Eks Suami Oknum Dewan Takalar Tantang Wakil Ketua DPRD Jeneponto Tes DNA
Jum'at, 05 Des 2025 12:02
Ilustrasi. Foto: Istimewa
JENEPONTO - Polemik dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, Muhammad Basir, dan anggota DPRD Takalar, Sri Reski Ulandari, semakin memanas.
Herman Komar, mantan suami Sri Reski, melalui sebuah video yang beredar di media sosial, melontarkan tantangan terbuka kepada Basir untuk menjalani tes DNA.
Dalam video tersebut, Herman menanggapi pernyataan Basir yang sebelumnya membantah memiliki hubungan khusus dengan Sri Reski dan menyebut kedekatan mereka hanya sebatas “kakak dan adik”.
“Ada statemennya di berita bahwa saya, Muhammad Basir, hanya seperti kakak adik (dengan Sri Reski),” ujar Herman menirukan pernyataan Basir sambil mempertanyakan kebenaran hubungan tersebut.
Herman juga menyoroti alasan Basir yang sempat mengatakan bahwa kedekatan mereka terjadi karena sama-sama merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Muhammad Basir juga statemennya mengatakan bahwa itu kan sama-sama partai. Memang betul sama-sama PKB, tapi itu sudah lain cerita. Ada apa di balik ini semuanya?,” tegas Herman dalam video itu.
Tidak berhenti di situ, Herman kemudian menantang Basir menjalani tes DNA terkait seorang anak yang disebut-sebut ikut terseret dalam persoalan tersebut.
“Kalau memang kau betul-betul, Muhammad Basir, kamu tidak melakukan hal yang keji seperti itu — perselingkuhan — kamu tes DNA anak itu,” tantang Herman.
Polemik ini mencuat di tengah proses pengaduan etik yang kini sedang berjalan. Setelah sebelumnya dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD Jeneponto, Muhammad Basir juga resmi dilaporkan oleh Gerakan Rakyat Turatea (GRT) Jeneponto ke DPW PKB Sulawesi Selatan pada Selasa (2/11/2025). Laporan tersebut memasukkan dugaan pelanggaran moral dan kode etik yang viral di media sosial.
Sementara itu, DPW PKB Sulsel memastikan bahwa pihaknya akan memproses laporan tersebut sesuai mekanisme organisasi partai.
Herman Komar, mantan suami Sri Reski, melalui sebuah video yang beredar di media sosial, melontarkan tantangan terbuka kepada Basir untuk menjalani tes DNA.
Dalam video tersebut, Herman menanggapi pernyataan Basir yang sebelumnya membantah memiliki hubungan khusus dengan Sri Reski dan menyebut kedekatan mereka hanya sebatas “kakak dan adik”.
“Ada statemennya di berita bahwa saya, Muhammad Basir, hanya seperti kakak adik (dengan Sri Reski),” ujar Herman menirukan pernyataan Basir sambil mempertanyakan kebenaran hubungan tersebut.
Herman juga menyoroti alasan Basir yang sempat mengatakan bahwa kedekatan mereka terjadi karena sama-sama merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Muhammad Basir juga statemennya mengatakan bahwa itu kan sama-sama partai. Memang betul sama-sama PKB, tapi itu sudah lain cerita. Ada apa di balik ini semuanya?,” tegas Herman dalam video itu.
Tidak berhenti di situ, Herman kemudian menantang Basir menjalani tes DNA terkait seorang anak yang disebut-sebut ikut terseret dalam persoalan tersebut.
“Kalau memang kau betul-betul, Muhammad Basir, kamu tidak melakukan hal yang keji seperti itu — perselingkuhan — kamu tes DNA anak itu,” tantang Herman.
Polemik ini mencuat di tengah proses pengaduan etik yang kini sedang berjalan. Setelah sebelumnya dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD Jeneponto, Muhammad Basir juga resmi dilaporkan oleh Gerakan Rakyat Turatea (GRT) Jeneponto ke DPW PKB Sulawesi Selatan pada Selasa (2/11/2025). Laporan tersebut memasukkan dugaan pelanggaran moral dan kode etik yang viral di media sosial.
Sementara itu, DPW PKB Sulsel memastikan bahwa pihaknya akan memproses laporan tersebut sesuai mekanisme organisasi partai.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kejari Jeneponto Tegaskan Vonis Bunsuari Terpidana Korupsi Dana Aspirasi Tetap 4 Tahun
Kasus korupsi Dana Aspirasi Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto Tahun Anggaran 2013 kembali menjadi sorotan.
Minggu, 02 Agu 2026 05:02
Makassar City
PKB Makassar Siapkan Bantuan ke KK untuk Dukung Program Urban Farming Terintegrasi
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo menggelar reses masa persidangan III Tahun Sidang 2025/26 di Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Makassar pada Rabu (29/07/2026).
Rabu, 29 Jul 2026 18:02
News
Warga Pertanyakan Eksekusi Vonis Hj Bungsuari Baso Tika
Pelaksanaan eksekusi vonis terhadap terpidana kasus korupsi dana aspirasi DPRD Kabupaten Jeneponto Tahun Anggaran 2013, Hj. Bungsuari Baso Tika belum diketahui secara terbuka meski putusan MA telah inkrah.
Kamis, 09 Jul 2026 15:59
News
Tanggapi Gugatan, Kuasa Hukum Anggota DPRD Jeneponto Sebut Murni Sengketa Bisnis
Pihak tergugat dalam perkara dugaan wanprestasi investasi limbah batu bara yang saat ini bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jeneponto akhirnya memberikan klarifikasi.
Kamis, 25 Jun 2026 17:27
News
Anggota DPRD Jeneponto Digugat ke PN atas Dugaan Wanprestasi Investasi Batu Bara
Seorang anggota DPRD Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, berinisial HS alias Kareng Daming digugat secara perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Jeneponto atas dugaan wanprestasi dalam kerja sama investasi limbah batu bara di Kalimantan Timur.
Kamis, 25 Jun 2026 15:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel