Penyaluran Kartu Lansia di Luwu Timur Tuntas, Warga Senang dan Terbantu
Rabu, 03 Des 2025 16:36
LUWU TIMUR - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menyelesaikan penyaluran Kartu Lutim Lansia 2025 di seluruh kecamatan. Program ini dibuat untuk membantu warga lanjut usia agar tetap hidup layak dan mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Penyaluran dimulai pada 30 Oktober 2025 dan berlangsung selama dua pekan. Kecamatan Burau menjadi lokasi terakhir. Bupati Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Puspawati Husler ikut menyerahkan bantuan di beberapa titik.
Bupati Irwan mengatakan bahwa program ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada para lansia. “Program ini kami buat untuk membantu kebutuhan para orang tua kita. Semoga bisa bermanfaat,” ujarnya.
Agar semua penerima terjangkau, tim Dinas Sosial dan Bank Sulselbar tidak hanya menunggu di kantor kecamatan. Mereka turun langsung ke desa-desa, bahkan mengantar bantuan ke rumah lansia yang sakit atau tidak mampu hadir.
Di Kecamatan Burau, penyaluran dipusatkan di tiga lokasi, Gedung Serbaguna Kantor Camat Burau, Kantor Desa Bone Pute, dan Kantor Desa Jalajja. Sebanyak 158 warga lansia dari enam desa menerima bantuan tunai sebesar Rp2 juta untuk dua bulan.
Wakil Bupati Puspawati Husler juga hadir menyapa para penerima. “Para orang tua kita adalah bagian penting daerah ini. Semoga bantuan ini bisa membantu kebutuhan sehari-hari,” katanya lembut.
Banyak warga yang merasa terbantu. Salah satunya Abdul Kadir (65) dari Burau.“Terima kasih banyak. Bantuan ini sangat berarti,” ucapnya dengan haru.
Plt Kepala Dinas Sosial P3A Luwu Timur, Joni Patabi, menjelaskan bahwa tahap awal program ini diberikan kepada 3.000 lansia di seluruh kabupaten.
Ia menegaskan bahwa data penerima telah melalui proses pengecekan.“Semua penerima sudah diverifikasi. Ke depan jumlahnya akan kami tambah lagi sesuai anggaran,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan warga bahwa jika ingin mengetahui informasi lebih jelas, bisa langsung bertanya ke Dinas Sosial di kecamatan atau kabupaten.
Dengan tuntasnya penyaluran Kartu Lansia ini, pemerintah berharap para lansia dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Pemerintah juga memastikan bahwa program ini dibuat agar warga yang sudah berusia lanjut tetap mendapat perhatian dan bisa hidup lebih layak.
Pendekatan yang ramah, pemberian bantuan yang merata, hingga pengantaran ke rumah warga yang tidak mampu hadir, menunjukkan bahwa program ini berjalan dengan baik dan benar-benar ditujukan untuk membantu.
Pemerintah berharap warga memahami bahwa program ini hadir untuk semua lansia yang memenuhi syarat dan akan terus ditingkatkan ke depannya.
Penyaluran dimulai pada 30 Oktober 2025 dan berlangsung selama dua pekan. Kecamatan Burau menjadi lokasi terakhir. Bupati Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Puspawati Husler ikut menyerahkan bantuan di beberapa titik.
Bupati Irwan mengatakan bahwa program ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada para lansia. “Program ini kami buat untuk membantu kebutuhan para orang tua kita. Semoga bisa bermanfaat,” ujarnya.
Agar semua penerima terjangkau, tim Dinas Sosial dan Bank Sulselbar tidak hanya menunggu di kantor kecamatan. Mereka turun langsung ke desa-desa, bahkan mengantar bantuan ke rumah lansia yang sakit atau tidak mampu hadir.
Di Kecamatan Burau, penyaluran dipusatkan di tiga lokasi, Gedung Serbaguna Kantor Camat Burau, Kantor Desa Bone Pute, dan Kantor Desa Jalajja. Sebanyak 158 warga lansia dari enam desa menerima bantuan tunai sebesar Rp2 juta untuk dua bulan.
Wakil Bupati Puspawati Husler juga hadir menyapa para penerima. “Para orang tua kita adalah bagian penting daerah ini. Semoga bantuan ini bisa membantu kebutuhan sehari-hari,” katanya lembut.
Banyak warga yang merasa terbantu. Salah satunya Abdul Kadir (65) dari Burau.“Terima kasih banyak. Bantuan ini sangat berarti,” ucapnya dengan haru.
Plt Kepala Dinas Sosial P3A Luwu Timur, Joni Patabi, menjelaskan bahwa tahap awal program ini diberikan kepada 3.000 lansia di seluruh kabupaten.
Ia menegaskan bahwa data penerima telah melalui proses pengecekan.“Semua penerima sudah diverifikasi. Ke depan jumlahnya akan kami tambah lagi sesuai anggaran,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan warga bahwa jika ingin mengetahui informasi lebih jelas, bisa langsung bertanya ke Dinas Sosial di kecamatan atau kabupaten.
Dengan tuntasnya penyaluran Kartu Lansia ini, pemerintah berharap para lansia dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Pemerintah juga memastikan bahwa program ini dibuat agar warga yang sudah berusia lanjut tetap mendapat perhatian dan bisa hidup lebih layak.
Pendekatan yang ramah, pemberian bantuan yang merata, hingga pengantaran ke rumah warga yang tidak mampu hadir, menunjukkan bahwa program ini berjalan dengan baik dan benar-benar ditujukan untuk membantu.
Pemerintah berharap warga memahami bahwa program ini hadir untuk semua lansia yang memenuhi syarat dan akan terus ditingkatkan ke depannya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Jelang Verifikasi STBM Award 2026, Pemkab Lutim Matangkan Kesiapan di Tingkat Desa
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mematangkan kesiapan menjelang verifikasi lapangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2026 yang akan dilakukan Tim Kementerian Kesehatan RI.
Kamis, 24 Sep 2026 19:52
Sulsel
Inflasi Lutim Turun ke 2,34 Persen, Pemkab Klaim Berhasil Jaga Distribusi BBM dan LPG
Inflasi tahunan (year on year) di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tercatat 2,34 persen per Agustus 2026, sementara secara bulanan (month to month) daerah ini justru mengalami deflasi 0,43 persen.
Rabu, 23 Sep 2026 09:08
Sulsel
Sengketa HPL Malili, Pemkab Lutim Siap Jadi Pihak Intervensi di PTUN Makassar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menyatakan kesiapannya menjadi pihak intervensi dalam perkara sengketa Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili
Rabu, 23 Sep 2026 00:19
Sulsel
Pemkab Luwu Timur Jadwalkan Donor Darah ASN Tiap Bulan, Setiap OPD Dapat Giliran
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menetapkan donor darah aparatur sipil negara (ASN) sebagai agenda rutin bulanan. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) akan mendapat giliran secara bergilir.
Senin, 21 Sep 2026 16:35
Sulsel
Rehabilitasi 364 Hektare Lada Luwu Timur Jalan, Persoalan Pascapanen Belum Tuntas
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menjalankan program rehabilitasi tanaman lada seluas 364 hektare pada 2026 di tiga kecamatan sentra produksi, yakni Towuti, Wasuponda, dan Nuha.
Jum'at, 18 Sep 2026 15:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano