Komitmen Pengawasan Obat dan Makanan, Pemkab Gowa Raih 2 Penghargaan
Jum'at, 29 Agu 2025 10:47
Pemkab Gowa menerima penghargaan dari BPOM berkat komitmen pengawasan obat dan makanan. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa kembali menorehkan prestasi di bidang kesehatan. Kabupaten Gowa ditetapkan sebagai daerah dengan kinerja terbaik penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pengawasan Obat dan Makanan.
Pada Tahun Anggaran 2023, Kabupaten Gowa berhasil meraih peringkat Terbaik I di Sulawesi Selatan, sementara pada Tahun Anggaran 2024 memperoleh peringkat Terbaik III.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Taruna Ikrar, dalam kegiatan yang dihadiri perwakilan pemerintah daerah dari seluruh kabupaten dan kota Sulsel di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (28/8).
Capaian ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memastikan tata kelola Dana Alokasi Khusus Non Fisik di sektor kesehatan berjalan optimal, transparan, dan akuntabel. Lebih jauh, keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa intervensi program pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Gowa dapat terlaksana dengan baik, sehingga berkontribusi pada perlindungan kesehatan masyarakat.
Staf Ahli Bupati Gowa, Rumaisah, yang hadir mewakili penerimaan menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi Pemkab Gowa dalam meningkatkan kinerja sektor kesehatan, khususnya dalam pengawasan obat dan makanan.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah, terutama Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa yang berkomitmen penuh menjalankan amanah pengelolaan dana alokasi khusus. Capaian ini didedikasikan sepenuhnya untuk masyarakat Gowa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penghargaan yang diraih menjadi pemicu semangat agar pemerintah daerah semakin memperkuat sistem pengawasan dan memperluas edukasi publik terkait keamanan obat dan makanan.
“Keberhasilan meraih penghargaan terbaik harus dimaknai sebagai dorongan untuk bekerja lebih baik. Yang terpenting bukan sekadar predikat, melainkan konsistensi menjaga kualitas pelayanan agar masyarakat benar-benar terlindungi,” tambah Rumaisah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemkab Gowa akan terus menjaga keberlanjutan program, termasuk memperkuat kolaborasi dengan BPOM dan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini sejalan dengan upaya nasional untuk memastikan produk yang beredar di masyarakat aman, bermanfaat, dan sesuai standar kesehatan.
“Kami akan terus mendukung kebijakan nasional di bidang pengawasan obat dan makanan, serta memastikan implementasi di daerah berjalan sesuai standar. Dengan demikian, keberhasilan ini tidak hanya berhenti pada capaian, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Dihubungi terpisah, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut adalah bukti nyata bahwa tata kelola pemerintahan daerah dalam bidang kesehatan berjalan baik dan mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Pemerintah Kabupaten Gowa akan terus bekerja untuk memastikan setiap program di sektor kesehatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Talenrang.
Bupati Gowa berharap prestasi tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi momentum untuk menjaga kualitas pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
"Dengan penghargaan ini, Kabupaten Gowa menegaskan posisi sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik di Sulawesi Selatan dalam pengelolaan dana alokasi khusus non fisik sektor kesehatan," tutupnya.
Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Gowa, Natsir Arief, dan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Gowa, Yusuf.
Pada Tahun Anggaran 2023, Kabupaten Gowa berhasil meraih peringkat Terbaik I di Sulawesi Selatan, sementara pada Tahun Anggaran 2024 memperoleh peringkat Terbaik III.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Taruna Ikrar, dalam kegiatan yang dihadiri perwakilan pemerintah daerah dari seluruh kabupaten dan kota Sulsel di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (28/8).
Capaian ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memastikan tata kelola Dana Alokasi Khusus Non Fisik di sektor kesehatan berjalan optimal, transparan, dan akuntabel. Lebih jauh, keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa intervensi program pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Gowa dapat terlaksana dengan baik, sehingga berkontribusi pada perlindungan kesehatan masyarakat.
Staf Ahli Bupati Gowa, Rumaisah, yang hadir mewakili penerimaan menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi Pemkab Gowa dalam meningkatkan kinerja sektor kesehatan, khususnya dalam pengawasan obat dan makanan.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah, terutama Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa yang berkomitmen penuh menjalankan amanah pengelolaan dana alokasi khusus. Capaian ini didedikasikan sepenuhnya untuk masyarakat Gowa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penghargaan yang diraih menjadi pemicu semangat agar pemerintah daerah semakin memperkuat sistem pengawasan dan memperluas edukasi publik terkait keamanan obat dan makanan.
“Keberhasilan meraih penghargaan terbaik harus dimaknai sebagai dorongan untuk bekerja lebih baik. Yang terpenting bukan sekadar predikat, melainkan konsistensi menjaga kualitas pelayanan agar masyarakat benar-benar terlindungi,” tambah Rumaisah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemkab Gowa akan terus menjaga keberlanjutan program, termasuk memperkuat kolaborasi dengan BPOM dan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini sejalan dengan upaya nasional untuk memastikan produk yang beredar di masyarakat aman, bermanfaat, dan sesuai standar kesehatan.
“Kami akan terus mendukung kebijakan nasional di bidang pengawasan obat dan makanan, serta memastikan implementasi di daerah berjalan sesuai standar. Dengan demikian, keberhasilan ini tidak hanya berhenti pada capaian, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Dihubungi terpisah, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut adalah bukti nyata bahwa tata kelola pemerintahan daerah dalam bidang kesehatan berjalan baik dan mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Pemerintah Kabupaten Gowa akan terus bekerja untuk memastikan setiap program di sektor kesehatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Talenrang.
Bupati Gowa berharap prestasi tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi momentum untuk menjaga kualitas pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
"Dengan penghargaan ini, Kabupaten Gowa menegaskan posisi sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik di Sulawesi Selatan dalam pengelolaan dana alokasi khusus non fisik sektor kesehatan," tutupnya.
Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Gowa, Natsir Arief, dan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Gowa, Yusuf.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
One Day One District di Parigi, Bupati Gowa Serap Aspirasi dan Tinjau Infrastruktur
Menjelang satu tahun pelaksanaan program One Day One District (ODOD) yang pertama kali digelar di Kecamatan Parigi pada 28 Juni 2025, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang
Minggu, 21 Jun 2026 18:49
News
Pertahankan Status KLA, Pemkab Gowa Perkuat Peran Anak sebagai Agen Perubahan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Gowa.
Sabtu, 20 Jun 2026 18:40
Sulsel
KTNA Gowa Siap Ikuti PENAS XVII, Sekda Minta Promosikan Potensi Daerah
Sekda Gowa, Andy Azis, mengajak seluruh rombongan KTNA Kabupaten Gowa untuk mempromosikan produk unggulan sektor pertanian dan perikanan daerah pada PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo.
Rabu, 17 Jun 2026 18:54
News
Program Mahasantri Gowa Cetak 167 Sarjana Al-Qur'an dan Tafsir
Sebanyak 167 Mahasantri Kabupaten Gowa angkatan Tahun Akademik 2022/2023 berhasil menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin.
Rabu, 17 Jun 2026 18:40
Sulsel
Dinilai Keliru, Kemendagri Diminta Evaluasi Hak Angket DPRD Gowa
Kuasa hukum penggugat hak angket DPRD Gowa dari Paranusa Law Firm, Muallim Bahar, meminta Kemendagri melakukan evaluasi total terhadap hak angket yang saat ini bergulir di DPRD Gowa.
Selasa, 16 Jun 2026 20:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Pemkot Makassar Pastikan Tertibkan Bangunan Liar di Lahan Fasum Manggala
3
Pemkot Makassar Usut Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
4
Ratusan Relawan SPPG Datangi DPRD Parepare, Tuntut Program MBG Tidak Dihentikan
5
Sinergi PLN UIP Sulawesi & Kejati Sulteng Kebut Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Pemkot Makassar Pastikan Tertibkan Bangunan Liar di Lahan Fasum Manggala
3
Pemkot Makassar Usut Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
4
Ratusan Relawan SPPG Datangi DPRD Parepare, Tuntut Program MBG Tidak Dihentikan
5
Sinergi PLN UIP Sulawesi & Kejati Sulteng Kebut Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan