Tanggap Darurat Bencana: PLN Bentuk Tim Reaksi Cepat yang Siap Hadapi Situasi Darurat
Rabu, 21 Jan 2026 12:09
Dengan bekerja sama dengan ORARI Parepare, BPBD Kota Parepare, Basarnas Kota Parepare, dan TAGANA Parepare, kegiatan pelatihan kesiapsiagaan bencana diikuti oleh 100 peserta. Foto: Istimewa
PAREPARE - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mengadakan kegiatan Pelatihan Kesiapsiagaan Darurat Bencana di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare pada tanggal 19-20 Januari 2026.
Melalui kerja sama dengan ORARI Parepare, BPBD Kota Parepare, Basarnas Kota Parepare, dan TAGANA Parepare, kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai unit di bawah PLN UID Sulselrabar yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC).
Ketua ORARI Kota Parepare sekaligus ketua panitia pelatihan, Bobot Hery menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan anggota TRC dalam menghadapi situasi darurat. Salah satu fungsi utama pembentukan TRC adalah untuk memberikan respons cepat terhadap bencana guna melindungi pegawai, masyarakat, dan aset perusahaan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare, Abdul Waris Muhiddin menyampaikan penghargaan atas inisiatif dan komitmen utk membekali peserta dan manajemen bencana. "Kami berharap kepada semua peserta yang ikut pelatihan ini agar dapat menyerap dan mempraktikkannya kelak pada saat dibutuhkan," ujarnya.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sulselrabar, Ambo Tuwo, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya peran TRC sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana, dan sebagai tim khusus untuk penanganan kondisi darurat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kesiapsiagaan agar ketika terjadi bencana, teman-teman TRC dapat memberikan bantuan serta menerapkan keahlian yang diperoleh selama pelatihan. Selain itu, pelatihan ini juga berfokus pada peningkatan kompetensi,” jelasnya.
Dalam pelatihan ini, konsep manajemen 5M juga menjadi salah satu perhatian utama, salah satunya adalah elemen Man (Manusia). “Semua bisa bergerak apabila ada manusianya. Pilar paling utama adalah manusia. Karena itu, teman-teman TRC dibekali oleh BPBD untuk memastikan kesiapan mereka," ujar Ambo.
"Kita perlu bersinergi dan berkolaborasi dengan ORARI, BPBD, Basarnas, dan TAGANA sebagai rujukan utama kita dalam penanggulangan bencana. Saya berharap acara ini menjadi awal dari kerja sama yang baik antara PLN UID Sulselrabar dan BPBD. Kelak, kita dapat membantu unit lain jika diperlukan,” tambah Ambo.
Kegiatan pelatihan ini menunjukkan komitmen PLN UID Sulselrabar dalam meningkatkan kesiapan dan kompetensi TRC sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap pegawai, masyarakat, dan lingkungan. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan TRC dapat memberikan kontribusi nyata dalam penanggulangan bencana.
Selain berfokus kepada pelatihan tanggap bencana, Yayasan Baitul Maal PLN juga menggelar bakti sosial untuk berkontribusi memberikan bantuan sebanyak 100 paket sembako dan bantuan lima beasiswa kepada masyarakat di Desa Tegal, Kota Parepare.
Melalui kerja sama dengan ORARI Parepare, BPBD Kota Parepare, Basarnas Kota Parepare, dan TAGANA Parepare, kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai unit di bawah PLN UID Sulselrabar yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC).
Ketua ORARI Kota Parepare sekaligus ketua panitia pelatihan, Bobot Hery menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan anggota TRC dalam menghadapi situasi darurat. Salah satu fungsi utama pembentukan TRC adalah untuk memberikan respons cepat terhadap bencana guna melindungi pegawai, masyarakat, dan aset perusahaan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare, Abdul Waris Muhiddin menyampaikan penghargaan atas inisiatif dan komitmen utk membekali peserta dan manajemen bencana. "Kami berharap kepada semua peserta yang ikut pelatihan ini agar dapat menyerap dan mempraktikkannya kelak pada saat dibutuhkan," ujarnya.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sulselrabar, Ambo Tuwo, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya peran TRC sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana, dan sebagai tim khusus untuk penanganan kondisi darurat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kesiapsiagaan agar ketika terjadi bencana, teman-teman TRC dapat memberikan bantuan serta menerapkan keahlian yang diperoleh selama pelatihan. Selain itu, pelatihan ini juga berfokus pada peningkatan kompetensi,” jelasnya.
Dalam pelatihan ini, konsep manajemen 5M juga menjadi salah satu perhatian utama, salah satunya adalah elemen Man (Manusia). “Semua bisa bergerak apabila ada manusianya. Pilar paling utama adalah manusia. Karena itu, teman-teman TRC dibekali oleh BPBD untuk memastikan kesiapan mereka," ujar Ambo.
"Kita perlu bersinergi dan berkolaborasi dengan ORARI, BPBD, Basarnas, dan TAGANA sebagai rujukan utama kita dalam penanggulangan bencana. Saya berharap acara ini menjadi awal dari kerja sama yang baik antara PLN UID Sulselrabar dan BPBD. Kelak, kita dapat membantu unit lain jika diperlukan,” tambah Ambo.
Kegiatan pelatihan ini menunjukkan komitmen PLN UID Sulselrabar dalam meningkatkan kesiapan dan kompetensi TRC sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap pegawai, masyarakat, dan lingkungan. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan TRC dapat memberikan kontribusi nyata dalam penanggulangan bencana.
Selain berfokus kepada pelatihan tanggap bencana, Yayasan Baitul Maal PLN juga menggelar bakti sosial untuk berkontribusi memberikan bantuan sebanyak 100 paket sembako dan bantuan lima beasiswa kepada masyarakat di Desa Tegal, Kota Parepare.
(GUS)
Berita Terkait
Sulbar
Dukung Pendidikan, PLN Nyalakan Listrik Sekolah Rakyat di Mamuju
Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju kini mendapat pasokan listrik berdaya 555 kVA dari PT PLN (Persero). Hal itu menjadi bukti nyata kepedulian PLN terhadap dunia pendidikan.
Jum'at, 25 Sep 2026 20:32
News
YBM PLN Rayakan Milad ke-20 dengan Servis Gratis bagi 120 Pengemudi Ojol
YBM PLN memberikan layanan servis motor gratis kepada 120 pengemudi ojek online muslim pada 24–25 September 2026 di Kantor PLN UID Sulselrabar.
Jum'at, 25 Sep 2026 09:03
News
Donor Darah PLN UID Sulselrabar Kumpulkan 60 Kantong untuk Masyarakat
Sebanyak 60 kantong darah terkumpul dari kegiatan donor darah yang digelar PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar).
Kamis, 24 Sep 2026 08:41
News
PLN Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Jaga Debit Air PLTA di Musim Kemarau
PLN memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjalankan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di sejumlah wilayah untuk menjaga keandalan listrik di PLTA.
Rabu, 23 Sep 2026 15:37
News
Tak Cuma Pulihkan Sistem, PLN Siapkan Penguatan Kelistrikan Sulbagsel
PLN menyiapkan fondasi penguatan jangka panjang melalui diversifikasi sumber energi untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulbagsel.
Selasa, 22 Sep 2026 18:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
4
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
4
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana