Bupati Gowa Instruksikan TPID Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan
Rabu, 11 Feb 2026 16:06
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (11/2).
Husniah Talenrang dalam sambutannya menginstruksikan seluruh jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa untuk memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
Dirinya menilai bahwa pengendalian inflasi ini menyangkut langsung kehidupan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan dapur keluarga.
“Inflasi bagi pemerintah mungkin hanya angka, tetapi bagi masyarakat adalah tentang apakah mereka bisa menyajikan makanan yang layak untuk sahur dan berbuka. Pemerintah harus hadir memastikan tidak ada keluarga di Gowa yang cemas menghadapi Ramadan hanya karena harga pangan yang tidak terkendali,” tegas Bupati Talenrang.
Orang nomor satu di Gowa ini juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data per November 2025, inflasi Kabupaten Gowa yang mengacu pada inflasi Kota Makassar tercatat sebesar 2,69 persen (year to date), lebih rendah dibandingkan inflasi rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 2,84 persen. Namun dirinya mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat jajaran pemerintah lengah, karena potensi peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri ada.
Olehnya itu, untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, dirinya menginstruksikan penerapan strategi 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.
Bupati Talenrang menyebutkan langkah konkret yang ditekankan antara lain pelaksanaan operasi pasar dan pangan murah di wilayah rawan inflasi, pengawasan gudang dan distributor guna mencegah penimbunan barang, antisipasi gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem, serta penyatuan data lintas OPD agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.
“Saya ingin masyarakat Gowa menjalani Ramadan dengan hati damai. Damai karena harga terjangkau, pasokan tersedia, dan mereka tahu pemerintahnya benar-benar hadir mengurus kebutuhan mereka,” ujar bupati perempuan pertama di Gowa ini.
Dirinya juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari TPID, OPD terkait, aparat keamanan, hingga pelaku usaha, agar upaya pengendalian inflasi tidak hanya berhasil di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis dalam laporannya mengatakan HLM ini dilaksanakan untuk mendapatkan gambaran inflasi di Kabupaten Gowa dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Dengan HLM ini kita mendapatkan gambaran ketersediaan, perkiraan produksi, harga, dan kelancaran distribusi komoditas bahan pangan serta untuk mendapatkan solusi apabila terjadi kondisi yang dapat mengganggu ketersediaan bahan pokok penting di masyarakat menjelanh bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah dari OPD anggota TPID Kabupaten Gowa dan pihak terkait lainnya," ungkap Sekda Gowa.
Turut hadir Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Pertamina Sulawesi, Perum BULOG Subdivisi Regional Makassar, Forkopimda Kabupaten Gowa, Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa, Kadin Kabupaten Gowa, Para Pimpinan SKPD, Anggota TPID Kabupaten Gowa, Camat, Kepala Pasar, dan Distributor Kebutuhan Pokok Se-Kabupaten Gowa.
Husniah Talenrang dalam sambutannya menginstruksikan seluruh jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa untuk memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
Dirinya menilai bahwa pengendalian inflasi ini menyangkut langsung kehidupan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan dapur keluarga.
“Inflasi bagi pemerintah mungkin hanya angka, tetapi bagi masyarakat adalah tentang apakah mereka bisa menyajikan makanan yang layak untuk sahur dan berbuka. Pemerintah harus hadir memastikan tidak ada keluarga di Gowa yang cemas menghadapi Ramadan hanya karena harga pangan yang tidak terkendali,” tegas Bupati Talenrang.
Orang nomor satu di Gowa ini juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data per November 2025, inflasi Kabupaten Gowa yang mengacu pada inflasi Kota Makassar tercatat sebesar 2,69 persen (year to date), lebih rendah dibandingkan inflasi rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 2,84 persen. Namun dirinya mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat jajaran pemerintah lengah, karena potensi peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri ada.
Olehnya itu, untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, dirinya menginstruksikan penerapan strategi 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.
Bupati Talenrang menyebutkan langkah konkret yang ditekankan antara lain pelaksanaan operasi pasar dan pangan murah di wilayah rawan inflasi, pengawasan gudang dan distributor guna mencegah penimbunan barang, antisipasi gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem, serta penyatuan data lintas OPD agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.
“Saya ingin masyarakat Gowa menjalani Ramadan dengan hati damai. Damai karena harga terjangkau, pasokan tersedia, dan mereka tahu pemerintahnya benar-benar hadir mengurus kebutuhan mereka,” ujar bupati perempuan pertama di Gowa ini.
Dirinya juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari TPID, OPD terkait, aparat keamanan, hingga pelaku usaha, agar upaya pengendalian inflasi tidak hanya berhasil di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis dalam laporannya mengatakan HLM ini dilaksanakan untuk mendapatkan gambaran inflasi di Kabupaten Gowa dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Dengan HLM ini kita mendapatkan gambaran ketersediaan, perkiraan produksi, harga, dan kelancaran distribusi komoditas bahan pangan serta untuk mendapatkan solusi apabila terjadi kondisi yang dapat mengganggu ketersediaan bahan pokok penting di masyarakat menjelanh bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah dari OPD anggota TPID Kabupaten Gowa dan pihak terkait lainnya," ungkap Sekda Gowa.
Turut hadir Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Pertamina Sulawesi, Perum BULOG Subdivisi Regional Makassar, Forkopimda Kabupaten Gowa, Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa, Kadin Kabupaten Gowa, Para Pimpinan SKPD, Anggota TPID Kabupaten Gowa, Camat, Kepala Pasar, dan Distributor Kebutuhan Pokok Se-Kabupaten Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
News
Groundbreaking Paket Jalan Selatan Dimulai, Gowa Dapat Porsi 52 Km
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai pengerjaan preservasi jalan Paket 2 yang mencakup wilayah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, hingga Jeneponto.
Rabu, 11 Feb 2026 10:54
Sulsel
Bupati Gowa Hadiri HUT Takalar, Tekankan Kolaborasi dan Layanan Cepat
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menghadiri peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Takalar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Selasa (10/2).
Rabu, 11 Feb 2026 10:41
Ekbis
Jelang Ramadan, Harga Cabai dan Ikan Laut di Maros Melonjak
Sepekan menjelang Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melonjak tajam.
Selasa, 10 Feb 2026 15:58
Sulsel
Wabup Gowa Tegaskan RKPD 2027 Harus Berbasis Data di Tengah Tekanan Anggaran
Perencanaan pembangunan Gowa 2027 diarahkan lebih adaptif melalui sinergi lintas sektor dan analisis data yang kuat. Upaya ini dilakukan agar keterbatasan anggaran tetap menghasilkan program yang berdampak nyata.
Selasa, 10 Feb 2026 15:06
Sulsel
Selama Ramadan, Pemkab Maros Akan Gelar Pasar Murah di 14 Kecamatan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros akan menggelar pasar murah di 14 kecamatan selama Bulan Suci Ramadan 1447 H.
Senin, 09 Feb 2026 15:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng
2
Prodi Rekayasa Industri UNM Sosialisasi Jalur Masuk dan Beasiswa di SMKN 2 Makassar
3
SD Islam Athirah Bone Ajak Siswa Belajar Seru dan Kreatif di Fun & Edu Fest
4
38.760 Warga Makassar Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
5
Penunjukan Plt Ketua APDESI Jeneponto Diyakini Bisa Jaga Stabilitas Organisasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Selle Diminta Muncul dan Redam Konflik Bupati Vs Ketua DPRD Soppeng
2
Prodi Rekayasa Industri UNM Sosialisasi Jalur Masuk dan Beasiswa di SMKN 2 Makassar
3
SD Islam Athirah Bone Ajak Siswa Belajar Seru dan Kreatif di Fun & Edu Fest
4
38.760 Warga Makassar Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
5
Penunjukan Plt Ketua APDESI Jeneponto Diyakini Bisa Jaga Stabilitas Organisasi