UIN Alauddin Bantah Flyer Dukungan ke Bupati Gowa, Sebut Bukan Produk Universitas
Senin, 20 Jul 2026 15:59
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis. Foto: Istimewa
GOWA - Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menegaskan bahwa flyer yang beredar di berbagai platform media sosial dan mengatasnamakan institusi INI bukan merupakan produk resmi universitas.
Penegasan itu disampaikan melalui siaran pers bernomor B-2441/Un.06/HM.01/07/2026 yang diterbitkan pada Senin (20/7/2026), sebagai respons atas beredarnya flyer yang memuat logo Kementerian Agama RI, identitas UIN Alauddin Makassar, serta narasi yang dikaitkan dengan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang.
Dalam klarifikasi tertulis yang diteken Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, menyatakan flyer tersebut tidak diterbitkan oleh universitas maupun Humas UIN Alauddin Makassar.
Universitas juga menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan, dukungan politik, maupun publikasi resmi sebagaimana isi flyer yang beredar di masyarakat. Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, UIN Alauddin Makassar menegaskan tidak terlibat dalam isu politik praktis, termasuk politik lokal.
Selain itu, penggunaan logo Kementerian Agama RI, identitas UIN Alauddin Makassar, foto pimpinan universitas, maupun atribut resmi lainnya tanpa izin dinilai sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan berpotensi menyesatkan masyarakat.
"UIN Alauddin Makassar juga menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung profesionalitas, integritas, independensi, serta menjaga netralitas institusi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," bunyi klarifikasi tertulis UIN Alauddin.
Melalui klarifikasi ini, masyarakat diimbau agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Universitas meminta masyarakat selalu merujuk pada kanal informasi resmi UIN Alauddin Makassar untuk memperoleh informasi yang benar.
UIN Alauddin Makassar juga menyatakan akan menempuh langkah hukum apabila ditemukan pihak-pihak yang dengan sengaja menyalahgunakan identitas universitas untuk kepentingan tertentu.
Di akhir pernyataannya, UIN Alauddin Makassar mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan mengedepankan etika, verifikasi informasi, serta semangat persatuan dan kedamaian.
Sebagai informasi tambahan, dalam flyer yang beredar, tercantum logo Kementerian Agama RI, identitas UIN Alauddin Makassar, foto Rektor beserta jajaran wakil rektor, serta foto Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. Flyer tersebut juga memuat narasi yang mengajak masyarakat tidak terprovokasi serta menyebut tuduhan terhadap Bupati Gowa sebagai fitnah.
"Masyarakat Kabupaten Gowa diharap tetap menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," bunyi narasi dalam flyer tersebut.
Penegasan itu disampaikan melalui siaran pers bernomor B-2441/Un.06/HM.01/07/2026 yang diterbitkan pada Senin (20/7/2026), sebagai respons atas beredarnya flyer yang memuat logo Kementerian Agama RI, identitas UIN Alauddin Makassar, serta narasi yang dikaitkan dengan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang.
Dalam klarifikasi tertulis yang diteken Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, menyatakan flyer tersebut tidak diterbitkan oleh universitas maupun Humas UIN Alauddin Makassar.
Universitas juga menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan, dukungan politik, maupun publikasi resmi sebagaimana isi flyer yang beredar di masyarakat. Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, UIN Alauddin Makassar menegaskan tidak terlibat dalam isu politik praktis, termasuk politik lokal.
Selain itu, penggunaan logo Kementerian Agama RI, identitas UIN Alauddin Makassar, foto pimpinan universitas, maupun atribut resmi lainnya tanpa izin dinilai sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan berpotensi menyesatkan masyarakat.
"UIN Alauddin Makassar juga menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung profesionalitas, integritas, independensi, serta menjaga netralitas institusi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," bunyi klarifikasi tertulis UIN Alauddin.
Melalui klarifikasi ini, masyarakat diimbau agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Universitas meminta masyarakat selalu merujuk pada kanal informasi resmi UIN Alauddin Makassar untuk memperoleh informasi yang benar.
UIN Alauddin Makassar juga menyatakan akan menempuh langkah hukum apabila ditemukan pihak-pihak yang dengan sengaja menyalahgunakan identitas universitas untuk kepentingan tertentu.
Di akhir pernyataannya, UIN Alauddin Makassar mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan mengedepankan etika, verifikasi informasi, serta semangat persatuan dan kedamaian.
Sebagai informasi tambahan, dalam flyer yang beredar, tercantum logo Kementerian Agama RI, identitas UIN Alauddin Makassar, foto Rektor beserta jajaran wakil rektor, serta foto Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. Flyer tersebut juga memuat narasi yang mengajak masyarakat tidak terprovokasi serta menyebut tuduhan terhadap Bupati Gowa sebagai fitnah.
"Masyarakat Kabupaten Gowa diharap tetap menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," bunyi narasi dalam flyer tersebut.
(MAN)
Berita Terkait
News
Wabup Gowa dan Andi Tenri Indah Terima Penghargaan Kwarnas di Jamnas
Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Gowa, Darmawangsyah Muin, dan Bendahara Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, menerima penghargaan dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:21
Sulsel
Gowa Jadi Lokasi Riset UNM soal Tata Kelola Dana Desa
Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penelitian mengenai penguatan sistem pencegahan korupsi dalam pengelolaan dana desa berbasis digital governance di Kabupaten Gowa.
Rabu, 12 Agu 2026 08:42
News
268 Lulusan Polbangtan Gowa Didorong Bawa Inovasi ke Sektor Pertanian
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mendorong lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menjadi inovator dan penggerak pembangunan pertanian. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Wisuda Polbangtan Gowa 2026 di Aula Syekh Yusuf, Kampus I Polbangtan Gowa, Senin (10/8/2026).
Senin, 10 Agu 2026 15:39
Sulsel
Cegah Kerugian Daerah, Pimpinan OPD Diperingatkan Pentingnya Fungsi Pengawasan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui penguatan sistem pengawasan serta pencegahan kerugian daerah.
Minggu, 09 Agu 2026 06:17
News
Bupati Gowa Lepas 92 Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional XII 2026
Ketua Mabicab dan Kwarcab Pramuka Gowa, Sitti Husniah Talenrang melepas 92 peserta dari Kontingen Kwarcab Gowa yang akan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 sekaligus mengukuhkan Pramuka Garuda di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Jumat (7/8).
Jum'at, 07 Agu 2026 21:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar