Prevalensi Stunting Gowa Terendah di Sulsel, Target Penurunan hingga 14 Persen
Jum'at, 02 Jan 2026 17:18
Prevalensi stunting Kabupaten Gowa menjadi yang terendah di Sulsel. Foto: Istimewa
GOWA - Kabupaten Gowa berhasil meraih Peringkat I Kategori Kabupaten dengan Progres Penurunan Stunting Terbaik serta Peringkat III Kategori Kabupaten dengan Pelaksanaan Inovasi Aksi Stop Stunting Terbaik dari Gubernur Provinsi Sulawesei Selatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, drg Abd Haris mengungkapkan pencapaian peringkat pertama ini merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor dalam menekan angka stunting di Kabupaten Gowa.
"Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, dr. Evi Mustikawati Arifin pada Diseminasi Hasil Akhir Program Aksi Stop Stunting Tahun 2025, padapada akhir Desember lalu," ungkapnya, Jumat (2/1).
Dia memaparkan, penghargaan ini diberikan karena dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, prevalensi stunting Kabupaten Gowa menunjukkan progres penurunan terbaik, yakni dari 21,1 persen turun menjadi 17 persen berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024.
Kemudian untuk Peringkat III Kategori Inovasi Aksi Stop Stunting Terbaik, Kabupaten Gowa dinilai berhasil menjalankan program inovasi Aksi Stop Stunting (ASS) yang merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Di mana dalam pelaksanaannya, setiap kabupaten/kota menetapkan 21 desa lokus, dengan sasaran intervensi 30 balita dan 2 ibu hamil di masing-masing desa.
Program ASS juga diperkuat dengan penempatan Pendamping Gizi Desa yang direkrut secara khusus, serta melibatkan kader pendamping dan Tim Penggerak PKK. Intervensi dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT) lokal bagi balita dan ibu hamil bermasalah gizi, serta pendampingan berkelanjutan di tingkat desa.
“Ke depan kami menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga 14 persen. Upaya ini akan terus dilakukan melalui intervensi spesifik dan sensitif dengan peningkatan kualitas layanan, serta pencegahan lahirnya kasus stunting baru, khususnya pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, sebagai kunci utama pencegahan stunting,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, drg Abd Haris mengungkapkan pencapaian peringkat pertama ini merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor dalam menekan angka stunting di Kabupaten Gowa.
"Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, dr. Evi Mustikawati Arifin pada Diseminasi Hasil Akhir Program Aksi Stop Stunting Tahun 2025, padapada akhir Desember lalu," ungkapnya, Jumat (2/1).
Dia memaparkan, penghargaan ini diberikan karena dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, prevalensi stunting Kabupaten Gowa menunjukkan progres penurunan terbaik, yakni dari 21,1 persen turun menjadi 17 persen berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024.
Kemudian untuk Peringkat III Kategori Inovasi Aksi Stop Stunting Terbaik, Kabupaten Gowa dinilai berhasil menjalankan program inovasi Aksi Stop Stunting (ASS) yang merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Di mana dalam pelaksanaannya, setiap kabupaten/kota menetapkan 21 desa lokus, dengan sasaran intervensi 30 balita dan 2 ibu hamil di masing-masing desa.
Program ASS juga diperkuat dengan penempatan Pendamping Gizi Desa yang direkrut secara khusus, serta melibatkan kader pendamping dan Tim Penggerak PKK. Intervensi dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT) lokal bagi balita dan ibu hamil bermasalah gizi, serta pendampingan berkelanjutan di tingkat desa.
“Ke depan kami menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga 14 persen. Upaya ini akan terus dilakukan melalui intervensi spesifik dan sensitif dengan peningkatan kualitas layanan, serta pencegahan lahirnya kasus stunting baru, khususnya pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, sebagai kunci utama pencegahan stunting,” jelasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Kapasitas HAM, Fokus Perlindungan Kelompok Rentan
Pemerintah Kabupaten Gowa menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi masyarakat di Baruga Karaeng Galesong. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah.
Jum'at, 13 Feb 2026 18:26
Sulsel
Kerja Bakti Serentak, Pemkab Gowa Perkuat Budaya Bersih Jelang Ramadan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Gowa menggelar apel besar kerja bakti serentak sebagai langkah memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di masyarakat.
Jum'at, 13 Feb 2026 13:28
Sulsel
Bunda PAUD Bantaeng Pantau Gizi Anak, Perkuat Langkah Cegah Stunting
Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri yang juga menjabat Ketua TP PKK Bantaeng, didampingi Ketua GOW Bantaeng Hj. Rahma Arsyad, melakukan kunjungan ke TK Negeri Pertiwi
Jum'at, 13 Feb 2026 11:04
Sulsel
Pemkab Gowa Gelar Pasar Pangan Murah, 40 Pelaku Usaha Terlibat
Pemkab Gowa menggelar Pasar Pangan Murah menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa ini berlangsung pada 12–13 Februari 2026.
Kamis, 12 Feb 2026 18:16
Sulsel
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
Pemkab Gowa akan melaksanakan program Jumat Bersih secara serentak sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia ASRI
Kamis, 12 Feb 2026 10:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
2
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
3
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
4
Chery C5 CSH Resmi Debut di Makassar, Performa Responsif untuk Ritme Kota yang Dinamis
5
55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Puluhan Tahun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
2
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
3
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
4
Chery C5 CSH Resmi Debut di Makassar, Performa Responsif untuk Ritme Kota yang Dinamis
5
55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Puluhan Tahun