Pemkab Gowa Gelar Pasar Pangan Murah, 40 Pelaku Usaha Terlibat
Kamis, 12 Feb 2026 18:16
Suasana pasar murah yang digelar Pemkab Gowa di Lapangan Sultan Hasanuddin, Jalan Tumanurung, Sungguminasa. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menggelar Pasar Pangan Murah menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa ini berlangsung pada 12–13 Februari 2026 di Lapangan Sultan Hasanuddin, Jalan Tumanurung, Sungguminasa.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, mengatakan pasar murah merupakan agenda rutin pemerintah daerah setiap menjelang hari besar keagamaan, seperti Ramadan dan Natal.
“Kegiatan ini sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok,” kata Andy Azis saat membuka Pasar Pangan Murah, Kamis (12/2).
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.
“Pasar pangan atau pasar murah yang diadakan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa untuk menyambut bulan suci Ramadan dan membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga," tambahnya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Zubair Usman, menyebut sekitar 40 pelaku usaha berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Untuk pasar pangan hari ini, pelaku usaha yang berpartisipasi kurang lebih 40. Harga yang ditawarkan cukup miring dan tidak ada yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Berbagai kebutuhan pokok tersedia di lokasi, mulai dari beras, minyak goreng, sayuran, hingga bahan pangan lainnya. Selain itu, tersedia pula aneka makanan dan minuman.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga memadati lokasi pasar sejak pagi hari.
Rahmawati, salah satu pengunjung, mengaku terbantu dengan harga yang ditawarkan.
“Kalau di pasar tradisional memang ada yang agak murah, tapi kalau tidak sempat ke sana, pasar murah ini juga termasuk murah. Dibandingkan di toko, ada barang di sini yang harganya lebih murah. Sebenarnya orang kalau belanja pasti membandingkan harga, dan dengan adanya pasar murah ini sangat membantu. Harapannya mudah-mudahan bisa selalu diadakan dan harganya bisa lebih murah lagi,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Ami, pengunjung lainnya.
“Dengan adanya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita semua, terutama ibu-ibu, apalagi mau bulan puasa dan harganya betul-betul miring. Dibanding pasar tradisional hampir mirip, tapi di sini auranya lebih fresh dan lebih enak memilihnya. Harapannya semoga sering-sering diadakan karena ibu-ibu lebih happy belanja harga miring,” ungkapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, mengatakan pasar murah merupakan agenda rutin pemerintah daerah setiap menjelang hari besar keagamaan, seperti Ramadan dan Natal.
“Kegiatan ini sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok,” kata Andy Azis saat membuka Pasar Pangan Murah, Kamis (12/2).
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.
“Pasar pangan atau pasar murah yang diadakan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa untuk menyambut bulan suci Ramadan dan membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga," tambahnya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Zubair Usman, menyebut sekitar 40 pelaku usaha berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Untuk pasar pangan hari ini, pelaku usaha yang berpartisipasi kurang lebih 40. Harga yang ditawarkan cukup miring dan tidak ada yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Berbagai kebutuhan pokok tersedia di lokasi, mulai dari beras, minyak goreng, sayuran, hingga bahan pangan lainnya. Selain itu, tersedia pula aneka makanan dan minuman.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga memadati lokasi pasar sejak pagi hari.
Rahmawati, salah satu pengunjung, mengaku terbantu dengan harga yang ditawarkan.
“Kalau di pasar tradisional memang ada yang agak murah, tapi kalau tidak sempat ke sana, pasar murah ini juga termasuk murah. Dibandingkan di toko, ada barang di sini yang harganya lebih murah. Sebenarnya orang kalau belanja pasti membandingkan harga, dan dengan adanya pasar murah ini sangat membantu. Harapannya mudah-mudahan bisa selalu diadakan dan harganya bisa lebih murah lagi,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Ami, pengunjung lainnya.
“Dengan adanya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita semua, terutama ibu-ibu, apalagi mau bulan puasa dan harganya betul-betul miring. Dibanding pasar tradisional hampir mirip, tapi di sini auranya lebih fresh dan lebih enak memilihnya. Harapannya semoga sering-sering diadakan karena ibu-ibu lebih happy belanja harga miring,” ungkapnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
Pemkab Gowa akan melaksanakan program Jumat Bersih secara serentak sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia ASRI
Kamis, 12 Feb 2026 10:52
Ekbis
Bupati Gowa Instruksikan TPID Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan
Bupati Gowa membuka HLM TPID dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa.
Rabu, 11 Feb 2026 16:06
News
Groundbreaking Paket Jalan Selatan Dimulai, Gowa Dapat Porsi 52 Km
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai pengerjaan preservasi jalan Paket 2 yang mencakup wilayah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, hingga Jeneponto.
Rabu, 11 Feb 2026 10:54
Sulsel
Bupati Gowa Hadiri HUT Takalar, Tekankan Kolaborasi dan Layanan Cepat
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menghadiri peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Takalar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Selasa (10/2).
Rabu, 11 Feb 2026 10:41
Sulsel
Wabup Gowa Tegaskan RKPD 2027 Harus Berbasis Data di Tengah Tekanan Anggaran
Perencanaan pembangunan Gowa 2027 diarahkan lebih adaptif melalui sinergi lintas sektor dan analisis data yang kuat. Upaya ini dilakukan agar keterbatasan anggaran tetap menghasilkan program yang berdampak nyata.
Selasa, 10 Feb 2026 15:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
2
Bupati Bone Teken MoU SPAM Air Bersih, Nilai Investasi Tembus Rp200 Miliar
3
Mardiono Tegaskan Mukernas PPP Tetap Sah, Meski Sekjen Taj Yasin Tidak Hadir
4
PT Vale Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemdes dan Kecamatan Area Morowali
5
UPRI Wisuda 488 Lulusan, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berdaya Saing
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
2
Bupati Bone Teken MoU SPAM Air Bersih, Nilai Investasi Tembus Rp200 Miliar
3
Mardiono Tegaskan Mukernas PPP Tetap Sah, Meski Sekjen Taj Yasin Tidak Hadir
4
PT Vale Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemdes dan Kecamatan Area Morowali
5
UPRI Wisuda 488 Lulusan, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berdaya Saing