Di PAN Bulukumba, Husniah Tekankan Transformasi dan Penguatan Silaturahmi
Sabtu, 06 Des 2025 21:04
Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan, Husniah Talenrang, melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor DPD PAN Bulukumba di kawasan Pantai Merpati, Sabtu sore (6/12/2025). Foto: Istimewa
BULUKUMBA - Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan, Husniah Talenrang, melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor DPD PAN Bulukumba di kawasan Pantai Merpati, Sabtu sore (6/12/2025).
Kedatangannya disambut langsung oleh Ketua DPD PAN Bulukumba, Andi Edy Manaf, bersama jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Husniah menegaskan kembali komitmen PAN sebagai partai yang berpihak pada rakyat.
"Sejak awal, PAN berkomitmen penuh menjadi partai yang benar-benar pro rakyat. Semua langkah dan kebijakan kita harus berpihak kepada masyarakat," ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas semakin kuatnya penerimaan publik terhadap PAN.
"Alhamdulillah, hari ini PAN diterima bukan hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga di seluruh Indonesia," tambahnya.
Husniah mengingatkan bahwa PAN telah menjadi bagian dari pemerintahan pusat selama empat periode.
"Selama empat periode pula PAN membersamai Bapak Prabowo Subianto hingga akhirnya terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia," jelasnya.
Ia juga menyebutkan sejumlah posisi strategis yang kini diamanahkan kepada PAN di kabinet, mulai dari Menko Pangan yang dipimpin Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, hingga jajaran menteri dan wakil menteri di sektor desa, transmigrasi, perikanan, perhubungan, perdagangan, lingkungan hidup, serta wakil menteri dalam negeri.
Meski begitu, Husniah menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi, termasuk evaluasi terhadap penurunan suara di beberapa wilayah.
"Kita harus jujur. Ada daerah yang turun suaranya. Dari 7, 9, 5, kini menjadi 4. Ini dinamika yang tidak bisa kita hindari. Masyarakat berubah, kebutuhannya berkembang, dan persaingan politik makin ketat," ungkapnya.
Salah satu akar masalah, menurut Husniah, adalah kurangnya intensitas komunikasi dan pendekatan sosial ke daerah.
"Bagaimana partai bisa tumbuh kalau kita tidak sering bersilaturahmi dengan wilayah?" tegasnya.
Karena itu, ia berkomitmen mengubah pola kerja dan pendekatan partai di Sulsel agar PAN semakin kuat.
"Saya ingin PAN memperluas sayap, menambah kursi, dan perlahan meningkatkan perolehan suara. Pola yang berhasil di satu daerah harus kita terapkan di daerah lain," katanya.
Husniah juga mengapresiasi kekuatan PAN di Sulsel yang memiliki tiga kader sebagai kepala daerah, termasuk dirinya, Bupati Maros, serta Wakil Bupati Bulukumba Edy Manaf.
Ia mengaku terus turun ke lapangan untuk menemukan figur-figur potensial yang dapat memperkuat PAN di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Bulukumba yang juga Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, memberi apresiasi atas kehadiran Husniah.
"Kehadiran Ibu Ketua memberi pesan kuat bahwa DPW hari ini berada dalam arus perubahan besar," ujarnya.
Ia menekankan bahwa transformasi adalah keniscayaan bagi PAN.
"DPW harus bertransformasi, harus berbenah. Kita sedang menghadapi turbulensi politik yang menuntut kesiapan dan ketegasan," katanya.
Menurut Edy, menjaga ruh perjuangan PAN adalah bagian dari tanggung jawab kader.
"Sejarah membuktikan bahwa kader PAN tidak pernah lepas dari perjuangan dan keteguhan. Perubahan adalah konsekuensi dari keberanian, dan kita harus merawat perubahan itu," tegasnya.
Edy menutup sambutannya dengan optimisme terhadap kepemimpinan Husniah Talenrang.
"Ibu Ketua hadir dengan energi baru. Kami percaya masa depan PAN berada pada generasi yang hari ini berdiri bersama beliau, dimana generasi yang siap membawa PAN melompat lebih jauh ke depan," pungkasnya.
Kedatangannya disambut langsung oleh Ketua DPD PAN Bulukumba, Andi Edy Manaf, bersama jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Husniah menegaskan kembali komitmen PAN sebagai partai yang berpihak pada rakyat.
"Sejak awal, PAN berkomitmen penuh menjadi partai yang benar-benar pro rakyat. Semua langkah dan kebijakan kita harus berpihak kepada masyarakat," ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas semakin kuatnya penerimaan publik terhadap PAN.
"Alhamdulillah, hari ini PAN diterima bukan hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga di seluruh Indonesia," tambahnya.
Husniah mengingatkan bahwa PAN telah menjadi bagian dari pemerintahan pusat selama empat periode.
"Selama empat periode pula PAN membersamai Bapak Prabowo Subianto hingga akhirnya terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia," jelasnya.
Ia juga menyebutkan sejumlah posisi strategis yang kini diamanahkan kepada PAN di kabinet, mulai dari Menko Pangan yang dipimpin Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, hingga jajaran menteri dan wakil menteri di sektor desa, transmigrasi, perikanan, perhubungan, perdagangan, lingkungan hidup, serta wakil menteri dalam negeri.
Meski begitu, Husniah menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi, termasuk evaluasi terhadap penurunan suara di beberapa wilayah.
"Kita harus jujur. Ada daerah yang turun suaranya. Dari 7, 9, 5, kini menjadi 4. Ini dinamika yang tidak bisa kita hindari. Masyarakat berubah, kebutuhannya berkembang, dan persaingan politik makin ketat," ungkapnya.
Salah satu akar masalah, menurut Husniah, adalah kurangnya intensitas komunikasi dan pendekatan sosial ke daerah.
"Bagaimana partai bisa tumbuh kalau kita tidak sering bersilaturahmi dengan wilayah?" tegasnya.
Karena itu, ia berkomitmen mengubah pola kerja dan pendekatan partai di Sulsel agar PAN semakin kuat.
"Saya ingin PAN memperluas sayap, menambah kursi, dan perlahan meningkatkan perolehan suara. Pola yang berhasil di satu daerah harus kita terapkan di daerah lain," katanya.
Husniah juga mengapresiasi kekuatan PAN di Sulsel yang memiliki tiga kader sebagai kepala daerah, termasuk dirinya, Bupati Maros, serta Wakil Bupati Bulukumba Edy Manaf.
Ia mengaku terus turun ke lapangan untuk menemukan figur-figur potensial yang dapat memperkuat PAN di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Bulukumba yang juga Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, memberi apresiasi atas kehadiran Husniah.
"Kehadiran Ibu Ketua memberi pesan kuat bahwa DPW hari ini berada dalam arus perubahan besar," ujarnya.
Ia menekankan bahwa transformasi adalah keniscayaan bagi PAN.
"DPW harus bertransformasi, harus berbenah. Kita sedang menghadapi turbulensi politik yang menuntut kesiapan dan ketegasan," katanya.
Menurut Edy, menjaga ruh perjuangan PAN adalah bagian dari tanggung jawab kader.
"Sejarah membuktikan bahwa kader PAN tidak pernah lepas dari perjuangan dan keteguhan. Perubahan adalah konsekuensi dari keberanian, dan kita harus merawat perubahan itu," tegasnya.
Edy menutup sambutannya dengan optimisme terhadap kepemimpinan Husniah Talenrang.
"Ibu Ketua hadir dengan energi baru. Kami percaya masa depan PAN berada pada generasi yang hari ini berdiri bersama beliau, dimana generasi yang siap membawa PAN melompat lebih jauh ke depan," pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Respon Gubernur Sulsel dan Sekda Soal Surat Permintaan Mediasi Bupati Gowa dengan DPRD
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman merespon informasi adanya surat dari Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang yang ditujukan kepadanya.
Selasa, 21 Jul 2026 22:04
News
UIN Alauddin Bantah Flyer Dukungan ke Bupati Gowa, Sebut Bukan Produk Universitas
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menegaskan bahwa flyer yang beredar di berbagai platform media sosial dan mengatasnamakan institusi INI bukan merupakan produk resmi universitas.
Senin, 20 Jul 2026 15:59
News
Kecam Tindakan Bupati Husniah, DPRD Gowa Tidak akan Lakukan Pemanggilan Ulang
Pansus Hak Angket DPRD Gowa menegaskan tidak akan melakukan pemanggilan ulang terhadap Bupati Gowa Husniah Talenrang untuk memberikan klarifikasi setelah aksi walkout.
Selasa, 14 Jul 2026 21:22
News
Bupati Gowa Husniah Talenrang Tinggalkan Sidang Hak Angket di DPRD
Bupati Gowa Husniah Talenrang akhirnya hadir dalam sidang Pansus Hak Angket yang digelar oleh DPRD Gowa, Selasa (14/7). Husniah datang dengan status terperiksa.
Selasa, 14 Jul 2026 17:15
Sulsel
Pembangunan Irigasi di Bulukumba Bisa Optimalkan Pengairan 1.200 Hektare Sawah
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Bontonyeleng di Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Kamis (18/6/2026).
Kamis, 18 Jun 2026 19:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Masih Penasaran, Atlet Bulutangkis Manado Tembus Semifinal Audisi Umum PB Djarum di Makassar
2
Program Bank Sampah FIFGROUP Dorong Warga Makassar Kelola Sampah Lebih Produktif
3
Pajak Perolehan Tanah Dipotong 75 Persen, Bapenda Sebut Pertama Kali Diterapkan
4
Polres Bantaeng Sita 26,84 Gram Sabu, Dua Warga Jeneponto Ditangkap
5
Aksi Mahasiswi Unibos Bagikan Makanan untuk Petugas Kebersihan Tuai Apresiasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Masih Penasaran, Atlet Bulutangkis Manado Tembus Semifinal Audisi Umum PB Djarum di Makassar
2
Program Bank Sampah FIFGROUP Dorong Warga Makassar Kelola Sampah Lebih Produktif
3
Pajak Perolehan Tanah Dipotong 75 Persen, Bapenda Sebut Pertama Kali Diterapkan
4
Polres Bantaeng Sita 26,84 Gram Sabu, Dua Warga Jeneponto Ditangkap
5
Aksi Mahasiswi Unibos Bagikan Makanan untuk Petugas Kebersihan Tuai Apresiasi