juga bisa belajar dengan baik. Kami tidak harus pergi ke kampung sebelah yang jaraknya lebih dari tiga kilometer untuk mengisi daya peralatan elektronik kami," kata Ani.
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, yang hadir dalam peresmian pada Senin (2/6), menyampaikan apresiasi kepada PLN.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas kolaborasi yang indah ini. Kami bersama PLN hadir untuk melistriki dan membangun desa. PLN juga hadir sebagai energi positif untuk membangun ketahanan energi yang dimulai dari desa," ujar Ratnawati.
Apresiasi juga disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi VI, Ismail Bachtiar. Ia merasa sangat bersyukur dan bangga atas terealisasinya layanan listrik 24 jam di Kampung Menra. "Ini merupakan hasil nyata dari sinergi antara pemerintah, PLN, dan aspirasi masyarakat yang terus diperjuangkan," kata Ismail.
"Kampung Menra kini tidak hanya terang secara fisik, tapi juga semakin terang harapannya menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera," tambahnya.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan komitmen PLN untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. Akses menuju Menra sangat menantang—jalan berbatu, longsor, hingga medan terjal di dataran tinggi menjadi kendala. Namun, semangat tim PLN tak surut.
“Jalanan masih berbatu dan kerap terjadi longsor. Namun, hal itu tidak menjadi penghalang langkah tim PLN untuk melistriki sampai penjuru negeri," tegas Edyansyah.
Ia menjelaskan pembangunan infrastruktur meliputi Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,55 kilometer sirkuit (kms) dan satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA.PLN juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan stakeholder yang mendukung proses pembangunan ini. Hadirnya listrik diyakini dapat menggerakkan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Hingga Mei 2025, rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan telah mencapai 99,99%, sebagai bukti nyata PLN dalam mewujudkan keadilan energi berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Selain menghadirkan listrik 24 jam, PLN melalui Yayasan Baitul Maal juga menyerahkan 30 paket sembako dan satu unit Timer Adzan Masjid sebagai bentuk kontribusi sosial.
Kampung Menra berada di kawasan pegunungan Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Kampung ini dikenal sebagai penghasil kopi, dan untuk mencapainya dibutuhkan perjalanan darat selama empat jam dari Kota Makassar melewati medan yang berat dan curam.
Lewat sentuhan PLN, kehadiran listrik bukan sekadar penerangan. Bagi 28 Kepala Keluarga di Kampung Menra, ini adalah awal dari perubahan nyata: peluang ekonomi, kemajuan pendidikan, dan peningkatan kualitas hidup.
Sebelumnya, masyarakat hanya mengandalkan lampu minyak. Beberapa bahkan menyalur listrik dari kampung sebelah dengan biaya Rp100 ribu per bulan. Kini, suasana malam berubah—terang membawa sukacita.
Nur (32), warga Kampung Menra, menyampaikan rasa harunya. “Terima kasih PLN karena sudah melistriki desa kami, karena sudah lama kami hidup dalam kegelapan. Sekarang anak-anak bisa lebih rajin belajar karena listrik menyala 24 jam. Dulu anak saya sampai diejek teman-temannya karena mukanya menghitam akibat lampu pelita, sekarang tidak lagi," ujar Nur.
Ia menambahkan, dulu kerap terjatuh saat melakukan pekerjaan rumah karena gelapnya malam. Kini, hal itu tak lagi terjadi.
Ucapan serupa datang dari Ani (32), yang dulu harus membayar Rp100 ribu per bulan untuk menyalur listrik dari kampung lain.
“Setelah 15 tahun akhirnya listrik bisa masuk ke Kampung Menra. Hal yang kami pikir mustahil, yaitu listrik masuk ke kampung kami, akhirnya bisa terwujud juga. Sekarang kami bisa beribadah lebih baik, dan anak-anak juga bisa belajar dengan baik. Kami tidak harus pergi ke kampung sebelah yang jaraknya lebih dari tiga kilometer untuk mengisi daya peralatan elektronik kami," kata Ani.
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, yang hadir dalam peresmian pada Senin (2/6), menyampaikan apresiasi kepada PLN.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas kolaborasi yang indah ini. Kami bersama PLN hadir untuk melistriki dan membangun desa. PLN juga hadir sebagai energi positif untuk membangun ketahanan energi yang dimulai dari desa," ujar Ratnawati.
Apresiasi juga disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi VI, Ismail Bachtiar. Ia merasa sangat bersyukur dan bangga atas terealisasinya layanan listrik 24 jam di Kampung Menra. "Ini merupakan hasil nyata dari sinergi antara pemerintah, PLN, dan aspirasi masyarakat yang terus diperjuangkan," kata Ismail.
"Kampung Menra kini tidak hanya terang secara fisik, tapi juga semakin terang harapannya menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera," tambahnya.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan komitmen PLN untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. Akses menuju Menra sangat menantang—jalan berbatu, longsor, hingga medan terjal di dataran tinggi menjadi kendala. Namun, semangat tim PLN tak surut.
“Jalanan masih berbatu dan kerap terjadi longsor. Namun, hal itu tidak menjadi penghalang langkah tim PLN untuk melistriki sampai penjuru negeri," tegas Edyansyah.
Ia menjelaskan pembangunan infrastruktur meliputi Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,55 kilometer sirkuit (kms) dan satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA.PLN juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan stakeholder yang mendukung proses pembangunan ini. Hadirnya listrik diyakini dapat menggerakkan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Hingga Mei 2025, rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan telah mencapai 99,99%, sebagai bukti nyata PLN dalam mewujudkan keadilan energi berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Selain menghadirkan listrik 24 jam, PLN melalui Yayasan Baitul Maal juga menyerahkan 30 paket sembako dan satu unit Timer Adzan Masjid sebagai bentuk kontribusi sosial.
(TRI)
Berita Terkait
News
Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Kesiapan Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
Dalam proses pemulihan pascagempa di Flores, NTT, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri.
Minggu, 16 Agu 2026 09:42
News
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Keandalan Listrik
PT PLN memperkuat sinergi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan.
Sabtu, 08 Agu 2026 13:28
News
PLN Gandeng Kejati Sultra Perkuat Pendampingan Hukum Sektor Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) untuk memastikan penyelenggaraan layanan ketenagalistrikan berjalan dengan kepastian hukum.
Rabu, 05 Agu 2026 10:41
News
Srikandi PLN Sulselrabar Cetak 100 Perempuan Tangguh & Siaga Bencana
PLN UID Sulselrabar memperkuat peran perempuan dalam kesiapsiagaan bencana dengan membekali 100 peserta melalui program Perempuan Tangguh Bencana.
Senin, 03 Agu 2026 19:32
News
PLN UID Sulselrabar Resmikan HSSE Control Center, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Peresmian HSSE Control Center menjadi tonggak penguatan sistem pengawasan keselamatan di lingkungan PLN UID Sulselrabar.
Kamis, 30 Jul 2026 16:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
2
Peringatan Bulan Kemerdekaan, Gubernur Sulsel Silaturahmi dengan Keluarga Pejuang Bangsa
3
Lomba Pacuan Kuda Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantaeng
4
Semen Tonasa & Forkopimda Pangkep Perkuat Sinergi Lewat Padel
5
Al Markaz Makassar Gelar Dialog Kebangsaan Bahas Moderasi Beragama
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
2
Peringatan Bulan Kemerdekaan, Gubernur Sulsel Silaturahmi dengan Keluarga Pejuang Bangsa
3
Lomba Pacuan Kuda Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantaeng
4
Semen Tonasa & Forkopimda Pangkep Perkuat Sinergi Lewat Padel
5
Al Markaz Makassar Gelar Dialog Kebangsaan Bahas Moderasi Beragama