Groundbreaking Paket Jalan Selatan Dimulai, Gowa Dapat Porsi 52 Km
Rabu, 11 Feb 2026 10:54
Groundbreaking proyek perbaikan jalan di Jalan Poros Galesong Utara, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Selasa (10/2). Foto: Istimewa
GOWA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai pengerjaan preservasi jalan Paket 2 yang mencakup wilayah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, hingga Jeneponto.
Proyek ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di kawasan selatan Sulawesi Selatan.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menilai pembangunan jalan strategis tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan saat mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, pada kegiatan groundbreaking di Jalan Poros Galesong Utara, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Selasa (10/2).
"Dilakukannya groundbreaking pengerjaan jalan paket 2 oleh Pemprov Sulsel akan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pemerataan pembangunan," terangnya.
Dalam proyek tersebut, Kabupaten Gowa memperoleh porsi pembangunan jalan sekitar 52,15 kilometer yang mencakup wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi. Infrastruktur ini dinilai menjadi bagian penting dalam penguatan konektivitas internal daerah sekaligus penghubung antarwilayah.
Berdasarkan data proyek, pembangunan jalan di wilayah Gowa meliputi Jalan Panciro (batas Kabupaten Gowa–Kota Makassar) sepanjang 4,18 kilometer, ruas Pallangga–Salekoa (batas Gowa–Takalar) sepanjang 14,20 kilometer, serta ruas Sapaya–Malino sepanjang 33,77 kilometer.
“Insyaallah, manfaat pembangunan ini ke depan akan dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat yang melintas dan beraktivitas di wilayah tersebut,” tambah Bupati Talenrang.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur.
"Ruas ini meliputi Galesong Utara, Galesong Selatan, Galesong, dan Sanrobone. Ini merupakan Paket 2 dengan total anggaran sebesar Rp274 miliar,” jelasnya.
Ia merinci, penanganan jalan di wilayah Galesong, Kabupaten Takalar, akan dilakukan sepanjang kurang lebih 100 kilometer. Di Kabupaten Gowa, pembangunan mencakup sekitar 52 kilometer, sedangkan di Kabupaten Jeneponto sepanjang 34 kilometer serta sejumlah daerah lain yang saling terhubung.
“Paket-paket pengerjaan ini saling beririsan sehingga pembangunan dapat dilakukan secara merata di wilayah selatan Provinsi Sulawesi Selatan,” terang Andi Sudirman.
Gubernur Sulsel juga mengimbau masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek, terutama warga yang terdampak langsung oleh pelebaran jalan.
“Kami mohon kerjasama masyarakat, terutama yang rumahnya berada di sepanjang ruas jalan. Dengan penataan yang lebih baik, Insya Allah lingkungan juga akan terlihat lebih rapi,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pengerjaan terjadi gangguan akses maupun arus lalu lintas.
“Saya mohon maaf apabila selama proses pengerjaan berlangsung terdapat gangguan akses jalan dan arus lalu lintas,” tutupnya.
Proyek ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di kawasan selatan Sulawesi Selatan.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menilai pembangunan jalan strategis tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan saat mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, pada kegiatan groundbreaking di Jalan Poros Galesong Utara, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Selasa (10/2).
"Dilakukannya groundbreaking pengerjaan jalan paket 2 oleh Pemprov Sulsel akan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pemerataan pembangunan," terangnya.
Dalam proyek tersebut, Kabupaten Gowa memperoleh porsi pembangunan jalan sekitar 52,15 kilometer yang mencakup wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi. Infrastruktur ini dinilai menjadi bagian penting dalam penguatan konektivitas internal daerah sekaligus penghubung antarwilayah.
Berdasarkan data proyek, pembangunan jalan di wilayah Gowa meliputi Jalan Panciro (batas Kabupaten Gowa–Kota Makassar) sepanjang 4,18 kilometer, ruas Pallangga–Salekoa (batas Gowa–Takalar) sepanjang 14,20 kilometer, serta ruas Sapaya–Malino sepanjang 33,77 kilometer.
“Insyaallah, manfaat pembangunan ini ke depan akan dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat yang melintas dan beraktivitas di wilayah tersebut,” tambah Bupati Talenrang.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur.
"Ruas ini meliputi Galesong Utara, Galesong Selatan, Galesong, dan Sanrobone. Ini merupakan Paket 2 dengan total anggaran sebesar Rp274 miliar,” jelasnya.
Ia merinci, penanganan jalan di wilayah Galesong, Kabupaten Takalar, akan dilakukan sepanjang kurang lebih 100 kilometer. Di Kabupaten Gowa, pembangunan mencakup sekitar 52 kilometer, sedangkan di Kabupaten Jeneponto sepanjang 34 kilometer serta sejumlah daerah lain yang saling terhubung.
“Paket-paket pengerjaan ini saling beririsan sehingga pembangunan dapat dilakukan secara merata di wilayah selatan Provinsi Sulawesi Selatan,” terang Andi Sudirman.
Gubernur Sulsel juga mengimbau masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek, terutama warga yang terdampak langsung oleh pelebaran jalan.
“Kami mohon kerjasama masyarakat, terutama yang rumahnya berada di sepanjang ruas jalan. Dengan penataan yang lebih baik, Insya Allah lingkungan juga akan terlihat lebih rapi,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pengerjaan terjadi gangguan akses maupun arus lalu lintas.
“Saya mohon maaf apabila selama proses pengerjaan berlangsung terdapat gangguan akses jalan dan arus lalu lintas,” tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengambil langkah cepat untuk mengurangi peningkatan mobilitas masyarakat.
Jum'at, 11 Sep 2026 22:11
News
Operator SPBU Disorot, Pertamina Tambah 50 Tenaga untuk 25 SPBU 24 Jam di Makassar
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyoroti kesiapan operator di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, di tengah antrean panjang kendaraan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Jum'at, 11 Sep 2026 08:49
News
Pemkab Gowa Siapkan Rp1,5 Miliar Dukung Program TMMD di Bontonompo
Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat kolaborasi dengan TNI melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun 2026.
Jum'at, 11 Sep 2026 08:33
News
Pertamina Gandeng Lintas Sektor Perkuat Penguraian Antrean BBM di Sejumlah SPBU Makassar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggandeng lintas sektor untuk memperkuat penanganan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar.
Kamis, 10 Sep 2026 19:53
News
Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Imbau Tak Panic Buying
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan penyaluran BBM, khususnya BBM bersubsidi, untuk memastikan distribusinya tepat sasaran.
Kamis, 10 Sep 2026 12:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
2
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
3
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
4
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
5
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
2
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
3
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
4
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
5
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum