DPD Forlat Vokasi Sulsel Dilantik, Siap Tingkatkan Profesionalitas LPK
Minggu, 14 Sep 2025 21:23
DPD Forum Forlat Vokasi Indonesia Sulsel periode 2025-2030 resmi dilantik di Balai Syekh Yusuf BBPVP Makassar, Minggu (14/9/2025). Foto: Reza Pahlevi
MAKASSAR - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Lembaga Pelatihan Vokasi Indonesia (Forlat Vokasi Indonesia) Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2025-2030 resmi dilantik di Balai Syekh Yusuf BBPVP Makassar, Minggu (14/9/2025).
Pelantikan dihadiri jajaran pengurus, pemangku kepentingan, serta perwakilan lembaga pelatihan kerja dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Antara lain, Kepala BBPVP Makassar, Dr La Ode Haji Polondu, Sekretaris Jendral DPP Forlat Vokasi Indonesia, Samsuddin hingga Disnakertrans Sulawesi Selatan.
Kemudian, Dewan Penasehat Prof Dra. Indah Raya R, Dr Syamsul Bahri, Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Haji Iwan, DPD APINDO Sulawesi Selatan, Organisasi Mitra Kemenaker RI dan Pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja se-kota Makassar.
Ketua DPD Forlat Vokasi Indonesia Sulsel, Andi Bakhtiar menekankan pentingnya melihat arah dan misi kepengurusan baru.
"Misi Forlat Sulsel adalah meningkatkan profesionalitas Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta membentuk Forum Ketenagakerjaan Sulsel sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan lembaga pelatihan," ujar Andi Atti sapaanya.
Dirinya menambahkan, kehadiran Forlat Sulsel bertujuan memperkuat peran lembaga pelatihan kerja
"Ini sebagai wujud dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja yang relevan dengan kebutuhan industri," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Forlat Vokasi Indonesia, Samsuddin Sams menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap peran Forlat Sulsel.
"Kami tentu berharap Forlat Vokasi Indonesia Sulsel menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat daerah," sebutnya.
Terlebih, dengan hadirnya Forlat mampu membangun kemitraan strategis dengan dunia usaha, dunia industri, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah.
"Kita ingin menjadi rumah kebersamaan bagi seluruh lembaga pelatihan kerja di Sulawesi Selatan," pintanya.
"Ini momentum penting bagi Forlat Sulsel memperkuat jejaring kolaborasi dan menghadirkan solusi nyata terhadap tantangan ketenagakerjaan di wilayah Sulawesi Selatan dan dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui vokasi yang berkualitas," pungkasnya.
Pelantikan dihadiri jajaran pengurus, pemangku kepentingan, serta perwakilan lembaga pelatihan kerja dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Antara lain, Kepala BBPVP Makassar, Dr La Ode Haji Polondu, Sekretaris Jendral DPP Forlat Vokasi Indonesia, Samsuddin hingga Disnakertrans Sulawesi Selatan.
Kemudian, Dewan Penasehat Prof Dra. Indah Raya R, Dr Syamsul Bahri, Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Haji Iwan, DPD APINDO Sulawesi Selatan, Organisasi Mitra Kemenaker RI dan Pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja se-kota Makassar.
Ketua DPD Forlat Vokasi Indonesia Sulsel, Andi Bakhtiar menekankan pentingnya melihat arah dan misi kepengurusan baru.
"Misi Forlat Sulsel adalah meningkatkan profesionalitas Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta membentuk Forum Ketenagakerjaan Sulsel sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan lembaga pelatihan," ujar Andi Atti sapaanya.
Dirinya menambahkan, kehadiran Forlat Sulsel bertujuan memperkuat peran lembaga pelatihan kerja
"Ini sebagai wujud dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja yang relevan dengan kebutuhan industri," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Forlat Vokasi Indonesia, Samsuddin Sams menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap peran Forlat Sulsel.
"Kami tentu berharap Forlat Vokasi Indonesia Sulsel menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat daerah," sebutnya.
Terlebih, dengan hadirnya Forlat mampu membangun kemitraan strategis dengan dunia usaha, dunia industri, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah.
"Kita ingin menjadi rumah kebersamaan bagi seluruh lembaga pelatihan kerja di Sulawesi Selatan," pintanya.
"Ini momentum penting bagi Forlat Sulsel memperkuat jejaring kolaborasi dan menghadirkan solusi nyata terhadap tantangan ketenagakerjaan di wilayah Sulawesi Selatan dan dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui vokasi yang berkualitas," pungkasnya.
(UMI)
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rangkaian Milad ke-72 UMI, FSIKP Himpun 255 Alumni dalam Silatnas dan Muskom
2
Tiket Gratis hingga Cashback Jutaan Ramaikan BookCabin Travel Fair di Makassar
3
Veda Ega Pratama Lolos Q2 Moto3 Mugello, Catatan Waktu Kalahkan Pemuncak Klasemen
4
ITB Nobel Indonesia Gelar Pelatihan CV ATS dan Teknik Wawancara bagi Calon Lulusan
5
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rangkaian Milad ke-72 UMI, FSIKP Himpun 255 Alumni dalam Silatnas dan Muskom
2
Tiket Gratis hingga Cashback Jutaan Ramaikan BookCabin Travel Fair di Makassar
3
Veda Ega Pratama Lolos Q2 Moto3 Mugello, Catatan Waktu Kalahkan Pemuncak Klasemen
4
ITB Nobel Indonesia Gelar Pelatihan CV ATS dan Teknik Wawancara bagi Calon Lulusan
5
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun