Pertamina Pastikan Stok Biosolar Sidrap Aman, Penyaluran Dioptimalkan
Sabtu, 11 Jul 2026 20:17
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pasokan BBM subsidi jenis Biosolar di Kabupaten Sidrap dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Foto/Istimewa
SIDRAP - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pasokan BBM subsidi jenis Biosolar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Perusahaan juga terus mengoptimalkan distribusi guna menjaga kelancaran penyaluran sekaligus mengurangi antrean kendaraan di sejumlah SPBU.
Langkah tersebut dilakukan menyusul munculnya antrean kendaraan angkutan barang dan bus di SPBU Uluale. Pertamina menyatakan terus memantau kondisi di lapangan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Pjs. Sales Branch Manager Sulselbar III Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, mengatakan stok Biosolar di Sidrap masih tersedia dan pengiriman ke SPBU dilakukan sesuai kebutuhan.
"Stok Biosolar di Kabupaten Sidrap berada dalam kondisi aman dan pengiriman ke SPBU terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat. Kami terus memantau kondisi di lapangan agar penyaluran BBM dapat berjalan lancar dan pelayanan kepada konsumen tetap optimal," ujar Ridho, Sabtu (11/7/2026).
Untuk mengurai kepadatan di SPBU Uluale, Pertamina mengimbau masyarakat memanfaatkan SPBU lain yang memiliki stok Biosolar dan kondisi antrean yang lebih normal, yakni SPBU 74.916.57 Mattirotasi dan SPBU 74.916.62 Kota Sidrap.
"Kedua SPBU tersebut memiliki stok Biosolar yang tersedia dan saat ini kondisi antreannya relatif normal. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan alternatif SPBU tersebut sehingga distribusi kendaraan menjadi lebih merata dan waktu tunggu pengisian dapat berkurang," katanya.
Selain mengoptimalkan distribusi, Pertamina juga berkoordinasi dengan aparat setempat dan pengelola SPBU untuk mengatur arus kendaraan agar antrean tidak mengganggu kelancaran lalu lintas maupun aktivitas masyarakat. Petugas marshall turut dikerahkan untuk membantu pengaturan antrean sehingga proses pengisian BBM berlangsung lebih aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, pengelola SPBU, dan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan distribusi BBM di Sulawesi berjalan lancar.
"Distribusi energi membutuhkan kolaborasi yang erat dari berbagai pihak. Karena itu, Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran, memantau kondisi lapangan, serta memperkuat koordinasi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya sehingga penyaluran dapat berlangsung tertib dan tepat sasaran," ujar Lilik.
Pertamina menegaskan akan terus memantau penyaluran BBM di seluruh wilayah operasionalnya serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.
Masyarakat yang menemukan kendala layanan atau dugaan pelanggaran dalam penyaluran BBM dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Langkah tersebut dilakukan menyusul munculnya antrean kendaraan angkutan barang dan bus di SPBU Uluale. Pertamina menyatakan terus memantau kondisi di lapangan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Pjs. Sales Branch Manager Sulselbar III Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, mengatakan stok Biosolar di Sidrap masih tersedia dan pengiriman ke SPBU dilakukan sesuai kebutuhan.
"Stok Biosolar di Kabupaten Sidrap berada dalam kondisi aman dan pengiriman ke SPBU terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat. Kami terus memantau kondisi di lapangan agar penyaluran BBM dapat berjalan lancar dan pelayanan kepada konsumen tetap optimal," ujar Ridho, Sabtu (11/7/2026).
Untuk mengurai kepadatan di SPBU Uluale, Pertamina mengimbau masyarakat memanfaatkan SPBU lain yang memiliki stok Biosolar dan kondisi antrean yang lebih normal, yakni SPBU 74.916.57 Mattirotasi dan SPBU 74.916.62 Kota Sidrap.
"Kedua SPBU tersebut memiliki stok Biosolar yang tersedia dan saat ini kondisi antreannya relatif normal. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan alternatif SPBU tersebut sehingga distribusi kendaraan menjadi lebih merata dan waktu tunggu pengisian dapat berkurang," katanya.
Selain mengoptimalkan distribusi, Pertamina juga berkoordinasi dengan aparat setempat dan pengelola SPBU untuk mengatur arus kendaraan agar antrean tidak mengganggu kelancaran lalu lintas maupun aktivitas masyarakat. Petugas marshall turut dikerahkan untuk membantu pengaturan antrean sehingga proses pengisian BBM berlangsung lebih aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, pengelola SPBU, dan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan distribusi BBM di Sulawesi berjalan lancar.
"Distribusi energi membutuhkan kolaborasi yang erat dari berbagai pihak. Karena itu, Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran, memantau kondisi lapangan, serta memperkuat koordinasi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya sehingga penyaluran dapat berlangsung tertib dan tepat sasaran," ujar Lilik.
Pertamina menegaskan akan terus memantau penyaluran BBM di seluruh wilayah operasionalnya serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.
Masyarakat yang menemukan kendala layanan atau dugaan pelanggaran dalam penyaluran BBM dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 65% di Sulsel & Sulbar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 kilogram (kg) hingga 65 persen dari rata-rata penyaluran harian di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:56
News
Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Pertanian, Pertamina Perkuat Distribusi BBM di Sulsel
Pertamina Patra Niaga telah menambah penyaluran BBM sekitar 15–20 persen dari rata-rata harian normal untuk Pertalite dan 10–15 persen untuk Biosolar.
Kamis, 13 Agu 2026 14:51
News
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
Selain memberikan harga khusus, Pertamina menyediakan program Trade In Gratis, yakni penukaran dua tabung LPG 3 kg dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kg.
Rabu, 12 Agu 2026 19:36
News
Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM dan LPG 3 kg di Kabupaten Bone tetap terjaga.
Minggu, 09 Agu 2026 13:03
Ekbis
Pasokan LPG 3 Kg di Sulsel Ditambah, Pertamina Pastikan Distribusi Lancar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 2.131 tabung atau setara 34 persen dari rata-rata penyaluran harian.
Rabu, 05 Agu 2026 07:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar