PLN Pastikan Listrik Menyala di Seluruh Huntara Aceh Tamiang
Jum'at, 02 Jan 2026 16:13
PLN terus mendukung percepatan pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang melalui penyediaan infrastruktur dan penyambungan jaringan listrik. Foto/IST
ACEH TAMIANG - PT PLN (Persero) terus mendukung percepatan pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang melalui penyediaan infrastruktur dan penyambungan jaringan listrik pada seluruh unit hunian yang telah terbangun.
Upaya ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya melalui pemenuhan prasarana dasar bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi progres pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukung yang tengah dikebut. Menurutnya, sinergi lintas kementerian, Danantara Indonesia, dan Pemerintah Daerah (Pemda) mampu menghasilkan kemajuan signifikan dalam waktu singkat. Sebanyak 600 unit Huntara dijadwalkan diserahkan kepada Pemda pada 8 Januari 2026 untuk selanjutnya diberikan kepada warga terdampak bencana.
"Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian, semua pihak telah bekerja dengan gemilang, dengan cepat,” ujar Presiden Prabowo.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa dalam tiga bulan ke depan pembangunan Huntara secara nasional ditargetkan mencapai 15.000 unit. Hunian tersebut tersebar di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat, bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah, untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” jelas Rosan.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Huntara bukan sekadar solusi jangka pendek, melainkan bagian dari proses pemulihan yang lebih luas.
“Huntara ini menjadi jembatan penting menuju fase hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, kualitas dan keberlanjutan tetap menjadi perhatian utama,” tambahnya.
Huntara dibangun sesuai standar kelayakan hunian darurat, tidak hanya dari sisi konstruksi bangunan, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar. Pemerintah melalui Danantara Indonesia memastikan ketersediaan listrik, akses air bersih, sanitasi yang memadai, serta dukungan layanan kesehatan di kawasan Huntara.
Menindaklanjuti hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung penuh pembangunan Huntara melalui penyediaan listrik yang aman dan andal bagi seluruh unit hunian.
"PLN siap melaksanakan arahan Pemerintah melalui Danantara Indonesia untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan Huntara. Setiap unit hunian yang telah selesai dibangun, kami pastikan listriknya juga sudah tersedia dan dapat langsung menyala, sehingga masyarakat bisa segera menempati tempat tinggalnya dengan aman dan nyaman,” kata Darmawan.
Saat ini, PLN telah menyiapkan infrastruktur kelistrikan di kawasan Huntara Aceh Tamiang, mulai dari pembangunan trafo, jaringan listrik, hingga pemasangan kWh meter pada seluruh hunian. Jaringan listrik bahkan telah tersambung sepenuhnya dan mencukupi kebutuhan listrik hunian maupun fasilitas umum.
Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, didampingi Darmawan Prasodjo, turun langsung meninjau progres pembangunan Huntara Aceh Tamiang beserta infrastruktur kelistrikannya. Dalam kesempatan tersebut, Darmawan menegaskan bahwa listrik andal merupakan kebutuhan dasar yang wajib tersedia untuk menunjang aktivitas masyarakat.
“Kami memahami bahwa saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang dan longsor telah kehilangan banyak hal, bukan hanya rumah, namun juga rasa aman dan kenyamanan. Karena itu, PLN berupaya menghadirkan listrik yang prima di kawasan Huntara. Sehingga, masyarakat dapat segera tinggal, anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman, dan keluarga dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak. Ini adalah komitmen kami untuk terus mendampingi masyarakat bangkit dari bencana,” pungkas Darmawan.
Upaya ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya melalui pemenuhan prasarana dasar bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi progres pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukung yang tengah dikebut. Menurutnya, sinergi lintas kementerian, Danantara Indonesia, dan Pemerintah Daerah (Pemda) mampu menghasilkan kemajuan signifikan dalam waktu singkat. Sebanyak 600 unit Huntara dijadwalkan diserahkan kepada Pemda pada 8 Januari 2026 untuk selanjutnya diberikan kepada warga terdampak bencana.
"Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian, semua pihak telah bekerja dengan gemilang, dengan cepat,” ujar Presiden Prabowo.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa dalam tiga bulan ke depan pembangunan Huntara secara nasional ditargetkan mencapai 15.000 unit. Hunian tersebut tersebar di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat, bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah, untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” jelas Rosan.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Huntara bukan sekadar solusi jangka pendek, melainkan bagian dari proses pemulihan yang lebih luas.
“Huntara ini menjadi jembatan penting menuju fase hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, kualitas dan keberlanjutan tetap menjadi perhatian utama,” tambahnya.
Huntara dibangun sesuai standar kelayakan hunian darurat, tidak hanya dari sisi konstruksi bangunan, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar. Pemerintah melalui Danantara Indonesia memastikan ketersediaan listrik, akses air bersih, sanitasi yang memadai, serta dukungan layanan kesehatan di kawasan Huntara.
Menindaklanjuti hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung penuh pembangunan Huntara melalui penyediaan listrik yang aman dan andal bagi seluruh unit hunian.
"PLN siap melaksanakan arahan Pemerintah melalui Danantara Indonesia untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan Huntara. Setiap unit hunian yang telah selesai dibangun, kami pastikan listriknya juga sudah tersedia dan dapat langsung menyala, sehingga masyarakat bisa segera menempati tempat tinggalnya dengan aman dan nyaman,” kata Darmawan.
Saat ini, PLN telah menyiapkan infrastruktur kelistrikan di kawasan Huntara Aceh Tamiang, mulai dari pembangunan trafo, jaringan listrik, hingga pemasangan kWh meter pada seluruh hunian. Jaringan listrik bahkan telah tersambung sepenuhnya dan mencukupi kebutuhan listrik hunian maupun fasilitas umum.
Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, didampingi Darmawan Prasodjo, turun langsung meninjau progres pembangunan Huntara Aceh Tamiang beserta infrastruktur kelistrikannya. Dalam kesempatan tersebut, Darmawan menegaskan bahwa listrik andal merupakan kebutuhan dasar yang wajib tersedia untuk menunjang aktivitas masyarakat.
“Kami memahami bahwa saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang dan longsor telah kehilangan banyak hal, bukan hanya rumah, namun juga rasa aman dan kenyamanan. Karena itu, PLN berupaya menghadirkan listrik yang prima di kawasan Huntara. Sehingga, masyarakat dapat segera tinggal, anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman, dan keluarga dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak. Ini adalah komitmen kami untuk terus mendampingi masyarakat bangkit dari bencana,” pungkas Darmawan.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN UIP Sulawesi Hadir Bawa Harapan bagi Warga Terdampak Banjir
Luapan air dan genangan yang merendam rumah bukanlah hal asing bagi warga Kelurahan Katimbang. Setiap musim hujan tiba, kekhawatiran kerap menyertai aktivitas masyarakat.
Minggu, 15 Feb 2026 08:53
Ekbis
Naik Signifikan, Ribuan SPKLU Siap Dukung Kendaraan Listrik
Pengguna kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) kini dapat menikmati pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan bebas khawatir kehabisan daya.
Senin, 09 Feb 2026 20:06
Ekbis
PLN UIP Sulawesi Gelar Apel Bersama Mitra Kerja dalam Peringatan Bulan K3 Nasional
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi menggelar Apel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bersama mitra kerja di Aula Kantor PLN UIP Sulawesi.
Sabtu, 07 Feb 2026 17:56
News
PLN UIP Sulawesi Terima Pengadaan Tanah GITET 275 kV Kendari, Siap Lanjut Tahap Sertifikasi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menerima hasil pengadaan tanah Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 275 kV Kendari yang diserahkan oleh Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional
Kamis, 05 Feb 2026 12:33
Ekbis
PLN Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Zero Harm dan Zero Loss
PT PLN (Persero) menggelar apel siaga dalam memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 yang berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026.
Rabu, 04 Feb 2026 15:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Karyawan Kafe Timbun Jalan Berlubang di Jalur Provinsi Jeneponto
2
Plang Informasi Milik Pemkab Lutim Diduga Dirusak Warga Penggarap Lahan di Lampia
3
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
4
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
5
Chery C5 CSH Resmi Debut di Makassar, Performa Responsif untuk Ritme Kota yang Dinamis
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Karyawan Kafe Timbun Jalan Berlubang di Jalur Provinsi Jeneponto
2
Plang Informasi Milik Pemkab Lutim Diduga Dirusak Warga Penggarap Lahan di Lampia
3
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
4
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
5
Chery C5 CSH Resmi Debut di Makassar, Performa Responsif untuk Ritme Kota yang Dinamis